The First Drama

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 25 November 2013

Mungkin kisah cinta di masa lalu adalah suatu kenangan yang buruk tetapi bila dipikir lagi kisah cinta di masa lalu itu cukup indah untuk dilupakan begitu saja di masa senangnya ataupun di masa sedihnya begitu juga untuk rayna seorang gadis lucu yang selalu ceria

“rayna, kita ikutan eskul apa yah aku gak mau pramuka, pmr, atau paskibra gak asik ah apa yah na” ujar kila
“gimana kalau kita ikutan drama aja kayanya asik deh kil? mau gak?”
“tapi katanya kakaknya galak galak na”
“wah masa tapi sayangnya aku udah daftar hehehe”
“ih gak ngajak ngajak”

Ya di awal masuk sekolah semua murid baru di sekolah ini diwajibkan untuk mengikuti minimal satu eskul yang ada di sekolah ini, hari ini adalah hari terakhir untuk menentukan pilihan dan hari pertama juga semua eskul dimulai, dengan agak terpaksa akhirnya kila pun mengikuti sejak sahabatnya ikutan eskul yang rayna ikuti supaya sekalian ada temen juga
“rayna liat deh liat kakak cowonya ganteng ganteng banget yah gak nyesel ih masuk eskul ini hahaha” ujar kila dengan senyum tersembunyi
“yang mana kil yang mana?” sambil colek colekan
“itu tuh yang di depan ganteng banget gak sih? kalau kamu bilang gak ganteng mata kamu katarakan na”
“apa yang baju ijo itu, ih gak banget deh jelek tau”
“bukan bukan yang baju biru na yang biru”
“ah bener banget kamu kil” dengan suara yang terlalu lepas dan keras
“hey yang di belakang mulutnya bisa di kunci dulu gak sih”
“I iyah kak maaf” ujar kila dan rayna

Mereka pun pulang bareng naik angkot seperti biasa waktu smp
“kil aku mau eskul tiap hari deh hahahaha”
“aku juga sama na pengen banget, eh denger denger eskul drama kita cukup eksis loh di luar jadi kita sering pentas gitu na ah berarti kita sering dicasting dong sama kakak ganteng itu ehmm mau”
“wah pake acara di casting juga kil”
“ya iya lah kan gak semua orang cocok buat peran ini dan peran itu na dasar kamu na”
“hehehe maaf maaf”

Hay adik adik kelas ini adalah pertemuan kita yang ke empat dan tepatnya satu bulan buat kalian bergabung di eskul ini dan kita bakal adain debut pertama buat kalian anak anak kelas satu dan kita bakal adain casting hari jumat depan buat jadi 4 orang peran utama di drama kali ini dengan 2 cewek dan 2 cowok oke untuk pertemuan kita hari ini cukup segini dulu pengumuman selanjutnya bisa dibaca dimading eskul kita besok ok
“oke kak” serentak
“na casting yuk aku pengen tampil nih”
“aku juga mau banget kil hahahaha”
“oh iya katanya sutradaranya kak rayka loh na”
“kak rayka yang mana kil?”
“ya ampun yang kita berdua taksir itu yang waktu itu bajunya biru masa udah satu bulan gak apal apal sih na parah parah deh”
“hehehe sorry kan kamu tau aku pelupa”
“bukan pelupa tapi alzaimer tau”
“ih enak aja emang kamu mau apa temen kamu kena penyakit itu apa hah?”
“gak dong rayna sayang hahaha”

Hari audisi pun tiba dan satu persatu keluar dari ruang casting dengan muram karena tak dapat peran utama tapi rayna dan kila tetap semangat walau nanti mereka tak jadi peran utamanya
“no 21 atas nama rayna masuk”
“doain aku yah kil”
“oke oke pasti”
“hay rayna, walau kita udah saling kenal satu sama lain boleh kenalin diri lagi gak ray”
“boleh kok kak, perkenalkan nama saya rayna saya kelas 10 b dan alamat rumah saya di…”
“udah cukup sekarang aku mau denger kamu nyanyi oke” ujar rayka dengan ketus

Rayna pun mencoba menyanyi dengan sedikit malu dan dengan beberapa step casting yang lain dan hasilnya dari 4 juri rayna disetujui oleh 3 juri kecuali rayka yang tidak menyetujuinya
“kenapa kamu gak setuju ray” ujar kika
“dia terlalu manja dan kekanakkan pasti bakal ribet nanatinya”
“tapi kan peran dia emang untuk yang itu ray”
“kak rayka, rayna bakal sungguh sungguh kok kak janji dan gak bakal ngeribetin kakak janji”
“ih gue muak deh udah sana keluar” ujar rayka ketus
“jadi nasib rayna gimana kak”
“masuk dong” ujar kak ziel
“makasih banyak kak” dengan senyum manis

Latihan drama pun dimulai hari ini dan kila dan rayna yang jadi peran utama cewek di drama ini
“hari ini Cuma reading dan perkenalan karakter aja jadi tugas kalian sekarang dan sampai nanti adalah ngapalin scenario, kreografi, dan juga lirik lagu ngerti kalian”
“ngerti kak” ujar semuanya
Dan pasangan rayna adalah hilman dan pasangan kila adalah firda cowok cowok yang baik dan juga pinter kita reading dengan pasangan masing masing untuk hari besok yang mudah mudahan indah

Keesokan harinya…
“eh buntet sini kamu” ujar kak rayka, dan keempatnya pun bingung yang dimaksud dengan buntet itu siapa “kamu yang pake rok sini” dan kila dan rayna pun langsung melirik ke bawah dan ternyata yang pake rok itu adalah rayna
“iya kak…” ujar rayna menyaut sambil menunduk
“kamu tau kamu itu buntet pendek dan kaki kamu juga pendek kamu jangan sok imut disini dengan pake rok oke”
“apa kak” ujar rayna dengan malu karena teman teman di belakang ikut tertawa
“jawab aja iya susah” ujar kak rayka
“iya kak”
“oke sekarang yang lain boleh istirahat kecuali kamu oke”
“makasih kak…”
“ada apa kak?”
“kamu udah diajarin koreonya kan tadi coba tujukin sekarang”
Rayna pun menunjukanya dan tiba tiba saja dia terjatuh dan rayka malah tertawa
“makanya kata aku juga kamu pake celana jadi keliatan kan udah sana istirahat”
“ah gila gila” sambil narik rok dan dan memukul kepalanya dengan muka merah
“kenapa yah kil semakin aku dicuekin aku malah tambah suka sama kak rayka aneh kil”
“jodoh kali nama kalian aja mirip hahahaha”
“mudah mmudahan deh hahahaha”

Hari ini adalah hari ke-30 latihan dan yang selalu tidak dianggap adalah rayna mau dia jelek ataupun bagus kak sutradara yang peduli dan pulang latihan rayna pun ingin meluapkan isi hatinya
“kamu belum pulang?” ujar kak rayna
“kak salah aku apa sih sama kakak kenapa kakak selalu ketus sama aku bilang aku buntet, pendek, jelek, dan apalah terserah kakak salah aku apa kak” dengan mata yang sedikit berkaca kaca
“bentar deh ada bunyi apa yah ini”
Dan muka rayna pun langsung memerah dan memengang perutnya “ehm suara perut aku kak hehe”
Dan rayna pun memalingkan mukanya “ish dasar bikin malu”
Dan kak rayka pun menarik tangan rayna “hayu kita makan di depan”
“ah kak gak usah kak”
“mangkanya kaalu mau marah makan dulu biar gak malu maluin hahaha dasar bocah”
“hehehe”
“bu nasi sotonya dua yah bu” ujar rayka
“siap den”
Rayna yang masih malu pun tetap mentup mukanya dengan tangannya

“adengan apa yang gak sesuai dengan hati kamu ray” ujar rayka
“bunga mawarnya aku gak suka mawar merah aku suka mawar hitam”
“hitam, dasar cewek aneh”
“alasannya karena warna yang paling jujur di dunia adalah warana hitam kak coba kakak perhatiin misalnya warna merah ada banyak merah darah, merah hati, merah cabe banyak kan kak”
“kenapa gak putih aja kan sama”
“putih juga bisa berganti jadi putih gading atau jadi crem”
“oke terserah aja deh asal kamu bahagia ray” ujar rayna dengan senyum ketusnya

Hari pementasan pun tinggal menghitung hari bahkan bukan hari lagi tinggal menghitung jam tinggal 48 jam lagi
“kak awas” ujar rayna sambil lari dan mendorong kak rayka dan memang pot itu tidak kena kepala kak rayka tetapi mengenai kaki rayna kerena kika terjatuh
“dasar cewek bodoh kaki kamu gak apa apa” sambil membereskan pot dari tanah liat yang cukup besar itu dari kaki rayna
“gak apa apa kak” sambil menahan tangis yang sudah di ujung mata
“bohong pasti sakit kan dasar bodoh besokkan kamu mau pentas buntet”
“tapi pentas gak bisa berjalan kalau ngak ada sutradaranya kak”
“memang tanpa pemeran utama pentas bisa berjalan apa, ayo cepat kita pergi ke UKS”
“ehm” rayna pun dirangkul oleh rayka sambil tersenyum tipis karena rasa sakit ini bercampur dengan rasa bahagia
Walau kaki rayna hari ini tidak baik tapi rayna tetap pentasa untuk membuktikan kalau dia bukanlah seorang anak manja dan sebagai bukti kalau memilih dia sebagai pemeran utama bukanlah sebuah kesalahan dan membuktikan sesuatu juga pada rayna tentang sesuatu
“kamu yakin ray”
“yakin banget dong kak sutradara hehe”
“kalau sakit bilang aja yah”
“gak mau ah biar kakak khawatir hehe”
“apa? itu kemungkinan yang ngak akan terjadi ngerti udah sana pakai kostumnya”
Mulut rayna pun mendesah kecil sambil menggerutu di dalam hati
“ray kamu beneran gak apa apakan”
“tenag aja kil tenang oke oke”

Hati semua pemain pun resah bercampur nervous, perkenalan pun dimulai dan tak lama narator mulai membacakan narasinya satu persatu pemain pun masuk dengan perannya masing masing sudah mulai menyanyi dan menari sesuai dengan skrip
Diawal rayna masih bisa menahan rasa sakit kakinya masuk di akhir acara kaki rayna semakin sakit dan rayna pun terjatuh tapi dia pura pura berinpropisasi walau di ujung panggung rayna sudah cemas dan berdiri dari posisi yang awalnya duduk

Di akhir suara rayna sudah bercampur dengan sedikit suara tangis yang ditahan rayka sudah tau kalau rayna menangis dan akhirnya pentas pun berakhir dan semua pemain memberikan salam rayna yang berada ditengah harus sabar menunngu tirai tertutup untuk berlari ke belakang karena tirai menutup dari samping kiri dan samping kanan untuk bertemu di tengah
Dan tirai pun teertutup sempurna dengan riuh suara tepuk tangan penonton dan raynapun akhirnya pingsan di atas panggung

Mata rayna pun mulai membuka dan di khayalannya dia berharap akan dipeluk oleh rayka tapi
“kamu… dasar cewek bodoh Cuma bisa ngerepotin orang lain aja sekarang kamu tau apa yang terjadi dengan kaki kamu, kaki kamu retak ray.. sekarang aku harus gimana ray”
“kakak ngak harus gimana gimana aku Cuma mau nunjukin sama kakak kalau aku bukan anak yang manja, dan bukan orang yang salah untuk dipilih dan aku juga…”
“mulai sekarang gak usah nunjukin itu sama aku dan gak usah lagi sok sok jadi pahlawan untuk apa sih kamu ngelakuin ini untuk apa hah?”
“aku ngelakuin ini karena aku suka sama kakak… Upsss” rayna yang malu langsung menutup mukanya dengan selimut
“maaf kalau aku gak bisa membalas hal itu…” rayka pun pergi keluar dari kamar itu
Rayna pun hanya bisa melamun sambil meneteskan air matanya

Hari ini rayna mulai bersekolah walau dengan tongkat dan tidak berharap bertemu dengan kak sutradara itu
“rayna udah muali sekolah?”
“iya dong hehehe”
“masih sakit gak ray”
“udah gak kok kil ayo kita ke kelas”
“ray aku punya surat buat kamu dari seseorang”
“oh ya dari siapa?”
“ini baca aja”

Rayna pun langsung pergi dengan sedikit berlari walau tidak bisa berlari menuju ruangan latihan drama dengan sedikit air mata jatuh di pipi chubbynya
“kak rayka kamu dimana aku udah disini kakak kenapa kamu jadi makhluk yang jahat kenapa kak jawab kamu ada dimana kak jawab kak jangan kaya begini kak jawab” sambil menangis dan terduduk di lantai dekat pintu
“mawar hitam?”
Rayna pun mengangkat kepalanya dan rayka membasuh air matanya
“mawar hitam gak mau susah loh nyarinya ray”
“hehe mau banget kak makasih jadi jawaban kakak apa?”
“maaf”
“ehm ya udah gak apa apa mawar hitam juga sudah cukup kok kak boleh bantu berdiri gak kak hehehe”
“maaf udah buat kamu terlalu sering nangis dan aku ngak akan buat kamu nangis lagi oke”
“apa hahaha”

– The end –

Cerpen Karangan: Rizki Aprianty
Facebook: Aprianty Rizki
all abaout aprianty rizki (line, twitter, instragram, we chat, fecebook, pinteres)

Cerpen The First Drama merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Jomblo Akut

Oleh:
Namaku Nina. Aku masih sekolah, dan sekolah tempat aku bersekolah adalah sekolah favorit di kotaku. Usiaku 16 tahun dan sekarang aku kelas 2 sma. Aku anak kedua, perempuan. Badanku

Cuaca Berbicara

Oleh:
Setiap rintikannya akan selalu aku ingat. Semuanya. Cuaca hari ini sangat cerah. Entah mengapa hatiku pun begitu berbunga. Senyuman terus terukir di wajahku. Sambil terus menatap layar ponsel. Tak

Sahabat Itu Nggak Ada Putusnya

Oleh:
Aku masih menatapnya tidak percaya saat ia mengatakan dengan jelas, di depan wajahku, dia memutuskan tali persahabatan yang telah terjalin sejak lima tahun yang lalu. Aku menggeleng-geleng, menatapnya nanar.

Pantang Menyerah Mencari Cinta

Oleh:
Ini kisah cinta seorang remaja yang bernama Kiki. Dia adalah pencari cinta sejati yang pantang menyerah sebelum mencoba, saat masih SD dia sempat membuat cewek takluk kepadanya ini dia

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *