Teman Baruku Si Cinta Pertamaku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Pengalaman Pribadi, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 3 July 2015

Saat matahari mulai lelah menyinari bumi, pelen-pelan dia terbenam ke arah barat, dan bersembunyi di belakang pegunungan, langit pun menjadi kemerahan.
Saat itu juga aku terbangun dari tidur siangku. Sebenarnya aku ingin tidur lebih lama lagi, karena aku ingin melupakan kerinduanku dengan dirinya. Baru 3 hari ini tiada kabar, aku sudah menangis. Ternyata ini rasanya cinta pertama.

Tiba-tiba ada panggilan masuk di hpku dan aku tersadar dari lamunanku. Aku pun mengangkatnya ternyata itu Fano orang yang selama ini ku rindukan.
“halo?”
“iya, ada apa fan?” tanyaku
“kangen aja ma loe” candanya
“bisa aja loe, kemarin nggak da kabar kemana aja loe?” tanyaku
“gua lagi siap-siap nih mau nembak cewek” ucapan yang membuatku sangat sedih, ingin rasanya aku menangis saat itu juga tapi aku menahannya.
“e, elu mau nembak siapa?, cerita dong” agak gagap karena aku sedang menahan air mataku yang akan jatuh.
“ntar juga tau sendiri, gua mau ngepraktekkin nih cara gue nembak loe mau nggak” pintanya
“em bo, boleh kok” jawabku
“selama ini aku tuh cinta sama kamu, walaupun kita deket baru 2 bulan, tapi aku cinta beneran sama kamu em, kamu mau nggak jadi pacarku?” ucapnya
“bagus kok”
“jawab dong, gue tadi kan serius” pintanya
“heh?, beneran jadi gue nih si cewek itu?”
“iya, jawab dong” pintanya lagi
“gu, eh aku juga,” jawabku
“yess!!!, besok aku jemput yah?” ajaknya
“boleh, jangan kesiangan yah”
“oke, ya udah bye, love you” celetuknya
“iya, love you too” lalu panggilan pun berakhir.

Aku pun melaksanakan rutinitasku, tapi kali ini aku merasa sangat berbunga-bunga. Aku pun selalu BBman sama dia, setelah malam semakin larut aku pun tertidur.

Pagi pun tiba, aku langsung mandi, pakai seragam dan tas. Lalu jalan ke depan rumah menunggu pacarku. Dia selalu mengantar-jemputku, bahkan di kelas dia pindah tempat duduk, dan pindahnya ke sebelahku.

Suatu hari dia membuatku kesal, cemburu dan menangis. Karena itu aku tidak mau bicara bahkan tak mau memandang wajahnya.

Saat istirahat tiba, dia langsung pergi ke studio radio sekolah. “maaf Fada sayang (aku), ini lagu untukmu, sekali lagi maaf I LOVE YOU” setelah itu dia menyanyikan lagu yang intinya meminta maaf dan sangat mencintaiku sambil bermain gitar. Lau aku menyusulnya, tiba disana aku langsung memeluk, dan mengecup pipinya dan bilang “I LOVE YOU TOO”

Cerpen Karangan: Faridatul Munawaroh
Facebook: Faridatul Munawaroh
Ini kisah nyata di kehidupanku sendiri, jika ada kekurangan mohon kritik dan sarannya yah “pemula”
terima kasih

Cerpen Teman Baruku Si Cinta Pertamaku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Goodbye Tegar

Oleh:
Tegar, nama lengkapnya Berani Tegar. Seorang cowok yang kurang lebih satu tahun mengisi hatiku. Ya! hanya mengisi tidak untuk memiliki. Aku menyukainya, sangat sangat menyukainya. Sosoknya yang perfectionist dengan

Dua Muka Cinta

Oleh:
Senyampang masih ada larik-larik bernyawa cinta, walau temaram sekali pun, bertahan merupakan pilihannya. Juwita memang relatif, tak butuh elok wajah, tak harus berpostur ideal, dan tak selalu mesti berjejal

Her (Last) Encounter

Oleh:
Udara pagi cukup dingin di kota itu, walaupun matahari cukup hangat menyinari. Headset merah yang dikenakan Adena tidak menganggu pendengarannya terhadap bunyi klakson mobil dan langkah kaki. Lagu-lagu yang

Titipan Cinta

Oleh:
Semilir angin menemani indahnya siang ini, Dinda yang duduk manis melihat kekompakan teman-temannya yang bergurau tak sungkan dia juga ikut dalam gurauan teman-temannya. Di ujung sana terlihat Dino sedang

From Kick Off to Love

Oleh:
Rintik-rintik hujan di pagi hari itu membasahi jendela kamar seorang gadis. Dari balik jendela, terlihat seorang gadis cantik yang sedang menikmati setiap bulir air hujan yang jatuh. Sepasang mata

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *