Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Camp Canola

“Hai Clara! Di sini!” Sapa Vero kepadaku saat aku memasuki kelas. Aku membalasnya dengan senyuman tipis dan lambaian tanganku. Lalu, aku duduk di sampingnya. Di kelasku, kami bebas memilih tempat duduk di mana saja. “Wow,...

Mimpiku Memilikimu

Sejauh mata memandang masa lalu yang paling mengenang hanya satu nama. Winda Harianti binti Hartanto. Bertahun-tahun kujalani masa hidupku bersamanya. Semenjak kami berdua lulus SMA hingga sebuah perpisahan oleh waktu dan...

Seribu Origami Untukmu

Hmmm… kutarik helai nafas panjang di pagi itu. Udara terasa sejuk saat mentari mulai mengedipkan sinarnya ke bumi. Saat itu pula aku berfikir bagaimana cara untuk memulai hari. Huuuhhh…. sudahlah, dan akhirnya...

Berguna

“Aku tak mengerti mengapa aku tak dapat menjadi orang yang berguna”. Keluh Dian Anin hanya tersenyum seraya menatap Dian, dari tadi ia hanya menanggapi semua keluhan dian dengan senyuman. Tak lebih. Hanya menjadi pendengar...

Delapan Belas Hari Berujung Sendu

Teet, bel tanda pulang sekolah berbunyi. Aku langsung keluar kelas dan menuju ke kelas Cintia. Seperti biasa, kami selalu pulang bersama. “Putri, tunggu!” teriak Cintia dari dalam kelasnya. Kawanku yang satu ini memang...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply