Under The Umbrella With You

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 27 September 2017

Malam begitu dingin menusuk lembut ke tubuh ini. Aku hanya terduduk di ujung tempat tidurku, terdengar getar suara dering handphone, ternyata pesan dari Vino yang mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku, dan aku benci itu, karena aku tidak ulang tahun hari ini. Ya, masih enam hari lagi.

Hari ini hari rabu, aku benci hari ini karena ada satu pelajaran yang ingin aku hapuskan dari dunia ini. Tepat sekali, matematika. Kali ini pak Ton memberikan dua soal, soalnya sih cuma dua tapi isinya ada dua puluh. Tidak terbayangkan bagaimana cara memutar otak untuk menjawab deretan soal abstrak itu.

Dua puluh menit berlalu dan aku baru mengerjakan satu soal dan tiba-tiba terdengar suara pak Ton yang paling mencengangkan sepanjang abad ini.
“Ya, sekarang siapa yang mau maju kedepan mengerjakan soal ini?” tanya pak Ton.
“Ini pak, Sasha mau maju katanya pak, ya kan sha?” ketus Gerry.
“Hah… nggak kok pak.. Bohong pak” kataku menolak.
“Sudah… sudah, Sasha ayo ke depan”
“I… i… iya pak” jawabku terbata.

Tujuh menit kuhabiskan untuk memikirkan soal ini. Dan berbalik kembali ke bangkuku sambil melirik dan mengancam Gerry.
“Awas lo Ger”
Gerry hanya mengeluarkan senyumnya, senyum yang tidak jelas manisnya.

Bel berbunyi lantang menyeru di telingaku. Dan saat ini adalah saat terbaik karena saatnya pulang sekolah. Aku melangkahkan kakiku melewati koridor sekolah dan Gerry menghentikan langkahku.
“Eh, penyedap rasa. Tadi lo bilang apa? Ha? Awas awas apa tadi?” tanyanya sambil menatapku.
“Eh, biskuit Gerry rasa siput. Lo tu udah bikin gue hampir mati berdiri, tau gak sih lo.
“Haha.. biarin. Dasar penyedap rasa”
“Apa? Minggir gue mau pulang. Dasar Biskuit rasa siput!” sambil mendorong tubuhnya yang menghalangi tubuhku.
Aku melanjutkan jalanku ke parkiran, mencari motorku.
“Akhirnya ketemu. Ehh, ini motor kok aneh gini” pikirku dalam hati.

Aku melihat ban belakangku dan ternyata kempes. Untung saja di depan sekolah ada bengkel dan aku bisa mengisi angin ban di situ. Aku terpaksa mendorongnya ke depan sekolah tiba-tiba sebuah motor mengklaksonku dengan keras, kulihat dari spion ternyata itu si biskuit rasa siput.
“Kenapa motornya nona penyedap rasa? Kempes ya? Mau dibantuin?” dia mengeluarkan ledekannya.
“Sorry ya gue nggak butuh bantuan lo, tuan biskuit rasa siput”
“Yakin?”
“Iyalah”

Malam tengah tiba, akhirnya penderitaanku hari ini selesai, dan aku mulai menarik selimutku dan mulai memejamkan mata. Namun, aku tak mampu tertidur, kenapa ada Gerry di pikiranku? Ah, sudahlah lupakan.
Alarm mungil membangunkanku pagi ini dengan begitu keras. Dan kau tahu, hari ini adalah hari ulang tahunku. Aku bersiap ke sekolah dan sarapan.

“Selamat ulang tahun sayangku” kata mamaku sambil menciumku.
“Happy birthday” kata papa sembari mencium pipiku juga.
“Iya, ma, pa. Sasha berangkat dulu ya? Assalamu’alaikum”
“Wa’alaikumsalam, jangan lupa jas hujannya dipakai, di luar hujan” kata mama.
“Iya ma”

Hujan begitu deras dan itu membuatku basah walaupun sudah pakai jas hujan, sesampainya aku di parkiran aku melepas jas hujanku, melipatnya. Kuambil payungku. Kulihat Gerry yang basah kuyub menghampiriku, dan kami berada di satu payung yang sama, dan kami berjalan bersama dan lantai menuju ke kelas begitu licin dan aku terjatuh namun Gerry menangkapku dengan sigap.
“Makanya kalau jalan hati-hati, mau jatuh kan tadi, coba aja kalau gue gak ada”
“Iya… iya. Coba aja Kalau gue gak ada gue kenapa? Hah? Gue jatuh? Ha? Ya kan?” kataku
“Coba aja gue gak ada pasti lo bakal jatuh. Tapi bukan lo aja aja yang jatuh tapi karena gue bakal jatuh, jatuh cinta sama lo” katanya.
“Hah? Lo bilang apa tadi” aku terkejut.
“Iya, gue suka sama lo. Lo mau gak jadi pacar gue?” tanya Gerry
“What? Are you ok?” tanyaku balik
“Yes, I’m ok. Lo gak perlu jawab sekarang kok. Oh ya Happy birthday” katanya sambil menjabat tanganku.

Dan saat inilah, kado terbaikku. Aku terkejut. Orang yang selama ini menjahiliku adalah orang yang menyukaiku.

Cerpen Karangan: Eva Nugraeni
Facebook: Eva drew

Cerpen Under The Umbrella With You merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Selamat Jalan Kasih

Oleh:
ya, semua lelaki, mmm.. mungkin sebagian lelaki memang seperi itu. tidak peduli, cuek dan egois. seperti dia. yang pasti tidak tahu bahwa mataku sembab karena baru saja menangis mendapat

Cinta Ketiga Belas

Oleh:
“Uh.. ah.. uh…” aku terus berlari. “Uh.. ahh.. huh…” ku lihat gerbang sekolah hampir tertutup. Sekolah adalah tempat kita untuk mencapai masa depan dan gerbang itu adalah gerbang masa

Akhir Dari Sebuah Cerita Cinta

Oleh:
‘Deb, ntar malam kita nonton bareng mau gak?”, “Aduh gimana ya,…..mama aku pasti gak ngijinin dech”, “Ya ampun sayang, kamu cari alasanlah…mau ibadah, mau ngerjain tugas atau apa. Masak

Pespa

Oleh:
Di bawah langit gelap yang betabur banyak bintang berkilau, aku bermimpi jika kelak aku menjadi orang kaya, pasti banyak uang, ke sana ke mari naik turun mobil, “ah senangnya”

Cinta Datang dan Pergi

Oleh:
Hari itu, adalah hari paling buruk yang dimiliki lala. Dia menyaksikan orang yang dia suka menembak sahabatnya sendiri. Dengan hati hancur dia pulang ke rumah, mengunci diri di kamar

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *