Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Hujan Pertama

Mendung masih terlukis di langit sore. Awan-awan gelap yang menggelantung itu mengingatkan Keisa pada sore kemarin. Keisa yang sedang duduk termenung di balkon rumahnya, hanya bisa menahan kesedihan yang menusuk-nusuk dadanya....

Bahasa Kami Berdua

Metias. Nama yang menurutku agak aneh. Biasanya, namanya ditulis sebagai “Matias”, atau disebut sebagai “Matius”. Yang jelas, Metias bukan nama yang sering kudengar. Metias melangkahkan kakinya memasuki kelas kami....

First Love

Dan pada akhirnya pilihan yang memihak untuk menentukan langkah kedepan, aku tak penah mengerti apakah hanya takdir yang bisa mengubah ini menjadi nyata? semua hanyalah bayangan semu di benakku, bukan sekedar janji yang aku...

Fate Of Two Sorcerer (Part 1)

Dareen tersenyum melihat Adora yang sedang berlari-lari mengejar seekor kupu-kupu yang terbang kesana-sini seolah-olah sedang menggodanya. Siang sudah berubah menjadi senja, kedua remaja itu belum beranjak dari padang rumput...

Tersisa Misteri

Pagi yang baik untuk memulai hari. Temperatur tak biasa mengeriapi kulit membuat tubuhku merasa berbeda. Kini aku berada di telaga Sarangan. Salah satu tempat rekreasi jawa timur yang menyuguhkan telaga alami di kaki Lawu....

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply