Sahabat Jadi Cinta

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Penyesalan, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 9 June 2015

Gua adalah seorang siswi sekolah negeri di tempat gua, gua sedikit tomboy, cuek dan menyebalkan kata teman-teman, hee… oh.. ya sampai lupa nih nama gua Andine

Beberapa tahun yang lalu teman dekat gua memberi kabar, yang membuat gua agak sedikit kaget dan karena gua bukan tipe cewek yang centil jadi gua gak habis fikir aja “BODO AMAT”, katanya sih ada seorang cowok yang naksir sama gua dia meminta no hp gua, ya… sudah lah tanpa basa basi gua gak kasih no hp gua, karena gua fikir buat apa coba yang ada ganggu hari hari gua aja lah… Sejak kejadian itu gua sering dibilang cewek yang cuek sama cowok akhirnya, ok lah gua coba untuk melawan sifat gua itu, yahhh itu juga karena disuruh temen gua kalau bukan sih sumpah “OGAH BANGET” tauu… OMG.. ternyata sumpah susah banget, apa karena udeh bawaan orok kale yeee.. ampe susah begini…

Singkat cerita… pada tanggal 12 maret 2012, gua ketemu sama sahabat kecil gua pas dulu duduk di bangku SD, semenjak itu gua sama dia sering banget ketemu, setiap ketemu kita ketemu di tempat nongkrong (sevel) biar kayak orang orang gituh heheh.. kebetulan dekat dengan rumah gua juga, kita sahabatan udah lama banget Cuma karena terpisahkan oleh jarak dan waktu kita sempet gak pernah ketemu dan kontek-kontekan tapi itu dulu yee.. sekarang mah udeh beda coy, setiap sore dia jemput gua di rumah temen gua linda yang kebetulan tak jauh dari rumah… gua jalan dengan dia dan linda jalan dengan putra kekasihnya, “mungkin ini yang namanya indahnya jatuh cinta.. terasa dunia milik kita berdua yang lain ngontrak…” celotehan ku dengan linda, dan dia pun tertawa.

Setelah kita semua cape jalan-jalan akhirnya kita memutuskan pulang ke rumah masing-masing, tak lupa seperti terbiasa setiap pulang gua main ngacir aje gitu mungkin karena sifat cuek gua kali ya, sembari berlari menghampiri gerbang rumah, dan andi bertanya kepada linda “nda ko si andine dingin banget ya.. dulu Sd gak gitu ahh…” sambil merenung, linda pun hanya bisa menjawab dengan senyuman, namun senyumannya bermakna.. “hehe sudah lah ndi lupakan”.

Mentari pun muncul dengan memberikan cahaya kehidupan di pagi hari dan aku berdoa semoga hari ini lebih indah dari hari kemarin… Seperti biasa aku dijemput di rumah linda, kita sama-sama berangkat, walaupun kita berbeda arah… tak sedikit pun aku ingat bahwa hari ini adalah kelulusan andi, oh my god… kenapa gua jadi berfikiran jelek gini sih gua takut setelah dia lulus hubungan gua hancur berantakan… tapi ternyata TIDAK… setelah dia lulus dan melanjutkan ke universitas.. hubungan kami malah semakin erat…

Seminggu lagi… gua ulang tahun tapi terdapat kejanggalan dari semua sikapnya akhir akhir ini, mulai dari linda yang gak pernah mau diajak jalan dengan alasan acara keluarga, di sekolah semua teman-teman menyebalkan, dan andi pun sudah jarang banget hubungin aku, sms pun yang biasanya di ponsel ada sms dari dia semua, tapi saat itu bisa terhitung jari dan gak pernah ada waktu untuk nongkrong bareng lagi, sempat terpikir dalam otak gua yang jelek-jelek tentang andi di luar sana apakah…? ah, gak mungkin dia kan anak terpelajar masa iya berbuat seperti itu, kata hatiku menenangkan hati sendiri…

Suatu ketika aku merasa ingin ice cream… berangkat lah aku ke sebuah mini market terdekat… oh my god, terasa mimpi melihat andi linda dan putra namun tak lama setelah itu ada cewek yang menhampiri andi dan merangkulnya, begitu sakit luar biasa, mati-matian aku bertahan berbohong kepada orangtua ku tidak untuk pacaran sebelum aku lulus, tetapi pengorbanan ku dia balas dengan sebuah pengkhianatan… rasa marah, kesal campur aduk kaya gado-gado saat itu… tak bisa ku tahan lagi dan akhirnya aku mendekati mereka yang telah menyakitiku itu… aku bertanya dengan nada rendah
“heii… kalian mau kemana cocok banget deh..!”
“Yank…” jawab dia sambil muka kaget.
“kok berdua aja gak ajak-ajak..” ucapku.
“ak… aku.. sama…” jawab dia terbata-bata.
Tak tahan dengan sikap dia, tanpa aku dengar jawaban dia sampai selesai.. Jedot… bukan sebuah tamparan atau ocehan yang aku lontarkan kepada andi tapi tonjokan mantap. Tonjokan dan kata “CUKUP TAU” dari gua mungkin cukup buat luapin semuanya.

Setelah itu gua pergi sambil berlari kencang meninggalkan mereka.. pergi dengan tangisan dan pulang membawa luka…
“oh… my god, apa salah dan kekurangan gua selama ini.. hingga dia tega menyakiti sesakit ini… ini gak adil..” dalam hati.. gua berlari sekencang mungkin agar cepat sampai rumah dan puas menangis di kamar…

Keesokan harinya, pagi datang dengan cahaya indahnya namun tak seindah hati yang berbalut dengan luka. seperti biasa aku berangkat sekolah TANPA andi sekarang… I’m ALONE… linda sudah menunggu di depan.. hari ini kita ada janji untuk makan malam sama teman-teman sekelas gua mau traktir mereka soalnya besok gua ultah.. maklum jomblo jadi pasti kumpulnya hanya sama temen aja tanpa pacar, “padahal tahun kemarin masih ada orang spesial tapi sekarang udah gak ada.. rasanya tuhh.. kayak keberset berset kaca tau gak?” dalam hatiku, tapi ya sudah lah…

Pulang sekolah aku mulai mencoba dandan secantik mungkin.. jam 10 aku bikin acara makan malam sama teman-teman…
Tepat jam 10 cafe suasana seperti biasa layaknya cafe, tapi pas jam 11.30 merasa aneh kok makin malam makin banyak banget orang yang datang…
Oh My God… apa yang terjadi, andi memberi surprise party ulang tahun gua. dia menghampiri “Kamu tetap jiwaku, tak akan pernah tergantikan oleh siapa pun, sayang, cinta aku cuma buat kamu malaikat kecilku, maaf selama seminggu ini aku tak pernah ada waktu untuk mu, aku mempersiapkan semuanya untuk kamu, aku hanya ingin kamu selalu bahagia, meskipun yang aku tau kamu itu adalah gadis kecil yang memiliki sosok cuek dan paling gak suka basa basi, tapi rasa itu takan pernah hilang dalam benak ku. aku ganti rasa sakit dan air mata kamu kemarin dengan kebahagian malam ini, aku perjelas wanita itu adalah adik ku yang baru pulang dari Arab, aku minta bantuan dia untuk membeli semua keperluan untuk mu”

Seketika hening hanya suara andi yang memakai mix membuat semua orang terdiam… dan gua pun menangis menyesali kejadian waktu itu yang telah menonjok dia terlebih dahulu tanpa mendengarkan jawaban andi saat itu sampai selesai..
Gua langsung memeluknya meminta maaf telah salah menilai dan meragukan kesetiannya… tak lama kemudian nyokap bokap gua dateng dalam pesta malam itu, gua pun kaget atas kedatangannya… dan bertanya “Kak ada apa ini kenapa mama dan papa juga hadir”
“mungkin saatnya aku bicara, selama ini aku meminta restu kepada orangtua mu dan orangtua ku atas status kita dan mereka merestui walaupun orangtua mu sempat ragu dengan ku tapi pada akhirnya beliau paham, atas niat baikku atas hubungan kita” jawaban andi yang membuat gua kaget…
“Lantas” tanya gua ke andi
“kamu mau kan jadi istriku, menjadi ibu untuk anak-anak kita… setelah lulus sekolah (universitas) kita menikah” ajakan andi kepada gua yang menurut telinga ku mendengar dengan lebay..
“iya, tapi lu janji gak akan bikin gua nangis lagi dan jalan dengan wanita lain” ucap gua dengan polos.
“ia… sayang… aku juga gak mau hidung ku bengkak lagi, kapok..” ucap andi sambil ngeledek sikap ku waktu itu yang membuat dia gak menyangka ternyata wanita yang selama 9 tahun dikenal nya itu punya sisi jantan juga hahah… “tapi aku minta satu sama kamu ya sayang, jangan cuek lagi kan sekarang kita udah resmi jalanin hubungan ini”
“iya ‘iya sayang”, jawab ku dengan senyuman…

Dan akhirnya kelulusan sekolah pun tiba, aku dapat nilai terpuji… tak lama kemudian kami menikah…

Terkadang apa yang kita harapkan belum sama dengan apa yang kita lihat sama sebaliknya yang kita lihat belum tentu sama dengan yang kita harapkan..
Namun semua yang ada di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin saat semuanya dilakukan dengan cinta, sama dengan cerita cinta andine dengan andi berawal sahabatan dan berakhir menjadi sepasang suami istri dan menjalin kehidupan yang indah sesuai apa yang mereka harapkan dan akhirnya pun andine berusaha berubah karena ia telah menemukan cinta sejatinya..
Terima kasih untuk kalian yang telah membaca cerita ku wenny alatasyah

Cerpen Karangan: Wenny Alatasyah
Facebook: Wenny Septian Alatas

nama gw; wenny fitria dona alatasyah
gw tinggal di tangerang
nama twitter gw @wennyalatasyah, semoga kalian suka ya

Cerpen Sahabat Jadi Cinta merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sahabat

Oleh:
Hallo… Namaku Riana Valda. Biasa dipanggil Valda. Aku baru saja lulus SD, dan aku akan melanjutkan sekolah di SMPN 34 Bandung. Mempunyai teman memang menyenangkan. Apalagi jika kita memiliki

Brieta

Oleh:
Suatu ketika ada seorang gadis remaja yang bernama brieta. Dia gadis yang cantik, kulitnya berwarna putih, rambutnya panjang, dan matanya berbinar-binar. Dia selalu terlihat ceria dan ramah kepada siapa

Me,U,Chat n Love

Oleh:
“Nih.”kataku sambil menyodorkan dua lembar kertas tisu untuknya. Erin terus menangis sesenggukan,”Hiks…Hiks….bener deh Foy,gua gak nyangka ternyata Indra itu playboy.Tukang Selingkuh!” “Untunglah.Sadar juga.” “Malah selingkuhnya sama Nora,lagi.Kuntilanak zaman 2012.Huuh!!Eeeeghh,Indra

Jujur

Oleh:
Brengsek… kau memang brengsek. Baru kusadari malam ini. Betapa bodohnya aku selama ini percaya dan menelan mentah-mentah seluruh bualan dan rayuan menjijikkanmu. Akh,kupegang kening yang tak panas ini, tapi

A Reason

Oleh:
Hening. Atmosfir yang tercipta pun menegangkan. Mereka masih terdiam dengan gaya masing-masing -Sawako masih duduk di bangkunya dengan kepala tertunduk, Ayane masih berdiri dengan kedua tangan terlipat di depan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *