Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Beautiful

Jarum sudah menunjukan pukul 6.10 saat seorang Kinan bangkit dari kasur empuknya dengan perasaan ogah-ogahan. Sebetulnya jiwa dan raganya protes berat. Tetapi panggilan alam sudah menuntut disertai suara mamanya yang menggelegar...

Daydream

Hari itu awal dari semester genap, aku sudah kelas 3 SMP. Betapa bahagianya aku akan hal itu. Lebih bahagia lagi saat aku bertemu seorang anak SMA yang baru saja masuk. Dan ternyata dia adalah Andre, satu kompleks ku, bisa...

Tuts (Part 1)

Cinta itu memiliki nada-nada. Tersembunyi di balik tuts-tuts. Diungkap oleh sepasang tangan dengan sepuluh jari. Bukan melalui otak, tetapi melalui hati, cita dan rasa terhadap cinta. Nada-nada itu terbelenggu di balik tuts,...

Dendam yang Memudar

‘siapa dia? aku bahkan tak mau mengenalnya sedikitpun!’ ‘Aku membencimu.. bahkan aku tak ingin mengingatmu lagi!’ Ku tutup diary kecil yang baru saja aku coret dengan tinta hitam.. di dalamnya ada banyak goresan-goresan...

Terlambat

Buru-buru aku menarik trolley bagku, tas selempang besarku ternyata mengganggu langkah kakiku. Suasana ribut dan penuh sesak. Aku menghela nafas panjang, mencoba mencari udara segar. “Mama, Vio haus…,” Tangan kiriku...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

2 Responses to Text Me, Please!

  1. Noe SyafiQah 23 May, 2013 at 2:05 am | | Reply

    bahasanya kaku…krg lepas…
    trus sdikit nyontek drama korea dream high di “lolly pop” nya…
    pdhl crta’a lmyan bgus.. cm y krg greget aja krn pggunaan bhasa n alur’a..sorry… :)

  2. Lisa Bakhri 2 August, 2014 at 9:43 am | | Reply

    Di awal crita emg bagus, tp endingnya kesannya kayak keburu.buru gtu.

Leave a Reply