Ulang Tahunmu

Judul Cerpen Ulang Tahunmu
Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 11 January 2017

20 hari lagi.. itulah hari yang bisa Gery punya untuk mengejutkan Lisa pada hari ulang tahunnya. Gery masih bingung memikirkan apa yang ingin diberikan untuk Lisa. Baju? Tas? Bunga? Chocolate? beribu ribu jenis barang terlintas di pikirannya. Lisa adalah teman terbaik Gery sejak dia kelas 7. Namun, walaupun Lisa menganggapnya teman, Gery menganggap Lisa sebagai pujaan hatinya alias “DOI”.

“Aduh mau ngasih apa ya? Buat si Lisa? Kalo baju, takut gak muat. Kalo tas, takut gak suka. Kalo bunga, nanti layu.. jelek jadinya.” Batin Gery.

Hari demi hari berlalu. Bukannya memikirkan ulangan tengah semester yang akan dihadapi, ia malah memikirkan hadiah yang ingin ia beli sebagai ucapan terima kasihnya. Ya! Ulang tahunnya berada pada tanggal pada saat hendak UTS yaitu 26 September. Saking bimbangnya, ia sangat susah fokus ke pelajarannya.

“Ya! Kalian sekarang istirahat ya, nanti kita lanjutkan pelajaran” kata bu guru ke murid muridnya.
“Baik, Bu!” sahut murid-murid.
“Gery, temenin gue ke kantin, yuk!” pinta Lisa yang tiba-tiba muncul.
“Uhh.. Hmm.. Ya udah deh!” jawab Gery dengan tergagap gagap.

‘Berdebar rasa di dada’ itulah hal yang dirasakan Gery saat Lisa meminta dia untuk menemaninya. Tentu saja, jarang sekali Lisa meminta Gery menemaninya ke suatu tempat. Akhirnya hal yang paling dikesalkan oleh Gery pun terjadi, bel tanda selesai istirahat.

“Yah.. Kok cepet banget sih? Padahal kan lu aja belum selsai makan.” Kata Gery dengan menunjukan mimik kesal.
“Tau nih, cepet banget. gue belum belajar IPS, lagi!” seru Lisa.
“Ya udah deh, bye! Lu belajar aja nanti pas istirahat ke dua”
“Ok deh, bye!”
“Berdua bersamamu mengajarkanku apa artinya kenyamanan, kesempurnaan cinta” batin Gery.

Gery sangat kesal karena bel tanda selsai istirahat. Itu artinya waktu untuk “PDKT” dengan Lisa sudah habis. Di pelajaran, yang ada di pikirkannya adalah saat Lisa memerhatikan dia. Akhirnya, hadiah untuk memberikan surat cinta sebagai ucapan ulang tahun pun terlintas di pikiran Gery. Ia mulai menuliskan kata-kata romantis di sebuah kertas warna yang sangat menarik. Tepat tanggal 26 September saat Gery hendak mengucapkan selamat ulang tahun, ia bertemu Lisa. Gery adalah orang pertama di sekolah yang mengucapkan selamat ulang tahun ke Lisa. Sementara Gery memasukkan surat itu ke dalam saku Lisa tanpa sadar. Lisa kaget menemukan surat di sakunya. Saat hendak pulang, Lisa membaca surat tersebut yaitu,

Dear Lisa,

Mungkin kau akan kaget saat melihat bahwa ada surat di kertasmu, jangan khawatir! Aku hanya ingin kau tau bahwa aku sangat mencintaimu dari saat kita pertama kali bertemu di kelas waktu itu. Aku hanya ingin memberikan suatu puisi untukmu, cintaku.

Lisa..
Tahukah engkau jika aku..
Akan melakukan apapun demi engkau, cintaku yang paling berharga
Setiap hari..
Setiap detik..
Hanya kau lah yang kupikirkan..
Maukah engkau..
Untuk menjadi belahan hatiku?
Akan kunantikan..
Jawabanmu yang akan mengubah hidupku itu..

With Love, Gery.

Lisa langsung terkaget-kaget membaca surat tersebut. Ia langsung berlari menuju kelas Gery dan melihat Gery sedang menunggu jawaban dari dia. Dengan cepat langsung memeluk Gery dengan erat dan mengatakan “Ya! Ku bersedia untuk menjadi belahan hatimu, sayang.”

Cerpen Karangan: George Guy
Facebook: George Guy

Cerita Ulang Tahunmu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Di Balik Pulau

Oleh:
Rumput hijau bermandikan embun, sewarna dengan pepohonan hutan nan asri, aku masih kesal pada ayah kenapa aku diajak hidup di hutan seperti ini. “Nay, kamu mau ikut nggak?”, “Kemana,

Kopi, Pagi dan Matahari (Part 2)

Oleh:
Radita Hari ini senin, hari yang sama saat pertama kali ia bertemu Gio, dia memasuki kampus dengan enggan, ditemani seorang lelaki yang sedari tadi memperlakukannya bak ratu : Favian.

Wanita Itu

Oleh:
Saat ini aku sedang dekat dengan seseorang. Dia adalah kakak kelasku, setahun di atasku. Sudah sekitar 3 bulan aku dekat dengannya. Tapi aku bingung dengannya, sebenarnya dia menganggapku siapanya.

The End (Part 5)

Oleh:
Esok pagi ketika aku tiba di lantai tiga, aku bertemu dengan Leon yang sedang berdiri di pinggir pembatas. “Pagi Jeslyn!?” Leon menyapaku. “Leon?!” Aku melangkah cepat menuju Leon, dan

25 Anak Tangga Pada 35 (Part 2)

Oleh:
Aku yang masih terbengong berjuta kata ini langsung memutar otak. Kenapa dia panggil aku Nata? Kenapa dia tahu nama panggilan itu siapa dia? Lalu aku terdiam lama sekali sampai

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *