Subus

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja, Cerpen Romantis
Lolos moderasi pada: 12 December 2014

Di sebuah smk di Jakarta terdapat seorang lelaki yang kehidupannya penuh dengan rasa pesimistis, mudah menyerah dan selalu terkekang oleh ibu dan ayahnya, lelaki itu bernama subus. kehidupannya tak seindah dengan pandangan teman-temannya, yang menganggap dia orangnya penuh kasih sayang dari orangtua. Bahkan dia sering dipanggil anak mami oleh teman-teman rumah maupun sekolahnya. tapi kenyataannya dia tak pernah didengar oleh orangtuanya tentang apa semua yang dia inginkan. hingga pada akhirnya menjadikan dia orang yang selalu tampil cuek dan tak peduli sama yang ada di dirinya. bahkan untuk penampilan dia tak pernah fashionable seperti teman-teman lelaki di kelasnya.

Tapi satu kelebihannya yaitu selalu berpikir positif, bahkan banyak yang bilang dia orangnya simple dan bijaksana walau kenyantaannya kelakuannya masih seperti anak-anak. sampai akhirnya dia pun jatuh cinta terhadap seorang perempuan yang simple dan terkesan angker dilihat. walau angker perempuan itu memiliki wajah yang 11 12 dengan guru favorit semasa smpnya dulu. perempuan itu kulitnya putih bersih, dengan wajah yang jutek dan jarang berbicara tapi sekalinya bicara pasti nyakitin kata-katanya. perempuan itu bernama ahda.

Untuk mendapatkan ahda dia harus ngerasain sakit hati yang luar biasa dan waktu yang sangat lama. hingga dia pernah mengikuti saran yang bodoh dari armirun teman sekelasnya untuk mendekati ahda bahkan pernah suatu kejadian dia sedang pergi jalan ke suatu mall bersama armirun, ahda dan ketiga teman lainnya dan di situ si armirun bilang ke semua “eh kita main jujuran yuk” dan yang lainnya mengiyakan saran yang diberi oleh armirun.

Dan awalnya si armirun bercerita tentang kehidupan keluarganya yang sulit dan penuh kesedihan yang membuat semua yang berada di situ merasa iba dan kasihan terhadap armirun begitu juga dengan ahda dan ketiga temannya bercerita tentang kehidupannya. semua ceritanya sedih dan membuat semua yang ada di situ merasa simpati hingga akhirnya tinggal subus yang bercerita, dan di situ subus bercerita tentang neneknya yang selingkuh dengan orang lain, alhasil subus hanya ditertawakan oleh semua orang yang ada di situ.

Klimaksnya si armirun nanya ke subus “subus kamu suka gak sama si ahda?” dan subus pun memberanikan diri dengan bilang “iya aku suka ama ahda” dan akhirnya subus pun dengan bodoh dan lugunya menyatakan cinta dengan ahda “ahda sebenernya aku suka kamu dari kelas 1 dulu, hmm. kamu mau gak jadi pacar aku?” ahda pun menjawab dengan penuh kekesalan “maaf ya bus aku gak bisa nerima kamu kita cukup jadi temanan aja” dan disitu pun subus lemas dan merasa sakit yang luar biasa. pas pulang subus pun di bilang cowok yang berani oleh armirun bahkan armirun pun harus belajar banyak dengan subus dan di situ subus hanya bisa tersenyum di balik perasaan yang sakit akibat ditolak cintanya dengan ahda.

Keesokan di sekolah subus pun menunggu si ahda di dalam kelas hingga pada akhirnya si ahda datang memasuki kelas, subus pun hanya bisa melihat ahda yang jutek, cuek, dan kesal terhadap subus. sempat subus berbicara dengan ahda kalau subus masih berharap untuk mendapatkan ahda dan ahda pun dengan cueknya hanya mengucap “oh” kepada subus dan semenjak itu subus selalu merasa tak pernah dianggap oleh ahda dan teman sekelasnya hingga menjadi sosok yang pendiam dan sangat tertutup dengan apapun.

Subus pun hanya bisa pasrah melihat ahda dekat dengan armirun hingga pada suatu ketika subus, ahda dan armirun main ke rumah nia dan yang terjadi subus melihat kedekatan ahda dan armirun di rumah nia hingga canda tawa mereka berdua yang membuat subus semakin pesimis dan sedih. bahkan di rumah nia pun subus mencoba dekat dengan ahda dan ahda pun malah semakin dekat dengan armirun. subus matanya berlinang menahan perasaan terpendam yang ingin seperti armirun yang bisa dekat dengan cewek impiannya itu bahkan armirun sudah mengajak ahda nonton film di bioskop bareng yang semakin membuat subus merasa putus asa dengan hidupnya yang selalu kalah dengan apapun yang berada di depannya dan tak pernah kesampaian apa yang diinginkannya.

Waktu hari jum’at subus shalat bersama dengan armirun di masjid dan di situ armirun bercerita banyak tentang armirun taruhan dengan ahda, nonton bareng dengan ahda, bahkan curhatan ahda ke armirun dan subus pun hanya mendengarkan cerita armirun yang buat subus makin menjadi orang yang pendiam dan tak punya semangat hidup, hingga akhirnya armirun smsan dengan ahda dan armirun bertanya “ahda kalo si subus bisa dapetin kamu, gimana?” dengan angkuh ahda pun membalas sms armirun “impposible!!!” dan subus pun di kasih unjuk sms dari ahda dan subus pun langsung termenung, matanya berlinang dan tak bisa bicara apa-apa, yang dia pikirkan gimana caranya untuk melupakan semua hal yang buat dia sakit hati.

Di sekolah ada pencarian pkl kebetulan di situ subus 1 kelompok dengan armirun, ahda, nossa, amut dan alifa. nossa pun punya inisiatif untuk datang ke tempat kerja di UI dan nossa pun buat perjanjian untuk ngumpul di tempat yang ingin di datangin. dan keesokan harinya tepatnya hari minggu dengan di marah-marahi dulu oleh ibunya subus pun dengan semangat menuju UI dengan naik ojek sesampainya di UI subus pun janjian dengan nossa kalo subus menunggu di halte. dan setengah jam kemudian subus seperti orang gila menunggu nossa dan yang lainnya di halte. subus pun coba menanyakan nossa berada dimana dan ternyata nossa dan yang lainnya sudah sampe di tempat yang dituju, subus pun dimarahi oleh nossa supaya cepat datang dan subus pun segera ber gegas dengan hati yang sedikit panik namun tak menhentikan semangat subus untuk mencari tempat pkl.

Dengan tampang yang tak meyakinkan subus pun mencari tempatnya dengan tekanan dari nossa yang semakin tidak sabar dan marah-marah kepada subus, akhirnya subus sampai ke tempat yang di janjikan dan di situ sudah berada armirun, ahda, amut, alifa dengan muka yang super jutek dengan tampang yang panik subus pun meyapa yang lainnya alhasil hanya armirun yang menyapa balik subus. pas masuk ke tempat mencari pkl subus pun hanya bisa diam dan tak banyak bicara karena yang lain seperti memusuhi subus dan tak mau anggap subus ada di situ.

Pas waktu di ruang tunggu ada tempat duduk. ahda, nossa, amut dan alifa sudah duduk dan masih tersisa 1 bangku lagi yang kosong dan keempat perempuan itu hanya menawarkan armirun duduk tanpa mempedulikan subus yang berdiri dari tadi dan subus pun hanya bisa diam dan diam memperhatikan canda tawa armirun dan lainnya yang tak mau menganggap subus ada, bahkan waktu subus termenung sendiri dengan tampang yang sudah sedih keempat perempuan itu tak mau mempedulikan subus malah subus makin dibenci dan diacuhkan oleh keempat perempuan itu. sempat berpikir oleh subus ingin pulang sendiri dan keluar dari kelompok pkl yang hanya menganggap subus sampah yang tak akan berharga untuk di anggap. beda dengan armirun yang bisa mengambil simpati ahda, nossa, amut dan alifa. Dengan omongan yang bisa membuat mereka selalu termotivasi untuk menjalani hidup yang rumit

Tapi subus di situ tak menyerah dia menganggap kalau mereka mengacuhkan subus karena memang kesalahan subus yang tak bisa mengerti mau dari keempat perempuan itu. subus pun terus di acuhkan sepanjang jalan dan hanya armirun yang di ajak bicara dengan ahda. subus tersenyum bahagia melihat kedekatan armirun dan ahda karena menurut subus belum pernah dia melihat ahda senyum sebahagia itu dan subus hanya bisa pasrah dengan keadaan yang semakin lama semakin menyakitkan hatinya dari kehilangan teman-teman yang ia sayangi hingga perempuan yang sangat ia cintai dari pertama masuk sekolah dulu.

Sesampainya di rumah subus pun menangis di dalam kamar dan hati kecilnya berkata “andai ahda tau kalo aku sangat mencintainya mungkin tak akan seperti ini jadinya andai aku tadi bisa datang tepat waktu pasti aku gak akan di cuekin teman-teman ku huft ayolah bus jangan sedih kamu harus yakin kalo kamu itu orang yang kuat ingat di balik kesedihan ini pasti suatu saat ada kebahagiaan yang tak ternilai harganya dari Tuhan yang maha kuasa, jalani apa yang ada dan syukuri setiap detiknya karena melihat ahda tersenyum sudah jauh lebih dari kata bahagia untukmu bus” akhirnya subus tertidur pulas.

Keesokan harinya pas pulang sekolah armirun bilang ke subus kalau subus bisa dapetin seorang kekasih armirun bakalan punya kekasih juga dan di situ pun subus hanya diam mendengar janji yang dibuat oleh armirun yang seakan meremehkan kalo subus tak akan pernah bisa dapat apa yang subus inginkan.

Seiring waktu berjalan dengan tekanan yang ada di kelas akhirnya subus pun mendapatkan perempuan yang sebenernya kurang dia suka tapi akhirnya subus jadian dengan anak itu. Baru 5 hari jadian subus menagih janji armirun dengan mengirim armirun pesan “run mana janji kamu? aku udah punya cewek ni kata kamu kalo aku punya cewek kamu mau punya cewe juga!” armirun membalas “iya bus tapi siapa ya cewe yang aku tembak? gimana kalo ahda yang aku tembak untuk jadi pacar aku?”
Subus membalasnya “seterah kamu run kalo kamu sayang sama ahda kenapa gak coba?” armirun membalas “aku boleh kan nembak ahda bus?” subus membalas “kalo kamu sayang ahda dan kamu gak bakal nyakitin ahda aku si setuju aja, kamu juga pake acara ijin ijin sama aku kan aku bukan siapa-siapa ahda run”.

Setelah panjang lebar akhirnya subus dapat berita dari armirun kalau armirun di terima oleh ahda sentak badan subus melemas dan tak kuat untuk membalas sms berita yang di berikan dari armirun. subus berbicara dalam hati “bus kamu harus bahagia ngeliat perempuan yang kamu sayang udah dapetin cowok yang dia sayang, kamu harus tersenyum bus dengan kabar baik ini” dan pada akhirnya berita tersebar di kelas. subus tiap harinya hanya memantau ahda dari kejauhan dan berharap ahda taka pa-apa bersama armirun. subus mendengar curhatan tentang ahda yang sudah pernah dicium oleh armirun membuat hati subus jadi tak tahan untuk menghajar armirun karena sudah melecehkan perempuan yang dia sayang tapi subus pun berusaha dewasa dan menahan amarahnya terhadap armirun.

Di kelas subus hanya bisa diam melihat armirun dan ahda digoda tentang hubungan mereka berdua yang makin lama semakin membuat subus tak tahan dengan berpura-pura tersenyum di balik senyum palsu dan menjalani hidup dengan kemunafikan. subus merasa bodoh karena dia telah memacari orang yang dia tidak suka, mengikhlaskan perempuan yang ia sayang untuk temannya dan berusaha tegar di depan anak-anak kelas namun pada dasarnya hatinya rapuh.

Seiring berjalan waktu armirun pun putus dengan ahda. armirun pun curhat kepada subus kalau dia putus karena sudah gak cocok oleh ahda dan armirun bilang ke subus “bus sekarang perasaan kamu udah terbalaskan karena ahda udah ngerasain apa yang kamu rasain dulu” subus pun berkata dalam hati “kalo kamu bukan teman ku sudah aku hajar kamu run”. dan armirun bercerita banyak dengan subus kalo armirun di sms dengan kata-kata kasar oleh ahda, subus kaget karena setahu subus ahda orangnya tak pernah berbicara kotor. setelah mendengar curhatan armirun subus merenung apa dia masih akan tetap mencintai ahda setelah tahu penjelasan armirun kalo ahda sudah pernah di cium, di sentuh dan berkata kotor. tapi subus punya keyakinan besar kalo subus pasti bisa merubah ahda suatu saat nanti dan menjadi lelaki yang melindungi ahda dengan sepenuh hati dan penuh dengan kasih sayang.

Tak berasa sudah masuk desember dan entah ada angin apa tiba-tiba teman subus yaris bilang ke subus.
“bus kamu emang benar taruhan ama armirun tentang dapetin cewek?”
“hah? Maksudnya apa? aku gak ngerti ris”.
“iya bus si armirun bilang ke aku kalo kamu dulu pernah taruhan dapetin cewek sama dia terus kamu udah dapet agata dan si armirun nembak si ahda”
“oh itu. itu aku gak pernah anggep itu taruhan ris kan aku mah bilang ke armirun Cuma seterah and senyum”.

Pas medengar perkataan yaris tadi membuat subus tak menyangka sejahat itu armirun sudah mempermainkan hati ahda sampai sempat-sempatnya menuduh subus mengadakan taruhan dengan armirun dan waktu kejadian itu subus hanya bisa senyum di balik rasa sakit karena melihat ahda tak kunjung datang untuknya hingga hampir 1 setengah tahun
Setelah kejadian yaris dengan subus berbincang, tiba-tiba yaris datang dan menyampaikan pesan ke subus kalau dia dipanggil oleh ahda untuk berbicara, dengan penuh keheranan subus mendatangi ahda dan terjadi percakapan antara subus dengan ahda: “ada apa da kamu memanggil aku?”
“bus memang benar kamu taruhan sama armirun tentang dapetin cewek?”
“hah? Gak da aku mah dulu gak anggep itu sebagai taruhan si armirun aja kali yang anggep itu taruhan. emangnya kenapa?”
“ga bus kata yaris si armirun nembak aku Cuma gara-gara taruhan aja sama kamu”.
“hmm.. tapi sumpah deh aku gak pernah taruhan ama armirun apalagi taruhan kaya gitu gaj penting banget buat aku”.

Tepat waktu itu subus merasa senang bisa berbicara lagi dengan ahda walau subus tau kalau ahda nanya gara-gara perhatian terhadap armirun tapi subus tidak mengetahui satu hal kalau ahda pernah jalan ke monas dengan armirun gara-gara armirun ingin pindah sekolah dan mereka berdua bolos sekolah demi bisa berdua dan menikmati masa-masa terakhir bersama.
Setelah atas semua kejadian yang begitu rumit akhirnya subus pkl di sebuah bank dan ahda pkl di kantor wali kota.

2 bulan kemudian
Waktu gak terasa sudah selesai pkl dan subus pun masuk ke sekolah dengan suasana yang baru dan merindukan senyum dari ahda wanita impiannya sejak semasa kelas 1 dulu. dan entah ada angin apa subus sekarang sudah bisa bicara dengan ahda dan mulai bisa kembali seperti semula dengan subus yang selalu happy and tidak pendiam lagi.
Dan subus mempunyai hasrat untuk mendekati ahda lagi tapi subus terhalang dengan trauma masa lalu yang dimusuhi dan dibenci oleh ahda dan subus pun hanya bisa memendam perasaan yang sangat ingin subus luapkan kepada ahda kalau subus sangat mencintai ahda dengan tulus tidak untuk main-main.

Subus hanya bisa menahan rasa cemburunya melihat ahda di sentuh oleh cowok lain dan coba menahan rasa amarahnya dan tidak mempedulikan apa yang ada di depan karena subus tau waktu itu subus hanya sekedar pengaggum ahda bukannya kekasih ahda yang bisa ngejaga ahda kapanpun dan dimanapun.

Tak terasa subus dan ahda sudah memasuki bangku kelas 3 smk dan di situ subus masih memendam perasaannya yang sudah hampir 2 tahun yang dipendam kepada ahda dan di situ pun subus sempat berpacaran dengan adek kelasnya hingga suatu kejadian terjadi.

Waktu semester 1 subus dan ahda duduk berdekatan dan disitu subus dan ahda seakan memainkan rayuan yang membuat subus hatinya berbunga-bunga bahkan waktu semester ahda mengungkapkan kalau subus ama ahda jadian dulu mungkin ahda dan subus sudah pacaran berjalan selama 2 tahun melebihi dari yaris yang sudah pacaran hampir 1 tahun dan liburan pun tiba.

Waktu itu subus sedang libur semester ganjil dan subus pun mengirim pesan ke ahda dan mereka berdua pun mengungkapan isi hati hingga subus meminta kepada ahda untuk menjadikan subus selir hatinya ahda dan ahda pun mengamini keinginan subus hingga subus lebih sayang terhadap ahda ketimbang pacarnya sendiri.

Waktu subus sedang asik-asiknya menikmati hubungan yang tak jelasnya dengan ahda tiba-tiba ahda pun menghilang bagaikan angin lewat dan tak tahu kemana. setiap subus mencoba sms tak dibalas dan menelpon ahda pun tak mengangkatnya yang membuat subus merasa bersalah terhadap ahda karena telah mencoba untuk masuk lagi di dalam kehidupannya.

Setelah libur sekolah sudah selesai subus sudah putus dengan pacarnya dan bebas terhadap larangan untuk mendekati cewek lain. subus ingin sekali mencoba untuk mengungkapkan semua isi hati yang ada di dirinya kalo subus masih sayang dan cinta kepada ahda yang masih utuh dari 2 tahun yang lalu dan tak berubah sedikitpun.

Di kelas suasana masih tetap sama subus masih terus saja memperhatikan ahda dari kejauhan dan diam seribu bahasa entah yang ada di dalam pikiran subus waktu itu, dia Cuma ingin ahda menjadi miliknya seutuhnya, samapai subus akhirnya memiliki rencana untuk menyatakan perasaan kembali kepada ahda.

Akhirnya subus pun berinisiatif untuk menembak ahda dengan cara yang tidak biasa, dia menyiapkan persiapan tempat yang romantis dia pun meminta bantuan kepada yaris untuk mencari tempat yang tepat untuk menyatakan perasaan cintanya kepada ahda. yaris pun mau ikut membantu dengan mencari tempat yang romantis untuk ahda.

Dan pada akhirnya subus menemukan tempatnya yaitu di taman yang indah di sudut kota Jakarta, dan subus sibuk menyiapkan panggung, kertas karton, gabus, balon, meja hingga lagu romantis bersama yaris
“udah siap semua nih, kamu mau kapan nembaknya bus?”
“hmm. gimana besok aja pulang sekolah kita culik ahda, oke”
“waah, ide bagus tuh tapi kejam juga si”
“gak papa lah yang penting ahdanya ke tempat, aku takutnya kalo gak diculik dianya gak mau”
“iya juga, ya udah besok kita sekap dia besook”
“siaaap”
“tapi kalo dianya nolak kamu kaya dulu gimana?”
“yah aku si terima aja seenggaknya aku udah usaha untuk dapatkan dia lagi”
“semangaat!”
“hehehe pasti, makasih yah udah mau capek-capek bantu aku ris”
“ia sama-sama kan kita sahabat”.

Keesokan harinya pas pulang sekolah yaris dan subus menggunakan topeng dari sarung untuk menculik ahda.
“itu ahdanya udah keluar bus”
“ayo ikutin ris, nanti kalo dia udah ke tempat yang sepi kita culik dia”
“oke oke siaap.”

Secara perlahan menggunakan mobil subus mengikuti ahda dari belakang dan saat di tempat yang sudah sepi di sebuah jalan.
“perasaan itu mobil ikuti aku mulu deh” sambil mempercepat jalan
Akhirnya ahda pun dicegat oleh mobil yang dikendarai subus, dengan cepat subus menyekap ahda
“tolooooonggg”
“ayo masuk cepat”.
“aku mau di bawa kemana? kamu siapa?”
“udah jangan banyak ngomong kamu ikut saja”
“ga mauuu, toloong”
“menyekap mulut ahda hingga ahda pingsan karena shock”

Akhirnya rencana pertama subus berhasil, dengan cepat subus mengebutkan mobilnya ke taman yang sudah di desain seindah mungkin dan tak lupa juga ahda pun selagi pingsan matanya di tutupi oleh slayer subus. sesampainya di taman
“nah udah sampai niih”
“ahdanya gak bangun nih bus, jangan-jangan mati lagi”
“sssttt kamu ngomongnya sembarangan riiis”
“iya kan takutnya buuus”
“ahda, ahda bangun da” sambil menepak-nepak tangannya ke pipi ahda
“hoaam. kok gelap, kamu penjahatnya, lepasin aku sekarang”.
“tenang kamu gak akan kenapa-napa kok da”
“kamu siapa? cepet ngaku”.
“udah kamu ikutin aku sekarang yah ahda”

Subus pun keluar dari mobil dan mengeganggam tangan ahda dengan erat ke taman dan di sana sudah siap balon-balon yang banyak, panggung yang desain secara sederhana dan ada gabus berbentuk love, disana yaris pun di suruh subus untuk menunggu di mobil. dan akhirnya slayer yang melekat di mata ahda di buka. secara terkagetnya ahda pun melihat pemandangan yang sangat indah di sebuah taman yang sejuk terdapat panggung yang romantis yang di hiasi dengan bentuk love bernamakan namanya, dan balon-balon yang sangat banyaak dan lebih terkejutnya subus ada di depannya sekarang
“ini apa-apaan bus?””
“maaf yah aku udah kasar ama kamu, aku Cuma mau kamu ada di sini sekarang da”.
“terus maksudnya ini semua apa?”
subus menyalakan lagu romantis, kemudian memegang tangan ahda
“aku mau ngomong sesuatu sama kamu, aku selama ini masih sayang dan cinta sama kamu, aku mau kamu jadi pendamping aku hari ini, esok, lusa, bulan depan, tahun depan dan selamanya da. aku mau kesederhanaan cinta kamu, mungkin ini aneh menurut kamu tapi aku serius sama kamu. di antara banyak wanita cantik di dunia Cuma kamu yang bisa buat aku susah lupa. aku tau kebodohan aku dulu yang gak punya otak nembak kamu di depan anak-anak dan buat kamu malu tapi aku di sini gak mau janjiin kamu apa-apa selain kebahagaiaan untuk kamu, selalu jaga kamu, dan temani kamu dalam suka ataupun duka, ahda kamu mau gak jadi pendamping aku seumur hidup?”
sambil meneteskan air mata “bus maaf selama ini aku jahat sama kamu dan gak punya perasaan sedikitpun tentang pengorbanan kamu untuk kebahagiaan yang malah buat aku jadi bodoh. aku mau jadi pendamping kamu sekarang, esok, lusa, dan selamanya bus”
“kamu serius mau jadi pendamping aku?”
“iya aku mau?” mereka pun berpelukan
Dan pada akhirnya semua menjadi indah pada waktunya, subus pun menjadi pribadi yang selalu ceria semenjak bersama ahda. hingga lulus SMK, kuliah, kerja sampai nikah subus tak pernah mengikari janjinya untuk selalu buat ahda bahagia dan sampai akhirnya hanya kematian lah yang memisahkan mereka berdua.

Cerpen Karangan: Muhammad Bagus Arsya
Facebook: Muhammad Bagus Arsya

Cerpen Subus merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Misi Maggie

Oleh:
Gue Maggie Dianeza, biasa dipanggil Maggie. Bukan sombong, tapi kenyataannya gue memang anak orang kaya. Gue enggak punya sodara, alias anak tunggal. Umur? Jangan tanya masalah umur. Yang jelas,

Jodoh Di Tangan Tuhan

Oleh:
Semua berawal tahun 2007 ketika kami masuk di sekolah menengah pertama, tidak ada yang terlalu spesial saat itu, tapi semua mulai berbeda saat aku kenal dengan seorang perempuan, Vanny

Story Telling Two

Oleh:
“Dipanggil Indri Joanne segera ke meja piket!” Deg, jantungku serasa dihantam seribu palu, mengapa Mr. A manggil aku lagi huu, oya kenalin namaku Indri Joanne, aku murid kelas VIII

Ku Ingin Namaku di Hatimu

Oleh:
Awalnya kita dipertemukan dalam suatu keadaan yang tak memungkinkan kita bertegur sapa, hanya melihat dan mendengar sentakan kaki mu saat engkau lewat di hadapan ku. Senyumanmu membuat hatiku hilang

Menjadi Yang Kuinginkan

Oleh:
“Siapa aku?” aku berucap tanpa mengeluarkan suara. Hanya gerak di bibir. Yang kutahu aku adalah seorang perempuan. Kuliah di universitas dan jurusan yang kuinginkan. Memiliki nilai di tiap semester

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *