Tahan Dulu Untuk Jatuh Cinta

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Nasihat, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 23 September 2014

Pertama melihatmu. Kau sudah membuatku tertarik. Kau terlihat begitu menarik. Kau seperti berbisik, berbisik pada ku untuk menyukaimu. Aku tak perlu tau siapa namamu, melihatmu dari kejauhan saja sudah membuat ku seperti bumi yang tersinar oleh matahari. Mengahangatkan hati ku yang telah lama tak terhangatkan oleh sesosok perempuan yang berbeda sepertimu. Yang aku ketahui, kamu perempuan yang cukup cuek jika didekati lelaki.

Berkenalan denganmu, cukup membuat ku gugup dan takut, aku takut setelah aku berkenalan denganmu dan mendekatimu kau malah menjauh dari ku. Aku memang bukan seorang lelaki idaman wanita yang banyak didekati para wanita. Jadi maafkan jika cara ku menyukaimu tidak seperti laki-laki biasanya.

Berkumpul dengan teman-teman ku. Ya.. itu memang keseharian ku. Tak seru jika sehari tak bertemu dan bermain dengan teman teman ku. Namun juga tak seru dan akan membuat rindu lalu menjadi sendu jika sehari aku tak melihat senyuman manismu. Baru datang ke sekolah saja, aku sudah disuguhi senyumnya. Ya. .meskipun ku tahu senyuman manis itu bukan untuk ku. Namun setidaknya aku tahu bahwa pagi itu juga dia sudah diberi kebahagiaan oleh Allah. Meskipun begitu bukan aku juga yang membuatnya bahagia.

Beberapa hari ku menyukainya, kau selalu membuat rindu di dalam hati ini. Rasanya terus menerus berkembang, padahal aku merasa tak pernah menyirami rasa rindu ku ini. Ataukah aku tak sadar? Aku takut nantinya jika rasa suka dan rindu ini malah berkembang menjadi rasa sayang. Rasa sayang yang tak terbalas, ya mungkin bisa dibilang begitu.

Suatu pagi, baru saja aku bangun, pikiran ku tiba tiba tertuju padanya. Sampai sampai orangtua ku melihat ku yang sedang senyum senyum sendirian dan membuat ku kaget ketika melihat orangtua ku sedang memperhatikan ku. Dan membuat orangtua ku bertanya penasaran, apa yang sedang terjadi, meskipun aku tau orangtua ku pura pura tak tau. Hm.. Seperti tidak pernah merasakan menjadi anak muda saja, ucapku dalam hati. Aku menjawab seadanya saja, kalau aku sedang jatuh cinta. Orangtua ku hanya tertawa.
Lalu memberi nasihat..
Ayah tau, kamu itu anak yang hebat, ayah juga tau kamu itu anak yang kuat. Namun ketahuilah, lelaki itu bisa menangis, menangis karena cinta. Jatuh cinta, memang kata orang-orang itu adalah sesuatu yang bisa membuat orang yang merasakannya jadi bahagia, jadi semangat, merasa hidupnya paling bahagia. Itu saat merasakan cinta. Namun di sisi lain, cinta juga bisa membuat kita jatuh. Kamu akan menjadi seorang yang merasa paling lemah jika sudah tak mendapatkan lagi kasih sayang atau cinta dari orang yang kamu sayang itu. Banyak kan, orang yang pengen bunuh diri karena cinta. Itu namanya alay nak.. Lalu disaat orang yang kamu cinta ternyata tidak mencintaimu? Apa kamu mau terus mencintai dia? Lebih baik kamu fokus pada belajarmu sekarang ini. Urusan perempuan nanti saja. Kamu pasti akan merasakannya nanti, pasti! Sekarang kamu kejar dulu mimpimu. Jika kamu sukses, pasti banyak kok yang melirik kamu. Mungkin salah satunya orang yang kamu suka itu. Jadikan dia motivasi yang bisa bikin kamu semangat belajar. Tapi bukan berarti kamu harus pacaran sama dia, kalo diputusin bisa bisa malah bikin ngedrop apa apanya dalam diri kamu. Banyakkan tuh yang putus sama pacarnya jadi ga mau makan. Nyiksa diri sendiri. Yang repot orangtua lagi, dia yang bikin kamu ngedrop kan cuek aja.
Dan kalo tiba tiba dia ada yang punya? Perjalanan masih panjang kan? Kalo dia udah dapetin yang lain. Ya.., mungkin dia bukan yang terbaik buat kamu. Dan kamu bakal dapet yang terbaik lebih dari dia. Pokonya kejar dulu semua impian dan cita-citamu dulu.

Cerpen Karangan: Sopianti Rahayu
Blog: so-pi-an-ti.blogspot.com
Facebook: https://www.facebook.com/sopi.rahayu

Cerpen Tahan Dulu Untuk Jatuh Cinta merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Karena Aku Buta

Oleh:
Hidup begitu kurang adil di mata orang lain. Sayang, aku harus bangga menyangkalnya. Ketika kamu melihat dunia ini gelap, artinya kamu ragu bahwa suatu saat akan ada waktu untuk

Luka

Oleh:
Luka hati, banyak orang mengartikan sebagai rasa sakit yang terkadang begitu menyentuh syaraf di otak bahkan hati itu sendiri, entah formula apa yang terdapat pada luka hati karena tidak

Tak Bisakah Kau Menunggu

Oleh:
Aku dan dia. Entah apa sebenarnya kami, jika dibilang pacaran kami tidak mempunyai hubungan apa-apa. Tapi dibilang bukan pacaran pun bukan, karena kami tahu saling mencintai satu sama lain.

Antara Teman Hidup dan Masa Lalu

Oleh:
Hari ini adalah hari bersejarah di hidupku. Hari dimana aku akan menjadi pendamping hidupnya. Ditemani derasnya rintik hujan aku termenung. Rintik hujan sore ini mengingatkanku akan sebuah kenangan masa

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *