Selalu di Hati

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Penyesalan
Lolos moderasi pada: 13 April 2013

Siang itu di sekolah aku dan teman–temanku sedang asyik duduk di tangga sekolah. Teman–temanku asyik ngobrol dengan sendirinya, namun aku malah bermain game di laptop dan sesekali melihat pemberitahuan dari facebook. Lalu aku berhenti bermain game karena aku lebih memilih untuk berfacebookan. Aku chatting bersama adik kelasku yang kebetulan waktu MOS aku yang membimbing dia. Namanya Agung, aku sudah 3 hari dekat dengannya, aku merasa ada yang aneh pada isi chatting dari Agung yang isinya “Kak, udah ada pemberitahuan permintaan hubungan belum” akupun membalas “hubungan apa dek?”. Dia membalas chattingku, katanya aku disuruh untuk me logout facebookku dan membukanya kembali, benar saja setelah aku membuka facebookku kembali ada sebuah permintaan hubungan darinya, aku terkejut melihatnya betapa tidak, dia mengirim sebuah permintaan untuk menjadi pacarku, tanpa pikir panjang aku langsung menerimanya.

Setelah aku menerima hubungan itu aku resmi berpacaran dengan Agung, sehari setelah aku dan dia resmi berpacaran, dia mengajakku untuk bertemu dirumahku tepatnya di hari minggu. Aku kaget ketika dia mengirim sebuah pesan yang berisi “pan, sekarang aku udah di depan gang rumahmu, kamu keluar ya”. spontan saja aku langsung bergegas menuju gang rumahku, dan benar saja ada seorang lelaki yang tinggi, berbadan agak besar dan manis.

Aku langsung mengajak dia kerumahku, di rumah aku dan dia bercanda terus hingga dia berpamitan pulang, “Pan, aku pulang dulu ya, besok aku jemput buat kerumahku ya”. Akupun hanya menganggukkan kepalaku. Hari itu serasa menjadi hari yang istimewa bagiku, dia adalah orang pertama yang aku ajak kerumah setelah 1 hari berpacaran. Aku nyaman bersamanya, dia lelaki yang beda dari yang lainnya. Dia unik, kalau dia berjalan sambil mengangguk–anggukkan kepalanya. Awalnya aku tak begitu suka dengannya, tapi aku mulai sayang sama Agung.

Sesuai janjinya, Senin pagi jam 9 Agung menjemputku di rumah. Hari itu aku di ajak untuk kerumahnya dan dikenalkan ke orang tuanya. “be, aku malu lho kalau kamu ngajak aku ke rumahmu” aku mengawali pembicaraan, namun Agung meyakinkan aku untuk tidak malu “nggak usah malu pan, papaku baik kok, ayo berangkat nanti keburu siang”. Mau nggak mau aku menuruti kekasihku ini. Sesampainya di rumah Agung, aku di sambut oleh pria dewasa yang bertubuh besar, ia berkata “Ayo masuk nak” sambutan yang baik nih, “semoga aja aku di terima sebagai calon menantunya, hahahaha” ucapku dalam hati.

Akupun langsung masuk ke dalam rumah, aku memperhatikan rumah itu dan ternyata warna cat di rumah dia sama dengan warna cat yang di rumahku. “be, kok sama sih warna catnya?” tanyaku. “Ya nggak tau ta aku pan, jodoh kali, hehehe. Oya pan, mau minum apa, teh, kopi, sirup, apa susu?” ucap Agung sambil menawarkan minum ke aku. Aku sontak menjawab “nggak usah be, kan kamu lagi puasa, aku kan menghargai kamu dan keluargamu” aku menolak untuk di buatkan minum karena saat itu adalah bulan puasa ramadhan dan kebetulan aku sedang berhalangan. Namun, tiba–tiba dia membawakan segelas susu coklat ke hadapanku. Terpaksa deh aku meminumnya.

Selama di rumahnya, aku merasa nyaman dan betah berada di sana. Dan tak terasa waktu menunjukkan pukul 15.00, aku langsung megajakknya untuk mengantarkanku pulang.

Waktu berlalu semakin cepat, tak terasa hubungan ku dengan Agung berjalan selama sebulan. Selama itu pula aku mengukir cinta yang indah, selama itu aku menyayangi Agung dengan tulus, aku melewati senang, sedih, tawa, tangis dan kebahagiaan bersamanya. Namun karena kesalahanku yang mencoba untuk menge test kekuatan cinta Agung, dia memutuskan hubungan ini. Aku mencoba untuk meminta maaf padanya, namu dia hanya mengirim sebuah pesan singkat “Kamu sudah keterlaluan mengetest rasa sayangku ini ke kamu, aku nggak akan mau untuk kembali ke kamu, aku udah kecewa sama kamu, kamu cari aja cowok yang bisa kamu buat bahan test kamu. Makasih dan wassalam”. Aku menangis tanpa henti, entah itu di rumah maupun di sekolah, aku merasa bersalah pada Agung, “sungguh berat untuk melepasmu gung, aku masih menyayangi kamu, aku minta maaf atas kesalahanku. Aku hanya ingin mengetahui seberapa besar cinta kamu ke aku, seberapa besar kejujuranmu ke aku. Tapi karena itu semua aku kehilanganmu” gumamku dalam hati saat aku bertemu dengannya di halaman sekolah.

Kini aku merasakan betapa besar rasa cinta dan sayangku padanya. Namun apa daya, dia tak pernah memberiku kesempatan untuk memperbaiki semua kesalahanku. Aku ingin bersamanya kembali, memulai semuanya dari awal, tetapi ini hanya angan belaka yang tak mungkin menjadi kenyataan. Hari–hariku kini di hiasi oleh rasa penyesalan yang begitu dalam. “Agung, andai engkau tau betapa besar cinta dan sayangku padamu. Aku ingin bersamamu kembali, aku ingin merasakan indahnya cinta bersamamu kembali, kenangan indah bersamamu takkan pernah ku lupakan karena aku hanya mencintaimu, takkan ada yang bisa menggantikanmu di hati ini. Setiap malam aku meneteskan air mata ini gung, aku menyesal tlah menguji kesetiaanmu. Walaupun aku tlah memiliki kekasih, dia enggak akan bisa menggantikanmu di hati ini, karna hati ini hanya satu dan untuk mencintaimu.” Gumamku dalam hati ketika mengingat kenangan–kenangan yang aku lewati bersama dia. Ingin rasanya aku kembali dalam pelukan hangat dari Agung, namun itu semua harus aku pendam dalam hati karna dia tlah mencintai orang lain. Jika aku tak di persatukan dengannya saat ini aku berharap akan di persatukan di akhirat kelak. MY HEART JUST FOR YOU AGUNG SEPTIADI.

Cerpen Karangan: Echa Aprillia
Facebook: Echa Aprillia
SMKN 12 Malang

Cerpen Selalu di Hati merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gugur Bunga Menghantar Kikisan Rindu Hati

Oleh:
Aku masih disini… Menghitung waktu menatap sepi… Tak pernah kutahu kapan ini akan berakhir… Setitik harap mengukir bahagia Gugur bunga, menghantar kikisan rindu hati… Tak teralih dari bangku ini,

Beginilah Akhirnya

Oleh:
Vina adalah anak yang bisa di bilang paling KECE, CANTIK, dan PINTAR di kelasku. Vina Syifa Az-zahra nama aslinya. Vina mempunyai 2 apartemen yang sangat terkenal di kota ini.

Jodoh Ku (Part 1)

Oleh:
Pagi yang indah dengan nuansa hangat selepas musim dingin selesai dan berganti dengan musim semi. Akan ada kebahagiaan sendiri di setiap hati manusia ketika memasuki hari pertama musim semi,

Senja Terakhir Di Musim Semi

Oleh:
“bencana yang terjadi dalam keluargaku 4 tahun lalu membuat ayah dan ibuku berpisah. Ayahku memutuskan untuk pindah dari tokyo. Sedangkan ibuku membawaku pindah ke sebuah apartemen di tokyo. Perpisahan

Goodbye My Lover

Oleh:
Hmmm… Entah bagaimana perasaan yang aku rasakan saat ini. Apakah ini bentuk penyesalan yang teramat mendalam atau apakah ini hanya untaian masa lalu yang membuatku kadang bisa gila memikirkannya.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Selalu di Hati”

  1. Yanda says:

    waw ceritanya keren banget .. suka dech sama alur ceritanya., terus berkreasi y !! good luck 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *