Seperingatan Kemarin

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Galau, Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 23 September 2018

Hari-hariku mulai terasa melelahkan bersekolah di sekolahku, entahlah itu karena apa?. Di usia mudaku saat sekolah di tingkat SMA mungkin bagi orang-orang adalah hal yang terindah dan tidak bisa dilupakan tapi bagiku masih seperti biasa membosankan. Aku berteman dengan tidak terlalu banyak orang. Walau aku banyak dikenal teman-teman satu sekolahan tapi aku tidak begitu mengenal mereka.

Cerita ini dimula dari kegalauanku yang belum bisa move on dari mantanku yang pertama. Sudah satu tahun aku putus dengannya tapi aku masih saja sendiri atau jomblo. Yang lebih membuatku jengkel dia pacaran 2 kali setelahku dan putus, dan aku masih saja seperti ini.

Beberapa waktu kemudian aku dekat dengan temannya. Kami hanya dekat melalui chat. Namun kedekatan kami membuatku menjadi baper (terbawa perasaan). Tak bisa kupungkiri aku menyukainya, aku menyayanginya.

Kami selalu dekat dalam waktu yang lama hingga berbulan-bulan. Selama itu aku sering merasa kecewa, sakit hati atau mungkin patah hati dengan sikapnya. Yah.. memang dia saat itu jomblo sama sepertiku tapi dia tidak pernah tahu aku menyukainya walau aku selalu memberi kode. Maklum saja kami hanya berkomunikasi lewat handphone.

Aku benar-benar binggung bagaimana akhir perasaanku ini? Aku mencoba melupakannya tapi tidak bisa. Aku mulai pasrah. Hingga aku membuat keputusan bodoh. Aku memberitahunya kalau aku menyayanginya dengan sangat. Responnya adalah respon yang sangat aku tidak sukai dia seperti menganggapku bercanda padahal saat itu aku membuat tulisan yang panjang di memo dan mengirimkan padanya. Saat itu aku memang hanya bilang aku akan menjauh dari dia, tapi nyatanya bukan aku yang menjauh tapi dia.

Beberapa hari setelah kejadian itu aku mengetahui dia pacaran lagi dengan wanita yang pernah dipacarinya saat aku dekat dengannya. Tidak menyangka kode yang diberikannya sekeras itu.

Aku adalah gadis yang bodoh yang tidak nisa mengartikan hatiku sendiri. Jujur saja aku menyesal, aku malu pada semua orang.
Teringat aku pada mantanku yang pertama yang merupakan temannya. Bahwa hubungan lewat chat itu tidak pasti, seharusnya aku mengerti aku hanya mantan teman baginya.

Sekarang aku mulai fokus pada pendidikanku, aku tidak peduli lagi pada cinta, pada status. Aku adalah wanita dan aku yang seharusnya diperjuangkan, aku bisa saja berjuang tapi hanya untuk orang yang pantas. Tidak menyangka prinsipku sendiri aku ingkari. Aku membencimu tapi aku sangat menyayangimu.

Cerpen Karangan: Sofia
Blog / Facebook: Sofia Via

Cerpen Seperingatan Kemarin merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hujan

Oleh:
Gadis itu menatap langit yang mendung ini dengan hampa. Hembusan dingin yang mengenai tubuhnya membuatnya sedikit kedinginan. Dia kembali melangkahkan kakinya menuju rumahnya. Hingga, setetes demi tetes mengenai rambut

Salah

Oleh:
“Apa dia menyukaimu?” aku menoleh sebentar dan cepat saja aku ucap padanya “Tidak, aku yakin tidak, dia sudah memiliki seseorang.” Lantas aku menelan ludah sejenak. Kenapa Karina bisa berpikir

Silly Feeling

Oleh:
Hari ini perasaanku nggak enak banget. Pagi-pagi dimarahin sama atasan ditambah dari semalam pikiran dan perasaanku memang sudah terasa nggak enak banget. Nggak tahu, rasanya pengen teriak, jerit-jerit, sampai

Hadiah Terindah

Oleh:
Ternyata benar tuhan akan selalu menguji insan yang menjalin cinta. Aku Reni siswi SMA, aku duduk dikelas XII IPA 1. Ini berawal dari putih abu-abu. Aku mempunyai seorang kekasih

Seberkas Sinar Cinta

Oleh:
Aku begitu terkejut saat selembar kertas berwarna pink bunga-bunga tanpa amplop masuk ke dalam kantongku. Saat itu aku dan seorang teman baru saja pulang dari mesjid melaksanakan solat tarawih.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *