Untold Story (Part 2)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Bahasa Inggris, Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 8 August 2017

Tamu yang ga di undang…

Untuk kabur dari rutinitasnya yang membosankan dan juga dari paksaan pihak keluarga Gerry untuk bertunangan dengan anak perempuan salah satu rekan kerja bisnis orangtuanya, Gerry memutuskan untuk pergi berlibur ke Indonesia.

Kenapa ke Indonesia? Ia awalnya berpikir keras kemana harus berlibur dari semua masalah yang ada namun tak pula ia mendapatkan jawaban. Jalan satu-satunya yang terpikirkan adalah mencoba menutup mata dan melempar koin di atas peta buta dunia.
“Indonesia?” gunggam Gerry dalam hati. Tak banyak yang ia ketahui mengenai Indonesia dan ia akan berlibur di salah satu negara tropis itu selama 1 bulan atau lebih. Penasaran, Gerry membuka laptop MAC nya dan mulai mencari tahu tentang Indonesia.
“Kenapa harus Indonesia?” tanyanya frustasi lebih kepada dirinya sendiri dan ia pun mulai menyesali pemikiran konyolnya untuk menyerahkan tujuan liburannya kepada nasib.
Mungkin nasib tak terelakan sudah menanti Park Gerry di Indonesia.

Tak terasa sudah 2 minggu Gerry menghabiskan waktu di Bali dan tanpa di duga ia sangat menyukai Bali. Laut yang indah, alam yang eksotis, budaya yang kental, keramahtamahan penduduk local dan suasana liburan selalu ia dapatkan di setiap sudut Pulau Dewata ini.
Gerry tenggelam dalam pikirannya yang kosong sambil menatap para turis yang lalu lalang di daerah Central Ubud Bali. Sesekali ia menyeruput espresso panasnya lalu kembali menatap jalanan kembali. Pandangannya tertuju kepada wanita mungil di sebelah yang asik membaca novel sambil senyum-senyum sendiri. Rambut sebahu yang berantakan, wajah polos tanpa make up, baju layaknya gembel tapi ada sesuatu di dalam dirinya yang menarik perhatian Gerry.
Tanpa sadar Gerry semakin memperhatikan cewek itu dengan seksama dan tanpa sengaja mereka bertatapan mata saat wanita itu mengalihkan pandangannya dari bacaannya.

Salah tingkah Gerry hanya menatapkan cewek itu sambil tersipu malu dan tanpa diduga cewek itu tersenyum balik. Gerry bertanya dalam hati apakah semua orang di sini begitu ramah bahkan disaat orang asing menatap mereka dan mereka hanya tersenyum balik? Kalau dia menatap orang yang tidak kamu kenal di Korea itu akan dianggap hal yang tidak sopan dan aneh.

“Is there something on my face?” Tanya wanita itu tiba-tiba ketika menyadari Gerry masi menatapnya.
“No… no… I am sorry for starring on you.” Kata Gerry sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Wanita itu hanya mengangguk sopan dan entah tersambar apa Gerry memberanikan diri untuk mengungkapkan kegalauan hatinya kepada gadis yang tidak dikenalnya itu.

“What will you do if your parent forces you to marring someone that you don’t even know?” tiba-tiba pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut lelaki Korea itu.
Gadis itu menatap heran cowok jangkung itu lalu tanpa diduga ia menutup bukunya yang tebal dan mengarahkan pandangannya kepada Gerry.
“Well… it is depend on the person, everyone have their own point of view and problem. But if it is not between life and dead, you still can fight for what you want to do in your very own life. Actually, you always have an option for your life.” Jawab cewek itu serius.
“Wow! Bumping to the stranger that could give me an advice is really something.”
“Yeah, it’s really random to bumping with someone that asking such a weird question.” Jawab cewek itu sambil nyengir.
“Thank you! I just realized that I am weird.” Kata Gerry sambil tersipu malu.
“No worries! I am weird as well, maybe that’s why we bumping to each other.” Lanjut cewek itu ceria sambil tertawa lepas. Mau tak mau Gerry pun ikut tertawa mendengar guyonan cewek itu.

Semua cewek yang dia kenal pasti akan menjaga sikap mereka agar terlihat anggun dan cantik tapi wanita di depannya sangat terlihat berbeda dari cewek-cewek yang selalu ia temui.

“By the way, what is your name?” Tanya Gerry semakin penasaran dengan wanita yang ada di depan matanya.
“Raya. My name is Raya, what is yours?”
“Gerry. Park Gerry.”

Cerpen Karangan: Little Rabbit

Cerpen Untold Story (Part 2) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Duniaku Setengah Komik

Oleh:
Ketika aku masih muda, orang-orang dewasa bilang “jika kau berharap sesuatu, tunggu sampai bintang jatuh” dan harapan itu akan menjadi nyata, menurutku itu bohong, penipu! Bagaimana bisa harapan menjadi

Gara Gara Handphone

Oleh:
Andre. Seorang pria lajang usia matang, memiliki pekerjaan tetap. Andre adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan minyak sangat terkenal dan tentu saja multi nasional. Andre adalah seorang pria yang

Kamu

Oleh:
Mungkin, aku memang bukan yang terbaik untukmu —bukan sama sekali. Tetapi aku bersikeras untuk mampu mempertahankanmu dalam mengoyakan masa depan kita. Menjiwai tanpa batas naluri keingkaran yang kita miliki.

Cowok Misterius

Oleh:
Persaanku sekarang ini aku tidak tahu lagi bagaimana cara mendeskripsikannya, rasanya aku ingin melepas lelah ku selama ini, aku lelah dengan semuanya, mulai dari ayah yang telah pergi meninggalkan

Gara Gara Pertunangan

Oleh:
“hai, bro. Sudah lama disini? Belum ramai ya?” kata seorang gadis berumur 21 tahun baru datang dari kostnya dengan mengenakan pakaian tukang parkirnya kepada rekan rekan tukang parkir bersamanya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *