Sahabat Jadi Cinta

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 17 March 2017

Semuanya berawal dari persahabatanku dengan Sindy sejak kami SMP sampai sekarang kami berdua sudah masuk SMA. Walaupun kami berdua tidak satu kelas tetapi kami sering bertemu pada saat bel istirahat di kantin.

“Sindy apa kabar” kataku
“baik, kamu sendiri bagaimana” kata Sindy
“aku juga baik Sin, oh iya ngomong-ngomong gimana keadaan adik kamu yang dirawat di rumah sakit?” kataku
“keadaan adik aku udah agak baikkan ham” kata Sindy
“maaf ya aku belum pernah ngejenguk adik kamu di rumah sakit” kataku
“Gak apa-apa ham bentar lagi dia juga sembuh, jadi kamu gak usah repot-repot ya datang ke rumah sakit” kata Sindy

Saat Sindy sedang dilanda permasalahan dalam urusan keluarga ataupun percintaannya, ia pasti mencurahkan permasalahannya itu kepadaku. Yah walaupun aku tidak bisa memberikan solusi yang terbaik, tetapi menurut Sindy aku adalah seorang pendengar yang baik, dan aku memang selalu ingin menjadi pendengar yang baik untuknya.

“oh iya Sin hubungan kamu dengan Andre gimana?” kataku
“kami sudah putus sejak seminggu yang lalu” kata Sindy
“maaf ya menanyakan tentang itu kepadamu” kataku
Sindy sedikit merenung, mungkin ingat sesuatu tentang hubungannya dengan Andre yang berakhir kandas
“hari ini kamu pulangnya sama siapa?” kataku
“gak usah repot-repot, pasti mau nganterin pulang kan, hari ini aku pulangnya sama sopir angkutan umum hehe” kata Sindy
Tiba-tiba bel masuk pun berbunyi kami berdua lalu menyudahi perbincangan kami dan lalu kembali ke kelas kami masing-masing.

Di dalam kelas aku mendapat tugas tambahan sehingga aku pulang terlambat dibanding teman-temanku.
“alhamdulilah akhirnya ini tugas selesai juga” kataku lalu bergegas ke ruang guru untuk memberikan tugasku dan langsung bergegas pulang

Di depan gerbang sekolah aku melihat Sindy yang masih menunggu sesuatu
“Sin kok kamu belum pulang?” kataku
“iya nih aku lagi nunggu mobil angkutan umum yang masih kosong soalnya dari tadi penuh semua” kata Sindy
“gimana kalau kamu kuantar pulang” kataku
Sindy pun lalu membonceng di belakangku dan akhirnya kami berdua pulang bersama tapi di tengah-tengah perjalanan tiba-tiba turun hujan deras sekali lalu kami pun menepi berteduh di sebuah warung di pinggir jalan.

“Sin kamu laper?” kataku
“iya aku laper ham” kata Sindy
“pak pesan mie rebusnya dua” kataku memesan makanan

Sambil menunggu makanannya datang aku pun lalu mengatakan sesuatu yang tidak pernah kukatakan sebelumnya.
“Sin aku mau kasih tau kamu sesuatu, sebenarnya aku suka sama kamu tapi hanya saja aku tak mau merusak persahabatan kita hanya karena aku cinta sama kamu, jadi gimana kamu mau terima aku sebagai sahabat atau sebagai pacar kamu” kataku
“sebenernya sih aku sudah lama saat-saat seperti” katanya
“jadi?” kataku penuh rasa penasaran
“iya ham aku mau jadi pacar kamu” kata Sindy sedikit tersenyum mungkin sebuah pertanda senyum kebahagiaan
Makanan pun datang kami berdua lalu memakan mie rebus yang telah kami pesan sambil sesekali mengobrol..

SELESAI

Cerpen Karangan: Darsum Ilham
Facebook: www.facebook.com/darsumilham.sni

Cerpen Sahabat Jadi Cinta merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Selayaknya Kisah Mereka

Oleh:
Satu persatu helaian daun mulai berguguran. Angin seakan begitu bahagia menggoda daun-daun untuk lepas dari belenggu batang agar ikut menari indah sesuai lantunan iramanya. Di negeriku memang tak mengenal

Kabut Putih Tahun Baru

Oleh:
27 Desember 2013 Tak terasa sudah mau tahun baru lagi, begitu cepat waktu berlalu. 29 Desember 2013 “Kamu yakin untuk mendaki juga? Cuaca akhir tahun ini buruk sekali.” Protes

Bom Waktu

Oleh:
Sepasang kekasih itu hanya terdiam dalam sebuah sedan mewah yang terparkir di depan pelataran gedung pencakar langit di jantung kota Jakarta. Ta ada sepatah katapun yang keluar dari bibir

Cinta Monyet

Oleh:
“Morning all…” sorakku yang baru turun dari kamar. Kemudian kutarik kursi yang berada di hadapanku dan mulai menyantap makanan yang sudah disiapkan mama. Ambil ini, ambil itu, makan ini,

Cinta Tak Terduga

Oleh:
Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Namaku Dila, Adila Putri lengkapnya. Kini aku telah duduk di bangku SMA. Meninggalkan kenangan yang telah lalu. Kenangan yang mungkin menyakitkan, karena cintaku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Sahabat Jadi Cinta”

  1. Siti Anisa Anggraini says:

    Keren kak cerpennya

  2. Regina says:

    Lumayan cerpennya. Aku suka…^_^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *