Sayonara My Lovely (Part 1)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Lucu (Humor), Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 27 March 2018

Liburan akhir semester genap hampir saja selesai, tak terasa aku akan menginjakkan kaki di sekolah baru, aku baru saja lulus madrasah dengan nilai akhir yang lumayan, dan siap untuk masuk ke sekolah menengah atas di sebuah sekolah dekat daerah tempat tinggalku, yah walau agak berat masuk ke SMA apa lagi sekolah yang kutuju terkenal sangat disiplin dan ketat, berbalik 160 derajat dengan karakterku yang suka kebebasan, agak liar dan rea reo, ditambah semua temanku tidak ada satupun yang masuk ke SMA, rata rata memilih ke SMK.

Oke namaku adalah ADITYA YOGA PRATAMA, kalian bisa memanggilku Yoga, aku lahir pada 03 maret pada tahun 2001, dan tinggal di sebuah desa indah penuh wanita berbody wah, namun tak ada satupun yang tersangkut hati pada diriku si pria sampah, anjir ngenes amat.

Oke kembali ke topik, waktu itu liburan tinggal dua hari. dan dua hari menjelang masuk sekolah tidak ada persiapan sama sekali dariku untuk ke sekolah. Dan akhirnya hari yang ditunggu tunggu banyak orang, namun hari yang kuharapkan tak akan pernah datang telah tiba.. Ya benar yaitu hari di mana sekolah telah dimulai. Dengan rasa malas ibarat kura kura yang tidak mau keluar dari cangkangnya aku bangun tidur dengan perasaan siap perang.. Gilaa ini mau sekolah apa eksekusi mati sihh.. hehe maklum saya tipikal sleepers (Tukang Tidur) jadi rata rata agak banyak malasnya gitu..

Oke kembali lagi ke topik. Dan hari pertama masuk sekolah aku berangkat menggunakan motor tua Honda Kharisma 115 milikku yang dulu biasa digunakan kakekku untuk mengangkut ikan ikan puluhan kilo beratnya. Sampai di sekolah aku linglung, satupun orang tak ada yang aku kenal, serius. aku masuk ruang PLS (Mos) di suatu ruangan bernama Dewi Sartika. Oke saya di sini bukan berniat menceritakan kisah sekolah saya melainkan kisah asmara saya.. Ciyeee. jadi masa awal sekolah langsung diskip aja yaa.. Oke skip.

Aku masuk di kelas 10 H di mana kelas terletak di paling belakang sekolah, banyak yang mengeluh karena kurang perhatian guru, tapi bagi siswa mafia sepertiku itu malah menjadi kelas yang sangat warbyazah karena bisa pulang awal tanpa ketahuan guru.

Dan tak terasa sudah pertengahan semester ganjil aku berada di sekolah itu. jalan yang berliku dan cukup banyak catatan merah dari guru aku berhasil melalui setengah semester ganjil. Yeey amazing kan.
Dan kisah ini baru akan dimulai. iya baru saja akan kumulai, hehe. Semua berawal ketika ada siswi baru masuk ke sekolahku, awalnya sih aku cuek aja karena memang aku tipikal pria yang malas bergaul dengan wanita ah sebut saja stay cool man lah hehe. kebetulan cewek baru itu masuk ke kelas di sampingku ya itu 10 I.

Banyak sih yang menganggap siswi baru itu cantik manis. ada juga teman sekelasku yang tergolong pria bernasfsu tinggi menganggap cewek itu cantik namun mempunyai payudara yang kecil.. Oke this f*cking comment Lol, dan ia mulai memanas manasiku untuk mengajak gadis itu berkenalan atau setidaknya melihat paras indahnya saja. Karena memang selain aku malas bergaul dengan para gadis juga aku seorang yang pemalu terhadap gadis. Awalnya sih aku menolak namun lama kelamaan omongan temanku tentang gadis baru itu membuatku penasaran juga.. oh sh*t!!.

Akhirnya dengan terpaksa aku menemui wanita yang sering digosipkan sebagai bintang sekolah yang baru itu. “Jika gadis itu tidak secantik yang kalian ceritakan, kalian semua akan merasakan pukulanku” kataku sebelum melangkah satu persatu namun pasti tak pernah mundur ibarat prajurit dalam permainan catur.

Akhirnya tibalah aku di kelas yang dihuni makhluk yang menjadi bahan gosip bagi siswa siswi SMA yang menurutku tergolong berlebihan. sejujurnya perasaan ragu, takut akan penolakan dan juga ilfiel karena parasku sendiri yang tidak kukondisikan. Huuu!!! katanya melangkah pasti!!!. Oke oke aku takkan mundur demi menghapus gelasr h*mo ku di kelas. Pikiran yang kemana mana dan wajah beberapa wanita yang aku sendiri tak mengenalnya mulai muncul di Pikiranku tentang bagaimana sih paras gadis yang menjadi bahan gosip itu..

“Permisi maaf mengganggu waktu kalian kawan, jika boleh aku bau berkenalan dengan… dengan.. eem..” perkataanku berhenti di tengah jalan karena kampretnya aku tak tau siapa nama gadis yang akan kuajak kenalan.. kampret, tak bertuah punya kawan, mau ngenalin ke cewek tapi gak kasih tau namanya. “Bentar bentar anu yang katanya murid baru di sini” dan akhirnya the power of ngawur saya keluar hehehe. “oh itu saya, nama saya Aurel Klarista Anjani.. Kamu kalo gak salah dari 10 H ya?”

JEDARR!!! Whuss Terbang tinggi ampe kejedot plafon aku. Buset ini mah bukan cantik lagi, tapi emang istimewa banget menurut versiku.. “I. iya aku yoga dari 10 H. kok kamu tau sih kalo aku dari 10 H? segitu famousnya ya aku?” tanyaku entah ngasal atau PD kelas tuna.. iya bukan kakap lagi melainkan tuna.. “oh bukan famous tapi aku pernah liat kamu dihukum karena telat datang kayaknya.. dan aku liat ada logo 10 H di bahu kananmu..” Jawabnya dengan nada datar ibarat wanita suci tanpa dosa.
Anjirr Tengsin baget aku..

BERSAMBUNG

Cerpen Karangan: Aditya Yoga
Facebook: Aditya Yoga Oyi Sam
Hai kawan.. ini karangan pertama saya
mohon koreksinya ya jika ada tutur kata yang kurang baik.

Cerpen Sayonara My Lovely (Part 1) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Waiting 360 High School Love

Oleh:
Ternyata bukan sesuatu perkara yang mudah merasakan jatuh cinta. Butuh penantian panjang untuk mengerti arti dari sebuah cinta, karena cinta bukan apa yang dilihat tapi apa yang dirasakan Semua

Kado Natal Yang Terindah

Oleh:
Hari ini suasana sangat ramai. Semua orang sibuk dengan aktivitasnya. Yandri terus menunggu dengan sabar jemputannya ke kampus. Meski berasal dari keluarga yang berkecukupan, Yandri lebih memilih naik bus

Salahkah Menanti

Oleh:
“Sampai saat ini rasaku bertahan di sini. Rasa yang tak akan pernah hilang oleh waktu. Kau tidak di sini aku pun tiada di hatimu atau bahkan mungkin tak pernah

Luluh

Oleh:
“Slekk.” Fasha menatap Tami yang berjalan ke arahnya dengan sangat tajam. Hingga Tami hanya diam mematung tanpa kata. Ish! Kenapa sih nih anak ngelihatin gue begitu banget. Gumam Tami

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *