Sunny Dan Matahari

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Penantian
Lolos moderasi pada: 28 April 2016

“Memangnya ada hal apa, Ta? kenapa kau memanggilku ke mari?” tanya Sunny pada sahabatnya, Ata.
“Aku ingin menunjukkan sesuatu, Sun. Coba kamu lihat ke depan,”
“Wah, sunset! bagus banget!”
“Kamu suka, kan Sun?”
“Suka sekali, Ta. Aku sayang kamu, Ata!”

Begitulah, setiap hari Ata selalu memberikan kejutan yang membuat Sunny senang. Mereka adalah Sunny Sunrise dan Matahari Senja. Dua orang sahabat sejati yang berjanji akan selalu bersama selamanya. Mereka terikat. Dan selamanya tidak akan pernah terpisahkan. Namun, sejak Ata pindah ke Adelaide, mereka tidak pernah bertemu lagi.

10 tahun kemudian

Gadis cantik bermata cokelat pekat itu terus saja menatap sang matahari dengan mata berbinar. Sang matahari yang sebentar lagi akan menghilang, terbenam. Sambil memainkan gantungan kunci berukiran namanya dan nama seseorang, ia terus saja memandang sang matahari dan berharap seseorang akan datang menemuinya. Seseorang yang sangat berarti baginya, sekaligus cinta pertamanya.

“Sun, kalau kamu ingin bertemu denganku, datang saja ke sini, pasti ada aku,”
“Ata, kamu bohong. Kamu nggak ada di sini. Kamu nggak akan pernah menemuiku lagi, kan Ata? Ata, kamu jahat!” ucap gadis itu. Kali ini matanya tak lagi berbinar. Matanya mulai sayu dan sesaat kemudian dia menangis. Dia menangis, sahabatnya Matahari telah meninggalkannya untuk selamanya.

“Ata, kamu pembohong! dimana Ata yang ku kenal? di mana Ata yang selalu menepati janjinya? di mana? aku sudah menantimu selama sepuluh tahun dan kau tidak menepati janjimu! kau bilang kau akan selalu ada di danau ini ketika sunset. Kamu benar benar pembohong!” dia terus saja menangis. Sesenggukan. Dialah Sunny, gadis cilik berumur 8 tahun, sahabat sejati Matahari.

“Kamu menangisiku, ya? aku di sini, Sun. Aku nggak mungkin melanggar janjiku padamu,”
“A.. Ata? Ata!!!” Sunny langsung memeluknya dengan erat.
“Aku tidak akan membohongimu. Kan aku sudah berjanji padamu,”
“Tapi ini sudah sepuluh tahun!”
“Kali ini aku tidak akan melupakan hari ulang tahun kita, Sun,”
“Ulang tahun? kita ulang tahun?”
“Iya. Ini yang ke-18. Kamu tidak ingat?”

“Oh. sekarang aku ingat. Selamat ulang tahun, Matahari,”
“Selamat ulang tahun, Sunny. Kita akan menjadi sahabat untuk selamanya,”
“Sahabat? aku nggak mau. Aku cinta kamu, Ata,”
“Ini sudah lama ku tunggu. Akhirnya… aku juga mencintaimu,”
Sebuah kecupan kecil mendarat tepat di bibir Sunny. Persahabatan sejati mereka yang terpisah selama sepuluh tahun, kini dipersatukan kembali. Persahabatan mereka, berubah menjadi cinta sejati yang tak akan terganti.

Cerpen Karangan: Tumm
Facebook: Kuntum Mar-atuzzaakiyah

Cerpen Sunny Dan Matahari merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Long Distance Relationship

Oleh:
Long Distance Relationship atau yang sering disingkat LDR. Itulah yang dirasakan Sella. Sudah hampir 3 tahun Sella menjalin hubungan dengan Ray. Sella ada di Semarang sedangkan Ray ada di

Surat Cinta Untuk Jessica

Oleh:
Jessica, apa kabar dengan peralatan make upmu? Apa kau masih mengenakan lipstik berwarna merah tua? Atau kau sudah menggantinya dengan warna hitam? Aku yakin, kau masih sama -Jessica yang

Ada Aku Yang Lain

Oleh:
Tepat pada malam itu, malam 19 tahun lalu. Lahir seorang anak perempuan bernama Alyssa dengan sebuah kutukan yang mengikutinya. Kutukan yang diberikan oleh seorang nenek tua, bernama Glory, yang

Sang Putri Yang Suka Tidur

Oleh:
Pada suatu hari hiduplah seorang putri bernama naomi, ia tinggal bersama ibu, bapa, kakak, adik, dan bibinya. Ia hidup dalam istana namun sayangnya naomi sangat suka tidur. Bibinya bernama

Life

Oleh:
2 Tahun yang lalu, aku bertemu dengan seorang pria yang membuatku menyadari arti dari kehidupan yang kujalani. Tapi, tepat disaat aku ingin berterimakasih padanya dia menghilang dari hidupku tanpa

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *