Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Masih Seperti Dulu

Aula Symphonia. Gedung ini masih tercium aroma seperti dulu. Tirai beludru merah yang menutupi panggung masih lembut seperti dulu. Dinding dengan pilar-pilar yang masih tetap kokoh seperti dulu. Aku menghirup udara perlahan....

Dari Pengagum Menjadi Kekasih

Hari itu adalah hari pertamaku untuk memulai prakerin di sebuah universitas swasta di kota Malang, rasanya senang bisa memulai prakerin di sana bukan karena Universitasnya namun ada seorang mahasiswa yang membuatku merasa...

I’m Sorry I Love You

“Diaaaa, please stop, dengarkan aku bicara sebentar, aku mohon untuk kali ini sajaa, Anindya putri! Aku mohon untuk yang terakhir kalinya,” jeritku di pelataran parkir kampus bawah fakultas ekonomi, tak aku hiraukan tatapan...

Lying By Boyfriend

Uh… mama pasti bakal ngomel lagi kalau tahu anak semata wayangnya pacaran, di usiaku yang menginjak 17 tahun ini aku selalu menunggu datangnya panggeran. Aku selalu berharap memiliki kekasih seperti sahabatku liana...

Cinta Tapi Gengsi

Matahari yang diselimuti oleh langit seakan membawa gue ke dalam cahaya terang yang begitu hangat dan lembut. Masa-masa yang selalu membuat gue terbangun dan tersenyum sengit melihat jam weker yang ada di sebelah gue. OMG…...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

2 Responses to Text Me, Please!

  1. Noe SyafiQah 23 May, 2013 at 2:05 am | | Reply

    bahasanya kaku…krg lepas…
    trus sdikit nyontek drama korea dream high di “lolly pop” nya…
    pdhl crta’a lmyan bgus.. cm y krg greget aja krn pggunaan bhasa n alur’a..sorry… :)

  2. Lisa Bakhri 2 August, 2014 at 9:43 am | | Reply

    Di awal crita emg bagus, tp endingnya kesannya kayak keburu.buru gtu.

Leave a Reply