Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Aku dan Dirinya

“Tepat jam 04.30, waktunya untuk bangun!”, aku mencoba membuka mata dengan perlahan, mengumpulkan sisa nyawa yang masih setengah, hujan yang turun semalam meninggalkan hawa dingin, membuatku enggan untuk melepas selimut....

Izinkan Aku Mencintainya (Part 3)

Seperti biasa, ku ceritakan semuanya pada Arin. Nampaknya ia sangat kesal dan cemburu. Tapi ia menyembunyikannya dariku. “Iya, tadi anak-anak di sekolah heboh, bicarain Vindra yang pindah sekolah.” Jawab Arin cuek. Keesokan...

Destiny

Malam ini tak seindah malam malam yang lalu. Sunyi. Sepi. Tak ada warna yang menghiasi malam ini kecuali. Hitam! Warna yang amat kelam. “Chici, makan dulu sayang entar sakit lho” tak ada jawaban dari putrinya wanita paruh...

Tanpa Aku

“Aku rindu saat-saat itu. Saat semuanya masih baik-baik saja, tentunya tanpa kehadiran sosok lain yang kini singgah di hatinya.” Malam demi malam yang kulalui rasanya semakin sunyi saja. Tanpa ocehanmu, tanpa omelanmu,...

Bidadari Tanpa Sayap

Awalnya aku sempat tak percaya. Diriku yang serba biasa ini semakin terenyuh meratapi nasib buruk yang menimpaku saat mengetahui dokter telah memvonis diriku mengalami gangguan pada indera pendengaran, dan itu sudah hampir...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply