Tiga

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 16 July 2012

3 Bulan dhiya sendiri. mencoba menyembuhkan luka lama..
3 Bulan itu juga dhiya menolak untuk menjalani suatu hubungan..
Sampai suatu saat seorang lelaki yang bernama iki hadir di hidup dhiya dan membawa setumpuk kepercayaan untuk diberikan kepadanya.
Hingga akhirnya 6 Mei 2012 dhiya berani untuk menjalani suatu hubungan, rasa nyaman serta sayang itupun muncul.
iki hadir ditiap hari-harinya,
Memberi warna di hidupnya.
Memberi harapan kepadanya.
“Selamat Pagi Sayang :* ” itu kalimat yang selalu iki kirim lewat pesan singkat kepadanya.
Menurut dhiya iki berbeda !
dengannya dhiya merasa dilindungi
dengannya dhiya merasa nyaman dan dengannya dhiya merasa bahagia.

———————————————————————————

Saat yang paling menyenangkan adalah saat menemani iki futsal. saat itu dhiya bolos dari jadwal kuliahnya karena dhiya ingin menemani iki futsal.
2 jam itu berlalu begitu cepat, ketika akan pulang ternyata diluar sana hujan mengguyur daerah antapani dan akhirnya mereka tidak jadi pulang, mereka dan teman-teman kelas iki menuggu sampai hujan reda. Itu adalah saat yang paling indah, karena saat menunggu hujan reda iki memberikan sesuatu yang tidak akan pernah dhiya lupakan dan hari itu dhiya merasa dhiya adalah orang yang paling bahagia.

———————————————————————————-

27 Mei 2012
Tidak terasa dhiya telah menjalani hubungan bersama iki sudah 3 minggu..
hari itu iki sedang berada di cikampek (pulang kampung)..
mereka masih berkomunikasi lewat sms seperti halnya orang pacaran, tidak ada firasat apapun yang dhiya rasakan.
sampai keesokan harinya 28 Mei 2012. Dhiya merasa iki mulai berbeda.
dari cara membalas sms dengan singkat dan tidak selalu memberi kabar seperti biasanya.
Dhiya mulai kebingungan, entah apa yang membuat kekasihnya itu menjadi berubah seperti ini..

Namun, semua kegelisahan dan kebingungan yang dhiya rasa itu terjawab sudah, tepatnya Selasa 29 Mei 2012 malam hp wanita yang berparas cantik itu berbunyi dan ketika dilihat ada 1 sms dari iki, isi dari pesan singkat itu “Sayang, aku mau ngomong tapi kamu jangan marah yaa ?” Mendadak badan dhiya menjadi dingin,
dan dhiya pun membalas sms tersebut “mau ngomong apa emang ?”
“Kayanya kita sendiri2 dulu deh ?”
dan dhiya pun menjawab singkat “putus?”
“Bukan, kita break untuk sementara, kamu ngga salah apa2, aku ngerasa aku masih kaya anak kecil yang suka main2, sedangkan kamu udah dewasa ”
“dewasa ? dr mana ? okelah kita break”
“makasih, kamu udah rela hubungan kita sendiri2 dulu”
“iya, ini BREAK ya bukan PUTUS !”
“iya aku mau intropeksi diri dulu, kalo aku udah kaya kamu, hubungan kita dilanjut lagi :), tapi kita tetep deket ya kalo dikampus”
“iyaa sipp :)”
“kamu rela ngga ?”
“aku nyoba rela” padahal saat itu hati dhiya sangat-sangat hancurr.. ingin sekali rasanya dhiya teriak “AKU NGGA RELA !!!!!” tapi dhiya tidak bisa berbuat apa-apa..

hari demi hari dhiya lewati dan ketika buka fb, inrel itu hilang, dhiya pun menangis namun dhiya mencoba tegar, mungkin memang harus gini dulu.
setelah itu selang beberapa hari dhiya buka fb dan melihat fb iki *kepo* disana iki mengirim wall kepada seorang perempuan “waiting for you?” dan ketika dhiya lacak ternyata perempuan tersebut adalah mantan iki..
Rapuh, Hancur rasanya hati dhiya. orang yang ditunggu ternyata menunggu orang lain..

dhiya masih bersabar, menunggu iki yang menjelaskannya langsung..

Senin 11 Juni 2012
Dhiya melihat fb iki dan disana iki buat status yang memang mencerminkan orang yang sedang berjuang untuk mendapatkan cintanya kembali.
hancur kembali hati dhiya, dan pada ke2x nya dhiya membuka fb dan melihat fb iki terlihat status “go to bandung. dengan ————- *nama mantan iki*”
Lemas, Sedih, dan tak tau apalagi..
Wanita cantik itu pun bingung, dhiya tidak mau kehilangan iki karena dhiya sangat menyayangi iki tapii…. :((

saat malam tiba dhiya pun mengirim pesan singkat kepadaiki dan meminta penjelasan tentang hubungan mereka. dan akhirnya dhiya yang harus bersabar, dhiya yang harus mengalah, dhiya yang harus tegar menghadapi semua ini karena iki memang memilih untuk kembali kepada mantan, Cinta memang tak bisa untuk dipaksakan, tapi kalau caranya seperti ini itu sangat sangat menyakitkan. saat dhiya bertanya “kenapa ngga bilang dari awal ? tau ngga break itu seperti jemuran yang digantung-gantung !”
dan jawaban iki “maaf aku ngga mau kamu marah, aku ngga mau kamu sakit hati. udah jangan marah ya, kamu coba tegar aja, kalopun dipaksain aku takut kamu nambah sakit hati”
setelah membaca pesan singkat dari iki, dhiya hanya bisa terdiam membisu, mencoba merelakan tapi susah, ingin rasanya marah tapi susah..

Dan sekarang dhiya sadar mungkin iki memang bukan jodohnya..
Namun yang selalu dhiya ingat 3 bulan dhiya tenang dan 3 minggu iki hadir lalu menghancurkan semuanya..!!
Dhiya juga tidak bisa membohongi perasaannya kalau dhiya sayang iki. I MISS YOU SO MUCH :’)

Nama Penulis: Windi

Cerpen Tiga merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Love Isn’t False (Part 1)

Oleh:
Cuaca hari ini benar-benar nggak kompak. Matahari tidak lagi memancarkan sinarnya yang dahsyat. Sesekali terdengar suara gemuruh kilat menyambar. Sekarang sudah pukul 04.00. Bel sekolah SMA Xaverius sudah berbunyi.

Maafkan Aku, Ibuku

Oleh:
Kini Rika tinggal di sebuah gubuk kecil yang sederhana bersama dengan Bibi Mirtha. Kedua orangtuanya menitipkannya pada si Ibu. Namun, meskipun begitu, Rika tak merasa marah pada siapapun. Ia

Because You My Dream

Oleh:
“Hah? Lo serius, Fel?,” tanya Bram tersentak tidak percaya setelah mengetahui berita yang ada di majalah mingguan remaja adalah fakta. Felly hanya menganggukkan kepalanya tanpa menjawab pertanyaan dari Bram.

Ketulusan Cinta Putri Si Cewek Jutek

Oleh:
Bulan kini berganti dengan mentari yang menerangi bumi, burung-burung bernyanyi di pagi hari, di sebuah kamar ada seseorang perempuan cantik sedang bersiap diri berangkat ke sekolah, di balik pintu

Karena Saya Sayang Kamu

Oleh:
Maria menekan tombol telepon beberapa kali. Terdengar bunyi tut-tut beberapa kali, tapi ia tetap menunggu sambutan dari sana. “Halo,” terdengar suara perempuan separuh baya. “Maaf, Tante. Bisa bicara dengan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *