Teman Lamaku Kembali Lagi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 8 September 2018

Gerimis pagi itu membuatku tak ingin beranjak dari tempat tidur. Apalagi rasa ngantuk yang tak ingin terkalahkan membuatku enggan untuk membuka mata terlebih lagi jika harus beranjak dari tempat tidur. Namun tiba-tiba saja hpku berdering, tanda pesan masuk di Messanger. Perlahan aku pun membaca pesan tersebut. Orang itu sepertinya sangat mengenaliku meski baru pertama kali dia mengirim pesan lewat akun sosmedku. Dia juga mengirim permintaan pertemanan di akunku. Awalnya, aku tidak ingin mengkonfirmasi permintaan pertemanannya namun sepertinya wajahnya tak asing bagiku, makanya aku menerima permintaan pertemanannya. Sungguh sebuah tanda tanya bagiku tentang orang itu. Sepertinya aku sering melihatnya dulu tapi entah di mana dan kapan.

Kami pun saling berbalas pesan dan setelah aku bertanya lebih jauh mengenai identitas dirinya, barulah aku sadar bahwa ternyata dia adalah teman masa kecilku. Pantas saja wajahnya tak asing bagiku. Hampir 10 tahun lebih kami tak pernah bertemu dan berkabar. Mungkin terakhir kali aku melihatnya ketika aku masuk SMP dan dia telah menamatkan sekolahnya di tingkat SMA. Saat itu aku bersama teman sekelasku hendak menuju sekolah, tiba-tiba di jalan kami berpapasan. Dia menyapaku dan mengatakan “belajar yang rajin agar impiannya bisa terwujud”.
Aku pun membalas senyumannya dan mengatakan “pasti, itu sudah menjadi tugasku sebagai seorang pelajar untuk terus belajar”. Kami hanya sekedar menyapa karena nampaknya dia punya urusan lain yang harus segera diselesaikan.

Sejak saat itu kami tak pernah bertemu dan saling berkabar lagi. Perbedaan usia antara aku dan dia bukanlah menjadi suatu penghalang untuk menjalin pertemanan. Masa kanak-kanakku cukup berkesan dibanding dengan masa kanak-kanak anak jaman sekarang. Dulu kami sering ke kebun mencari kayu bakar. Sesekali kami beristirahat jika kami merasa lelah. Kami juga sering memetik buah dari kebun orang lain hingga kami dikejar oleh pemilik buah kebun tersebut. Aku sungguh menikmati masa kecilku.

Sekarang kami sudah beranjak dewasa. Tak sengaja Tuhan memperkenalkan kami, teman lamaku kembali lagi. Kami juga saling bertukar nomor dan memberitahukan alamat baruku. Hingga beberapa minggu kemudian, dia datang menemuiku di kampus. Hari itu bertepatan dengan hari yudisiumku. Aku sungguh tak meyangka dia akan datang. Aku pun memperkenalkannya kepada teman-temanku yang lain.

Hari itu sungguh hari yang menyenangkan bagiku karena di hari pengukuhan gelarku, teman masa kecilku datang dan malam harinya dia juga yang menemaniku di malam ramah tamah kampusku. Aku tak pernah membayangkan sebelumnya jika di malam ramah tamahku, dia yang menemaniku, namun aku bersyukur dia bisa hadir. Sebelumnya aku memang pernah mengharapkan jika di malam ramah tamahku nanti, aku ingin Pangeran yang pernah menjadi kekasihku dulu yang akan menemaniku di malam ramah tamahku, namun jauh sebelumnya, dia telah pergi meninggalkanku tanpa sebuah penjelasan. Dia tidak bersamaku lagi.

Sejak hubunganku dengannya sudah berakhir, sejak itu pula aku menutup hatiku untuk orang lain. Bukan karena aku belum bisa move on dari dia. Bukan pula karena trauma hubunganku akan berakhir seperti yang lainnya, melainkan karena aku menempatkan pendidikan di atas segalanya melebihi rasa cintaku sendiri. Aku lebih ingin berfokus pada studiku agar karirku kelak bisa lebih baik.

Sekarang pun dengan kedatangan teman lamaku, hatiku masih tertutup untuk siapapun karena kami memang dari dulu hanya berteman. Aku tetap bersyukur, meski tidak memiliki kekasih seperti temanku yang lain yang datang bersama kekasihnya, sedangkan aku hanya datang bersama teman lamaku, setidaknya aku datang bukan seorang diri. Pendamping itu tidak harus kekasih, teman juga boleh. Anggap aja dia adalah Pangeran yang lagi menunggu seseorang tapi tak pernah datang namun bukan Pangeran yang dulu yang pernah meninggalkanku tanpa alasan melainkan Pangeran yang akan menemaniku tanpa harus meninggalkanku lagi..

The End

Cerpen Karangan: St. Nur Aima Fatima
Blog / Facebook: Nuraima Fatima
Nama Lengkap: St. Nur Aima Fatima
FB: Nuraima Fatima
IG: @nuraima_fatima
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Makassar.

Cerpen Teman Lamaku Kembali Lagi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pelangi untuk Mia

Oleh:
Hari ini Mia sangat bersemangat. Dia telah menyelesaikan tugas melukis yang diberikan minggu lalu. Mia juga tidak sabar melihat hasil karya Anna. Anna adalah teman dekat dan juga saingan

Kado Terakhir

Oleh:
Waktu itu, setetes hujan membasahi rambutku hawa dingin menyelimuti tubuhku, saat itu aku telat datang ke pesta ulang tahun sahabatku, Mona. Aku terburu-buru ke sana tapi, tiba-tiba penglihatanku kabur,

Dia Istimewa

Oleh:
“Inara.. kamu tahu nggak? Dia tadi nyapa aku. Aaa…” ucap Aila. “La.. biasa aja ah. Orang baru sekali juga.” sahutku acuh tak acuh. “Memangnya, siapa yang kamu suka itu?”

Juliet Dan Romeo

Oleh:
Langit biru terbentang luas di depan mataku. Tapi yang dapat ku lakukan hanyalah melihatnya dari balik kaca jendela. Ingin sekali rasanya aku menatap langit langsung dengan kedua bola mataku.

Rindu Sahabat

Oleh:
Dulu kita selalu bersama-sama, menghabiskan waktu bersama, bahkan ketika kita bersama kita selalu melupakan waktu sampai kadang ibu tidak suka pada kamu karena ibu berpikir jika saya bersama kamu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *