Sudahkah Anda Sing(le) Hari Ini

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 17 March 2016

Pagi itu suasana yang sangat tenang dan ditemani dengan cuaca yang sedikit gerimis.
“Hai Bud gimana hari ini jadikan kita latihan untuk acara lomba dies natalis di kampus kita?” tiba-tiba ada suara keluar dari samping rumah, ternyata suara dari sahabat Budi yaitu Indra atau yang lebih sering disebut dengan bule karena tubuhnya yang tinggi dan sangat putih orangnya.
“Tentu jadi le.”
“Tapi cuaca gerimis begini Bud.”
“Tak masalah kan masih hujan air bukan hujan kecoa kan, kalau hujan kecoa aku maklum deh kan lo memang takut sama kecoa, hahaha.” Budi sedikit bergurau terhadap Indra.

Pagi ini mereka berdua sedang sangat bersemangat dan berencana latihan bernyanyi untuk acara lomba yang akan diadakan pada dies natalis kampus mereka.
“Oke deh nanti aku ke sini lagi Bud untuk latihannya, di rumah lo aja ya kita latihan sekalian gue nanti ajak si Anton biar datang bareng gue.”
“Sip le, gue tunggu tapi jangan telat, jam 13.00 wib ya.”
“Oke.” Lalu si bule alias si Indra berlalu dari pandangan si Budi, lalu Budi untuk memastikan latihan tersebut maka si Budi menelepon Anton.

“Tut, tut, tut, tut, angkat dong ton telepon dari gue.”
“Ha.. Hallo.” (dengan suara yang terdengar masih ngantuk akhirnya si Anton mengangkat telepon Budi).
“Hai Ton masih belum bangun lo?”
“Eh lo Bud, iya nih masih tidur, soalnya gue tadi malam begadang ngerjain tugas kuliah, biasa teknik banyak tugas yang gila banget.”
“Sorry deh ganggu lo, tapi gue hanya mau kasih tahu lo, kalau nanti siang kita akan latihan untuk lomba di dies natalis, datang ya ke rumah gue, kita latihan di rumah gue.”
“Oke deh gue nanti datang.” langsung mematikan telepon dan langsung tidur lagi karena Anton masih melihat pada jam dinding pukul 07.45 wib.

Ketika sudah sesuai dengan jam yang telah ditentukan dan Anton telah berada di rumah Budi dan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk latihan telah disiapkan, tiba-tiba suara handphone Budi berdering. “Hallo, le di mana lo?”
“Bud, gue sorry banget nih, gue gak bisa latihan hari ini soalnya gue harus nemenin cewek gue nih, sorry banget ini.”
“Gimana sih le, kan udah janji tadi pagi lo sama gue, tiba-tiba lo seenaknya gini, mana kita baru latihan satu kali dan acara kan tinggi tiha hari lagi.”
“Sorry banget nih gue jujur minta tolong ini, besok jam 1 siang lagi bisa kan latihannya.”

“Lo kan vokalis utama le, gimana sih, masak kami latihan tanpa vokalis, cuma gitar dan keyboard doang.”
“Lo orang belajar tentang aransemennya aja dulu, besok baru gue ikut, tolong ya dan tut, tut, tut.” tiba-tiba telepon terputus.
“Huh gimana sih si bule ga datang dia ton, dia malah ngantar ceweknya lagi, ntah kemana.”
“Gimana sih, gimana mau menang coba kalau gini, ya udahlah latihan kuncinya aja dulu.”

Akhirnya Budi dan Anton latihan berdua saja dan sedikit merasa kesal dan keesokan harinya, mereka latihan kembali dan masih berkumpul di rumah Budi.
“Sorry ya Bud, Ton kemarin gue gak bisa datang, gue antar cewek gue.”
“Awas lo le gue doain putus lo sama pacar lo jadi single lo.” ucap si Anton karena kesal.
“Memang gue baru putus.” dengan raut sedih bule berkata.

Mendengar itu Anton gak enak hati mengucapkan kata-katanya yang terlanjur ke luar dan ia pun meminta maaf.
“Sorry ya le, bukan maksud gue.”
“Gak apa-apa Ton, gue juga sadar gak tepat janji.”
“Sudah-sudah gue harap lo jangan sedih le, kalau kita menang di acara ini pasti lo bakal terkenal, pasti dapat penggantinya.” sahut si Budi.

Hari itu mereka berlatih dengan sangat keras sekaligus menghibur si bule karena baru putus. Dua hari kemudian acara lomba pun datang, dan waktunya untuk tampilnya band mereka. “Mari kita saksikan blue band.” pembawa acara memanggil band mereka, dengan nama blue band mereka memberi nama. Ketika di atas panggung tiba-tiba bule lihat si Anita, mantannya menonton acara itu dan dengan seketika ia terdiam. Jreng, jreng. Intro dari Budi telah dimainkan namun si bule masih diam, otomatis mereka ditertawakan dan Budi menegor si bule.

“Nyanyi le, sing, sing le sekarang lo.” maksud si Budi memberi peringatan, tapi seolah-olah seperti mengejek si bule yang baru putus dan itu terdengar oleh penonton karena Budi menggunakan mic, dan hal itu membuat penonton semakin tertawa, karena mantan pacar bule lumayan terkenal karena duta kampus dan membuat mereka menertawai bule alias Indra.
“Lo apa-apaan sih Bud.”
“Lo nyanyi geh.”
“Oke ulang dari awal lagi.” pinta si bule.

Tak disangka suara bule luar biasa dan penampilan mereka luar biasa dan hal itu membuat mereka memenangkan lomba, dan ketika memberikan sedikit kata ketika penyerahan piala, maka Budi berbicara. “Terima kasih atas terhadap kepercayaan ini, dan berkat semangat bule yang bernyanyi atau tadi saya sebut sing le dan Anton yang keren, sehingga membuat kami menang, dan oh ya ladies oleh singlenya Indra atau bule maka saya bertanya buat cewek-cewek di sini, sudahkah anda single hai ini? Untuk mengisi sing[le] yang sedang galau.” semua penonton tertawa terhadap ucapan si Budi. Sekian dan thanks.

Pesan: jangan membuat janji ketika tak bisa ditepati. Jangan patah semangat seperti bule ketika diputuskan malah itu akan membuat anda semangat.

Cerpen Karangan: Maridosen Purba
Facebook: Maridosen Purba / Maridosen Purba
Akhir kata saya penulis meminta kritikan dan saya ucapkan sudahkah anda sing[le] hari ini?

Cerpen Sudahkah Anda Sing(le) Hari Ini merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku Mencintaimu

Oleh:
Dera, gadis ini terus memperhatikan lekuk demi lekuk wajah laki laki di sampingnya ini berharap ada sebuah keajaiban agar ‘lelaki’ itu bisa mencintainya.. sungguh miriss “aku berharap suatu saat

Bukan Dia Tapi Aku

Oleh:
Hari pertama masuk di kelas dua SMP aku, Rini, dan Naya masuk kelas dengan riang karena sudah hampir dua minggu kami tak bertemu. Ketika pelajaran dimulai masuklah Bu Asti

Siswa Baru di SMA

Oleh:
Di suatu pagi yang cerah, burung-burung berkicau riang menyambut datangnya sang surya, ayam jago tak mau kalah berkokok dengan nyaring menyambut datangnya pagi dan membangunkan orang-orang yang masih tidur

Maaf Karena Aku Lebih Pendek Darimu

Oleh:
PTI (Pasukan Terlarang Indonesia) adalah sebuah pasukan rahasia Negara yang menyelidiki berbagai macam persoalan Negara, mengatasnamakan POLISI, TENTARA, ataupun KPK jika mereka dapat menguak sebuah kasus. Anisa berjalan dengan

Si Pipit Genit

Oleh:
Saat itu, si pemburu itu, dia berjalan sendirian. Dia berjalan pada jalan yang memang sudah sering dilaluinya. Dia tahu ini pekerjaannya, hobinya, yang memang begitulah dia. Dan saat dia

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Sudahkah Anda Sing(le) Hari Ini”

  1. Nanda Insadani says:

    Menurutku, cerpen yang baik itu tidak perlu meletakkan pesan secara gamblang di akhir cerita. Kalau emang cerita mudah dicerna pembaca, pasti pesannya dapet!
    Tetap semangat! ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *