Seberkas Cinta Semu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 7 October 2014

Hari terus berganti, waktu terus berjalan. Entah sampai kapan ini semua akan segera berakhir. Aku lelah dengan semuanya. Apa hanya aku saja yang merasakan ini? Tidak. Mungkin sebagian wanita di dunia ini pun ikut merasakan hal yang sama sepertiku. Melihat kamu bersamanya membuat aku sakit. Tapi aku merelakanmu kepadanya karena aku mencintaimu. Bukan merelakan. Hanya saja aku tak mampu berbuat banyak. Melarangmu aku tak bisa. Cemburu pun aku tak berhak..

Itulah yang aku maksud…
Itulah yang aku rasakan…
Itulah yang sebagian wanita rasakan…
Itulah AKU… Cinta Dalam Hati..

Aku disini hanya menjadi seorang wanita lemah. Wanita yang hanya bisa menunggu dan menunggu sampai waktunya tiba. Entah sampai kapan aku harus menunggu. Entah kapan titik jenuh itu sampai di titik puncaknya. Entah sampai kapan wanita dibiarkan menunggu sampai sang pangeran datang menjemputnya.
Wanita yang menunggu seorang pria datang dengan membawa cinta dan kasih sayang yang tulus.
Pangeran yang akan membawa wanita dengan lembut dan penuh dengan pancaran cinta di matanya…

Wanita tidak bisa berbohong tentang cinta. Wanita terlalu sulit untuk jatuh cinta. Dan wanita juga sulit untuk melupakan sosok pria yang telah ia sayang..

Mengaguminya…
Melihat senyumnya…
Melihat wajahnya…
Mendengar suaranya..

Sosok pria yang ada di dalam hatinya dan terus membayanginya setiap detik.. menit.. jam.. hari.. bahkan tahunan atau… SELAMANYA…

Kadang aku iri…
Kadang aku benci…
Kadang aku kesal…
Kadang aku sedih…
Kadang aku egois…
Kadang aku berharap…

Tunggu! Berharap? ah aku bodoh! Mana mungkin harapan itu bisa terjadi. Yang ada aku hanya membuang waktu dengan percuma. Melewatkan semua hal yang lebih indah dari harapan itu..

Aku tak ingin terlarut dalam kesedihan setiap malam…
Aku tak ingin mengharapkan apa yang sulit menjadi nyata…
Aku tak ingin menjadi orang bodoh karena cinta…
Aku tak ingin menjadi lemah karena cinta…
Aku terlalu lelah akan semua itu…
Yang aku ingin hanya satu…

“Aku hanya ingin seperti kunang-kunang yang bebas pergi kemana angin mengarah dan selalu bersinar dikala malam datang”

Cerpen Karangan: Cyndi Alfiani
Facebook: cyndialfiani / Cyndi Alfiani
Cyndi Alfiani (17 Tahun)
Twitter: @Cyndiialf
Blogger: cyndialfiani
Email: cyndialfiani[-at-]gmail.com

Cerpen Seberkas Cinta Semu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Arti Setiap Tetesan

Oleh:
Afresia Hani Permata, aku seorang remaja yang duduk di bangku SMA. Aku menyukai seseorang yang bersekolah di SMK namanya Ima, tapi itu bukan nama aslinya itu adalah nama julukanku

For You

Oleh:
“Udah selesai wawancaranya?,” tanya Riska. “Udah. Nunggu lama? Sorry ya?!” “Ditanya tentang apaan masalah tulisan lo yang berhubungan dengan tanggal kemerdekaan?” “Seputar pahlawan. By the way, kapan lo wawancara

Romance Picisan

Oleh:
“Kali ini kita akan mendaki gunung bromo. Karena tiga minggu lagi kita akan mengadakan ujian tengah semester jadi kita tidak bisa mendaki di luar kota” Alvin, ketua siswa pecinta

Bintang

Oleh:
02.00 WITA Mata gadis itu masih saja menjelajah langit kosong. Ia terus bertanya ke mana perginya bintang-bintang yang dulu begitu disukainya. Neneknya pernah bercerita tentang bintang yang jatuh cinta

Titania’s Life (Part 3)

Oleh:
Daffa yang kesal diacuhkan oleh Titan segera menarik tangan Titan, sekarang mereka saling berhadapan. Tapi pandangan Titan tertunduk. “Kamu kenapa?” Tanya Daffa. Titan tak menjawab pertanyaan Daffa. Wajah Titan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *