Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Cinta di Kelas Ujung

Aku berlari menuju kelas yang terletak di ujung belakang. Rasanya masih terlalu pagi. Ya tapi peraturan baru harus di taati. Masih terasa embun yang mengenai tangan ku. Wangi pagi yang sejuk seakan menari-nari menerobos masuk...

Kau Telah Tiada

Hari ini aku terlambat pulang kuliah lagi. Aku menyusuri sebuah jalan yang dulu adalah kuburan. Akibat perkembangan kota jalan ini di renovasi, kuburan di ratakan dan di aspal. di ubah menjadi jalan raya. yang di di potong...

Cukuplah Allah Bagiku maka Cukuplah Aku

Hari Sabtu, hari nasional tanpa buku. Ah itu dulu. Sekarang kapan pun, hari apa pun, jam berapa pun, aku harus rela menunda istirahatku hanya demi ngejar-ngejar dosen pembimbing yang super sibuk. Ternyata begini repotnya...

Dear Mama Papa

Pagi yang sunyi, di temani rintikan hujan yang membasahi dunia ini, aku termenung di sebuat kursi di depan balkonku. Di temani secangkir teh hangat. Namaku Sasya Angel Salsabil. Aku sering di sapa Sasya. Umurku 15 tahun....

Miss Chatt

Miss Chatting. Itulah julukan yang cocok buat aku. Why? Kring kring kring.. Suara jam alarm sudah menunjukkan pukul 04.30. Itu berarti waktunya sholat terus mandi terus bantuin si bunda ngerecokin di dapur alias masak gitu,...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Text Me, Please!

  1. Noe SyafiQah 23 May, 2013 at 2:05 am | | Reply

    bahasanya kaku…krg lepas…
    trus sdikit nyontek drama korea dream high di “lolly pop” nya…
    pdhl crta’a lmyan bgus.. cm y krg greget aja krn pggunaan bhasa n alur’a..sorry… :)

Leave a Reply