Taman Beribu Kenangan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 8 March 2016

Taman yang indah ini adalah awal perkenalan dan perpisahanku bersama Raka yang menjadi kekasihku waktu aku masih SMP. Tapi kini aku sudah berpisah dengan Raka. Saat ini aku sudah SMA dan duduk di bangku kelas XI Ipa 2, sudah 3 tahun perpisahanku dengan Raka. Saat di kelas.

“Woy.. kalau di kelas jangan banyak melamun,” terdengar suara sahabatku mita yang membuat lamunanku buyar.
“Eh lo Mit, ganggu aja lo.” langsung melihat jam yang ternyata jam pulang masih lama.
“Lo mikirin apaan sih? Lagi belajar juga malah melamun.”
“Gue kangen sama Raka Mit, entah mengapa di pikiranku itu kenangan saat bersama Raka.” saat menjawab pertanyaan Mita, air mataku ternyata sudah membasahi pipiku.
“Udah gak usah mengingat masa lalu, cuman buat ngabisin air mata aja,” Mita langsung menghapus air mataku. Saat pulang sekolah aku pergi ke taman di mana beribu kenangan bersama Raka, aku berdiri persis di mana Raka menembakku dan mengatakan perpisahan padaku, beberapa menit kemudian aku menangis di saat hujan datang membasahi bumi.

“Jangan hujan-hujanan nanti kamu sakit,” suara itu membuatku berhenti menangis, karena aku mengenali suara yang selama ini aku rindukan saat aku melihat ke belakang ternyata Raka, aku langsung memeluknya dengan erat seakan tak ingin pergi darinya walaupun berkali-kali disakiti dia tetap orang yang paling aku sayang.
“Raka gue kangen sama lo,”
“Gue juga Luna, maafin gue yang udah ngecewain lo.”

Beberapa minggu kemudian aku dan Raka menjalin hubungan sebatas teman. Saat kami sedang di taman Raka selalu flashback ke masa-masa kami masih berpacaran dan dia juga bilang padaku bahwa dia masih sayang tapi aku tidak meresponnya karena dia sudah punya pacar. Setelah dari taman ada yang mengirim pesan saat dilihat ternyata pacar Raka, dia mencaci maki diriku tapi aku abaikan pesan tersebut. Keesokan harinya Raka mengajak ke taman lagi sore hari, tapi saat aku sudah sampai taman Raka belum sampai juga dan beberapa menit kemudian Raka datang bersama wanita yang sering ku lihat di facebook Raka eh ternyata dia pacarnya, aku langsung dimarahi oleh wanita tersebut tapi Raka membelaku, aku langsung pergi meninggalkan mereka saat aku pergi aku mendengar Raka memarahi wanita tersebut.

Beberapa hari setelah kejadian itu aku sudah melupakan Raka dan mulai membuka lembaran baru walaupun aku sering berkunjung ke taman tersebut tapi aku menganggap kenangan tersebut adalah menjadi pelajaran untukku. Saat berjalan di taman tiba-tiba aku terjatuh karena seseorang menabrakku dan orang tersebut membantuku untuk berdiri saat dilihat ternyata cowok tampan bule lagi, dia selalu minta maaf atas kesalahannya dan aku memaafkannya. Di sini adalah awal perkenalanku dengan cowok yang bernama Kevin dan beberapa bulan aku semakin dekat dengannya. 7 bulan sudah kedekatanku dengan Kevin dan ternyata saat itu Kevin menyatakan cinta padaku aku menerimanya. Dua tahun sudah hubunganku sama Kevin, saat aku bahagia bersama dia Raka muncul lagi tapi aku mencoba menghindar darinya agar dia tahu rasa sakit yang ku alami saat bersamanya.

Selesai

Cerpen Karangan: Sugih Prayi Aprillia Dewi
Facebook: Sugih Prayi Aprillia Dewi
Nama: Sugih Prayi Aprillia Dewi
IG: @sugihprayi_aprilliadewi
Twitter: @spad_idr

Cerpen Taman Beribu Kenangan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hari Pertama itu

Oleh:
Sekitar dua bulan yang lalu, tepatnya pada tanggal 27 Januari sekitar pukul 09:30 Jumat malam. Aku tidak tau dengan persis kenapa nalam itu bisa menjadi malam terbahagiaku ketika aku

Iris (Part 2)

Oleh:
Aneh juga ternyata jika bisa melihat diri sendiri tanpa cermin atau kamera. Aku, Zaidan kecil yang masih SMP, melepaskan dekapannya pada Iris. Iris berbalik menghadap Zaidan. “Kenapa kamu menyelamatkanku?

Menunggu

Oleh:
Matahari pagi ini cukup cerah secerah hati semua Siswa SMA Bina Bangsa saat memulai hari pertama di kelas baru. Ya… liburan telah selesai. Kini mereka memulai hari dengan kelas

Amazing Butterfly (When The Caterpillar Fly 2)

Oleh:
“Kenapa aku baru menyadari kalau kupu-kupu itu indah?” –Ari “Reina…” Nama itu langsung terlontar dari mulutku saat aku melihatnya berdiri dengan jarak kurang dari satu meter. Kepalanya berputar cepat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *