Semoga Berjodoh

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Perpisahan, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 16 August 2017

Tria Yolanda, dia adalah wanita remaja yang sangat pintar. Dia selalu menjadi kebanggaan semua orang mulai dari orang tuanya, guru di sekolahnya pun sama bangganya karana ria selalu mendapatkan prestasi yang mengharumkan nama sekolah di mata dan telinga masyarakat.
Di luar sekolah, ria juga menjadi seorang guru mengaji di sebuah masjid dekat rumahnya.

Tok.. tok.. tokk
“Nak” panggil ibunya dari luar pintu kamar “iya buk”
“ayo bantu ibu nyiapin makan malam” Ria segera keluar dari kamar dan tersenyum kepada ibunya
“Bu, tadi ria hampir saja larut dalam khayalan, tapi untungnya ibu panggil ria jadi ria tersadar dari ngehayal” sambil nyiapkan makan malam ria bercerita kepada ibunya.
“memangnya ria menghayal apa nak?”
“hmm, Ria berangan-angan…”
“ibu makan malamnya sudah siap belum ayah sudah lapar nih” tiba-tiba ayah ria datang dan cerita ria terpotong karena sudah mau makan.

“Ria? Kamu sendirian di sini lagi ngapain?”
“ehh erikk, ehm gak ngapa-ngapain. kamu sendiri ngapain di sini?”
“gak tau aku juga bingung kenapa aku berada di sini, Hhehe”
“lho kamu ini kok gituu” “…”
“yak?” “iya, kenapa?” “kayaknya aku suka sama kamu deh”
“iya rikk, aku juga suka sama kamu”

Prett jempret… pret jempret…
“Aduhh” suara ria yang baru saja terbangun terdengar serak
Astagfirullah.. aku mimpi erik? Aku mimpi kalau aku pacaran sama erik?
Ria kebingungan dengan mimpi itu yang sering datang dalam tidurnya.
Melirik jam yang ada di dinding kamarnya yang sengaja ria aktifkan alarm pukul 03:10 untuk bangun lalu shalat sunnah malam (tahujut). langsung ria bergegas pergi ke belakang rumah untuk mengambil air wudhu, lalu shalat. Setelah shalat ria masih saja kepikiran akan mimpinya itu
Ya allah ya tuhanku, engkau yang maha mengetahui apa arti mimpi yang sudah berapa kali hadir dalam tidurku, apakah ini hanya mimpi biasa yang semata-mata sebagai bunga tidur?, Ya allah berikan ketenangan hatiku agar tidak terlalu gelisah karena rasa ingin tahuku arti dari mimpi itu.. Aamiin.
Ria berdoa dalam hati setelah itu ria merasa masih terlalu pagi jika ia langsung bangun, tapi ternyata mata ria tidak mau lagi untuk tidur.

Di sekolah
“selamat pagi anak-anak” sapa wanita yang barusan saja melangakahkan kaki kanannya ke dalam kelas kami XII ipa 1, dan wanita itu adalah ibu angakatnya erik.
“selamat pagi buuu” balas kami semua dengan kompak
“baiklah anak-anak taruhkan tugas kalian minggu kemarin di atas meja”
Hening sesaat.. “ehem” lalu tiba-tiba ibu susi berdiri “Tria?” “iya buk?” “mana tugasmu” ibu susi menatap ria dengan tatapan garang.
Sebenarnya ibu susi tidak terlalu garang tapi tatapannya itu selalu berhasil membuat suasana kelas yang beliau masuki jadi hening seketika. “ini bu” sambil melangakahkan kaki menuju ibu susi
“sekarang ayo persentasikan hasil tugasmu pada teman-teman sekelas”
Langsung saja ria membuka tugasnya dan menyampaikan isi dari tugasnya itu dan beberapa inti pokok yang telah ria ulas.
Memang tidak heran jika ria dengan mudah mempersentasikan tugasnya itu karena memang ria adalah ranking 1 di kelasnya.

Tidak terasa jam pelajaran bu susi sudah habis, sekarang waktunya istirahat. Ria berjalan menuju sebuah tempat duduk bawah pohon yang biasa ia tempati saat jam istirahat bersama dengan sahabatnya yang bernama bila. mereka bercanda gurau sambil makan batagor yang di beli mereka di kantin sekolah.
“tet.. tet.. waktunya masuk kembali” mereka berdua pun menuju kelas mereka
“ehh yak, aku mau ke toilet bentar kamu duluan aja gih aku kebelet” kata bila
“kamu gak minta ditemenin? Ntar digangguin hantu loh” Hhh
“ih kamu ini siang gini mana ada hantu yang nongol” bila langsung beranjak pergi meninggalkan tria.

Saat hampir tiba di depan pintu kelas tria melihat erik yang berdiri di pintu kelas
“tria”
“apa?”
“mana bila?” Tanya erik
“lagi ke toilet, kenapa?”
“ohh, gak papa sih Cuma nanya”
“ehm”. Ria langsung cepat masuk kelas karena tidak ingin berlama lama ngobrol sama erik

“hei” Billa yang tadinya ke toilet sudah masuk ke dalam kelas
“lama banget sih kamu bil ke toilet”
“Cuma bentar kok” “…”
“Cie yang kangen baru aja ditinggal ke toilet sudah kangen, haha” bila menarik pipi tria yang chubi, mereka pun tertawa tidak peduli kalau teman sekitar mereka yang melihati mereka seperti sebuah pertunjukan

Beberapa bulan kemudian
“yak, gak terasa ya hari ini terakhir kita pakai seragam putih abu-abu dan besok adalah hari perpisahan, kita bakalan pisah. aku takut ya mau masuk kuliah”
“hm iya ya gak terasa kita makin tua hhaha, kenapa takut bil? Kata orang jadi anak kuliahan itu enak loh beda sama masa sma”
“aku takut kalau temen kuliah aku nanti gak sebaik teman sekelas kita sekarang”
“santai ajalah bil semua orang itu baik kok asalkan kita baik sama mereka, oh ya ngomong ngomong kamu ngambil jurusan apa?”
“lagi piker-pikir dulu yak mau ngambil jurusan apa”
“semoga saja kita bisa satu jurusan dan satu kelas lagi”
“etsss tunggu dulu deh! kamu tadi bilang semoga kita sekelas?, kamu gak jadi kuliah ke jogja??”
“hhe iya aku gak jadi kuliah di jogja soalnya aku mau satu kampus sama kamu wkwk”
“ihh kamu, tapi aku seneng banget lho kamu gak jadi pergi” “…”
Ria milirik jam tangannya “bil, udah jam 16 lewat pulang yok”
“ayok”
“oh iya kamu jadi kan nginep tempat aku biar besok kita bisa pergi bareng” bila mengangguk-anggukkan kepalanya.

Pukul 05:02, hari perpisahan
Ria yang baru selesai sholat subuh membangunkan bila yang masih tidur sangat nyenyak “bil, bilaa bangun weii” beberapa kali ria coba menggoyangakan tubuh bila tapi masih saja tidak bangun
“bilaaa..” suara ria yang berusaha membangunkan bila.
Tiba-tiba bila bangun “ya udah jam berapa ini ayok pergi, hari ini kita perpisahan nanti kita telat!” bila berkata panjang lebar tapi dengan keadaan mata masih tertutup dan rambut yang udah kayah gunduruwoo.
“haha bila-bilaa kamu ini mandi gih sana supaya seger badanmu itu terus kita dandan”
Bila tersenyum dan segera berlari ke kamar mandi

“wahh.. kamu makin cantik aja yak.. make up nya natural banget, bagus banget” kata bila yang baru saja selesai mandi
“iyaa iyaa makasih bila chubi nanti kamu juga pasti makin cantik kalau udah di pakein make up, cepet pake baju sana”.

Mereka pun pergi sekolah pukul 08:00
Mereka yang di antar oleh ayahnya tria, naik mobil warna merah dengan menggunakan gaun cople yang tampak elegan saat tria dan bila turun orang yang berada di dekat mereka langsung menatap tria dan bila tak berkedip lagi

“hei dua sejoli, kalian cantik sekali seperti putri raja yang di istana Kristal itu lohhh” dengan sedikit ekspresi lebay gitu, delin menatapi mereka dari atas kepala sampai ujung kaki.
“ahh bisa saja bikin orang gr” jawab bila dan tria hanya tersenyum sedikit tertawa kecil lalu mereka lanjut melangakahkan kaki menuju tempat duduk yang telah disediakan.

Saat acara sudah mau dimulai erik tiba tiba datang di sebelah ria “hai” sapa erik “hai juga erik” balas ria sembari tersenyum dan menarik tangan erik agar duduk di sebelahnya, dan langsung saja erik duduk di sebelah ria “nihh” erik memberi sebuah kotak kecil yang berwarna biru
“untuk aku mana rik? hehe” canda bila
“eh aku lupa buatin untukmu bil hhahh”
“apa ini rik” Tanya ria yang sedang berusaha membuka kotak itu”
“ada deh, nanti aja ya buka kotaknya jangan sekarang please” “ehm iya iya thanks rik, tapi sory rik aku gak ada kado untuk kamu” ria menyengir
“hhaha gak apa apa ya kan aku ngasih bukan mau minta tukeran kado sama kamu” mereka bertiga langsung tersenyum.

Setelah selesai acara perpisahan, waktunya foto bersama untuk kenang kenangan.
Mereka bertiga pun foto seperti sahabat karib padahal saat kemarin kemarin mereka berteguran saja jarang tapi saat perpisahan seperti sebuah kejutan erik memberi tria kado.
“duluan yah” kata erik pamit pulang
“ya ati-ati rik”

Setelah sampai di rumah tria “kira-kira ini isinya apa ya bil??” “ehm ntahlah coba kamu buka gih aku juga penasaran” mereka pun mencabik cabik bungakus kotak kecil cantik yang berwarna biru itu dan ternyata di dalam kotak itu ada lukisan wajah tria, dan boneka mungil yang sangat imut berwarna biru pink
“aww soswet banget sih”
“Hhehe, bil ada suratnya nih” “tunggu apa lagi yak baca dong aku mau denger”

Tria Yolanda (yayak) aku mengagumimu selama ini aku ingin berteman denganmu tapi sepertinya kamu tidak mau berteman dekat dengan laki-laki aku pikir ini hanya sekedar rasa kagum karena kepintaranmu. tapi saat ujian sudah hampir selesai aku sangat takut kehilangan kamu yak karena tidak lama lagi kita sudah mau pergi meninggalkan masa sma kita. kamu sering sekali hadir dalam tidurku yak, di sana di dalam mimpiku kita berteman dekat aku sangat berharap kenyataan juga kita bisa seperti itu, ini hanya sekedar pengakuan rasa suka aku terhadapmu yak, karena aku tidak ingin saat kita berpisah aku menyesal karena tidak berani jujur ke kamu. kamu jangan takut yak aku bukan ingin memaksamu untuk menyukaiku juga, tapi percayalah aku selalu memintamu kepada tuhan agar kamu adalah jodohku. oh iya besok aku mau ke jogja aku mau lanjut pendidikan di sana. jujur aku sangat berharap kita bisa bertemu lagi nanti yayak – Erik pranata

“aamiin, semoga saja kita berjodoh gak nyangaka banget kalo kamu diem diem suka sama aku rik hmm cowok ini ahh sumpah aku bener bener baper dengan suratmu ini erik” ria berkata kata kecil seakan dia lupa kalau di sebelahnya ada bila yang sedang memperhatikannya.

Cerpen Karangan: Evi Yulastri
Facebook: Evi Yulastri

Cerpen Semoga Berjodoh merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


You Are My Star (Part 1)

Oleh:
Malam ini sama seperti malam-malam sebelumnya. Hujan yang turun sejak siang tadi masih belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Dengan ditemani secangkir coklat panas kesukaanku, teropong dan selimut hangat, aku

Pilar Kebahagiaan

Oleh:
Pagi itu hawa dingin serasa menyayat kalbu. Jalan setapak yang biasanya dilalui oleh Ila untuk pergi ke sekolah tampak begitu sepi. Karena kabut yang sangat tebal membuat para pengguna

Partner

Oleh:
Cerita ini dimulai dari sebuah rencana beberapa waktu lalu antara aku dan kedua sahabatku, Tyara dan Fitri. Waktu itu kami semua akan menghadapi UNBK. UNBK akan dilaksanakan dua minggu

Pertengkaran Pertama

Oleh:
Jumat, 25 Agustus 2013. Seperti biasa hari ini aku pergi sekolah. Aku adalah siswi di salah satu sekolah menengan pertama di kota Pasuruan. Sekarang aku sudah berada di kelas

Jalan Terbaik

Oleh:
Aku tersadar dari lamunanku ketika mobil melaju dengan cepat dan mencipratkan genangan air di pinggir jalan tepat di sampingku yang tengah berjalan, dan sontak membuatku kaget. “Aaaww.. Pak kalau

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *