Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Lorong Thania

Rintik hujan menemaniku.. Ya, perlahan aku berjalan di lorong ini.. Lorong cintaku bersama Thania.. Lorong yang mempertemukan kami, merajut kisah kami menjadi hubungan cinta dua orang remaja.. Dulu kami sering jalan berdua...

Miracle

Putih… Balutan putih tenang Bergeming, Terpaan angin menggoda Bergeming, Tangan rengkuh menggapai haru Bergeming, Langkah kakinya kian mereda, jauh dari kata cepat. Kaki jenjang itu menghentak tanah dengan keras. Hanya...

Karenamu, Aku Mengerti

Takengon masih dengan suasana seperti hari-hari sebelumnya sejuk dan dingin bagi para pengunjung Laut Tawar ini. Tak seorangpun dari kelompok kami yang beranjak meninggalankan tenda apalagi untuk beraktifitas terasa sangat...

Liliput (Part 2)

“Lili.. haha… kenapa nggak ali aja panggilannya atau Lian gitu. Masa Lili? Kaya nama cewek! Pantes deh kalau waktu itu gue ngira dia bukan cowok. Kira-kira orangnya kaya apa ya? Kalau keren dan baik, gue mau tuh ngehapus...

Butiran telur

Rara berjalan gontai menyusuri lantai atas gedung kantor. Rara berjalan dengan tatapan yang kosong, di tangannya memegang sebuah kotak berwarna hijau. Sembari ia berjalan lambat dan sesekali rambutnya berterbangan ditiup...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Siti Nurbaya Hidup Lagi

  1. Ferdi Ferdian 20 March, 2014 at 7:58 pm | | Reply

    kepandaian dalam menulis tidak terlalu sulit di kuasai asal kamu rajin membaca cerpen atau pun novel yang telah terangkai katanya.. .
    tapi yang mau saya katakan ide dan inspirasi kamu dalam menulis ini sangat bagus siti nurbaya.. .

Leave a Reply