Unpredictable

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 11 April 2018

Apa kabar dunia? semoga secerah seperti biasanya. Hari ini hari pertama MOPDB di SMAku. Salah satu sekolah ternama di karanggede. Kenalin Feylin Anastasha. Temen-temen bisa manggil aku fey. Aku anak baru di sekolahku ini yang wajib diketahui ritual saat jadi anak baru itu adalah MOS. Sebagai junior so pasti harus patuh pada sang senior.

Saat mos aku ada di ruang 3. Dan pendampingnya adalah pengeran berkacamata. Dan 2 temannya. Namanya Zakky, dan yang dua lainnya aku nggak begitu kenal. Dia sangat baik, selalu membelaku saat senior yang lain membullyku. Aku rasa aku mulai suka padanya.

“hai, fey di cariin tuh” teriak temanku asya
“siapa?” tanyaku, “kakak kelas, cowok, cepetan!”
Siapa? Kakak kelas? tumben, ngerasa jadi orang penting.

“hai, fay” sapanya, kok dia tahu namaku.
“ha? Em kakak siapa?”
“lupa sama aku?” tanyanya dengan senyuman jail. Tahu rasanya gimana dongkoll banget …
“kak Zakky? Cowok usil dulu waktu mopdb kan?”
Dia tersenyum, tapi kali ini senyuman beda, senyuman yang manis. Oh Tuhan tolong jaga hatiku agar nggak melompat keluar. Dia mengacak-acak rambutku. Rasanya pengen ngejambak itu rambut yang kayak landak. Tapi sayang juga kalo dijambak jadi nggak keliatan keren. Biar gitu aja kayak tao ming tse hehehe.

“ngapain ke sini kak?”
“enggak, Cuma pengen liat kamu aja.”
“nggak seru! Basi!!”
“ntar siang pulang bareng ya..”
Aku berpikir sejenak tapi dia keburu pergi. Ditarik temannya.

Siangnya aku pulang telat, karena tiba tiba ada tambahan jam pelajaran. Tak kusangka kak Zakky benar benar menungguku di depan gerbang. Ia melempar senyum itu padaku. Entah apa artinya. Aku juga nggak tahu. Berharap itu adalah signal kalau dia suka sama aku.

“baru pulang fay?”
“iya, tadi ada pelajaran tambahan, maaf udah buat kakak nunggu”
“aku seneng kok nunggu kamu”
Kami pun pulang tapi di tengah perjalanan, kak Zakky mengajakku untuk makan di green house.

“fay, aku mau cerita sama kamu, boleh?” pintanya
“iya lah kak, aku bakal dengerin kok, emang cerita apa?”
“aku mencintai seseorang fay”
Deg! clebb!! hancur rasanya hati ini. STOP!! kak udah jangan cerita lagi. Dalam hatiku pecah jadi berkeping keping dan susah untuk dirangkai lagi.

“wahh, beruntung banget dia kak, siapa?”
“anak baru..” katanya santai, tapi hatiku udah panas, nggak sanggup lagi ngedengerin ceritanya kak zakky.
“kelas x?” tanyaku sambil mengalihkan pandangan, aku nggak akan sanggup liat kak zakky saat ini. Aku nggak mau orang yang aku cinta sakit.

“kamu, kenapa fay? kok kamu nangis? ada apa? Apa ada yang salah sama ucapanku?”
“oh, enggak kak, Cuma menghayati peran aja.. sambelnya pedes banget” aku mengecoh kak zakky saat dia ternyata tau ada satu titik air yang terjatuh dari mataku.
“hahaha.. kamu pinter banget sih fay,”
Aku melongo, “pinter apanya? Nyindir critanya?”
“kamu pinter boongnya.. kamu cemburu kan? Ngaku aja deh..?”
“ihh.. pede banget sih kak..!”
Iya kak, aku cemburu kalo kakak suka sama cewek lain dan itu bukan aku.
“terus..?”

“dan aku ngerasa dia juga suka sama aku fay…”
“bagus! Ngapain nunggu. Tembak aja langsung tuh cewek pasti klepek klepek” jawabku judes.
“kamu tau cewek itu siapa?”
“entah..!! nggak tau, dan nggak mau tau!!” aku semakin panas, kuminum jus melon dengan penuh nafsu.
“dia di sini sekarang..” ucapnya. EGP ..!! tapi penesaran juga sih siapa dia.
“dia lagi minum jus melonnya sambil cemberut karena cemburu”
Hah…?! yang bener aja..?
“uhuukk… mmmppprrrtt …!!”

“kenapa? kaget ya?”
“ihh.. seriusan kali kak.. siapa dia?”
“kamu nggak nyadar sih fay..”
“nggak ah, ntar dikira kePDan, emangnya kayak kakak…!!”
“cewek itu kamu fay…”
Sejenak aku berpikir ini nggak mimpi kan?

“kak…?”
“ya, jangan tanya lagi fay, kan kamu yang barusan nyuruh buat nembak cewek itu..”
Aku nggak nyangka ini bener terjadi… kalian tau rassanya ditembak sama senior itu … ngeseliiinn banget, tapi susah dilupain…

SELESAI

Cerpen Karangan: Nurul Fadzilatul Husna
Facebook: Husna Altafunisa
Penikmat senja dan gerimis. Penyuka warna biru dan Ice Cream.

Cerpen Unpredictable merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta, Barcelona dan Analogy

Oleh:
Barulah seabad saja, sinar cakrawala berwarna kuning emas itu tumbuh mengembang dari balik gagahnya Gunung Gambir nan hijau rupawan. Pelukan embun-embun musim kemarau merayapi ranting-ranting bunga Clerodendron Paniculatum dipekarangan

Because Allah or Desire

Oleh:
“Aku tak pernah tahu bagaimana rasanya itu sebelum mengenalmu. Aku sudah lama mengenalmu dan mengapa di ujung hatiku sudah hampir bisa melupakanmu kau datang lagi memberi sejuta kenangan bagiku.

Luh Sari

Oleh:
BALI… Tak pernah terbayang olehku kalau aku akan kembali menginjakan kaki di Pulau ini. Tanah tempat aku dilahirkan 32 tahun yang lalu. Hari ini untuk pertama kalinya sejak 12

Menolak Rasa (Part 2)

Oleh:
Sudah hampir empat tahun aku tinggal di kota metropolitan ini. Banyak yang berubah dari diriku. Setelah tinggal di lingkungan yang baru, aku merasa lebih hidup. Teman-teman kuliah yang tak

Gula Kapas Biru Muda (Part 2)

Oleh:
Benarkah diagnosisku ini? Kak Virgo dan Lupus? Tidak mungkin. Air mataku semakin membanjiri pipiku, membuatku terdiam dan terperangah dengan diagnosisku sendiri. Aku menggeleng-gelengkan kepala, berusaha menyingkirkan pikiran ini. Segera

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *