When You Forsake Me

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 12 January 2019

Kubuka kembali ponselku di suatu sore, kulihat kembali foto-foto itu, maaf aku masih menyimpannya, tak hanya di ponsel namun juga di hatiku, yaah… Masih di tempat yang sama. Tak bosannya kuceritakan tentangmu, selalu dan masih tentangmu walau tiada yang lagi menghawatirkanku, menanyakan tentangku, ataupun bersamaku saat ini, namun tetap saja bayangmu datang tanpa kuminta, dia menarikku untuk kembali berada pada masa disaat masih ada dirimu di sampingku. Saat itu kejauhan tak kurasakan karena wajahmu selalau menemani setiap hembus nafasku. tak lagi kusadari genangan ini hingga dingin mulai menyadarkanku sebab pipi bahkan most of my body was wet.

Im crying god, begitu banyak air mata yang Engkau anugrahkan untukku, hingga begitu banyak hal yang harus kutangisi. “Bukankah aku punya tak kalah banyak tanggung jawab tentang ibadah dan studyku lantas mengapa kau berikan aku begitu banyak waktu untuk sekedar memikirkan hal tak penting seperti ini? Izinkan bayangnya pergi tuhan… bantu aku melupakannya, bersama semua kenangan dan janji yang dia pun telah melupakannya. Hanya untaian doa yang kukirimkan melalui air mata ini, kala tiba waktu yang memaksaku untuk mengingat-ingat dia.

Kenangan itu terus saja bercerita padaku “ingatkah kamu, dulu ketika dia tersenyum? Ingatkah ketika dia menghabiskan waktu denganmu?, dan ingatkah ketika di berkata “akan kuhabiskan seluruh waktuku bersamamu?” lantas di mana dia saat ini. Ingin rasanya kuteriakkan perasaan ini hingga kau kan kutemukan kembali dalam kesendirianku.

Bertumpuk-tumpuk cerita tentangmu, luka karenamu, harapan padamu. Aku ingin sesekali menuliskan cerita terbahagia dalam hidupku, ya Alloh sampaikan aku pada cita-citaku agar terobati pilu luka di hatiku, ingatkan aku akan mereka yang bekerja keras untuk kebahagiaanku, dan aku harus bangkit untuk mereka.

Ku tau sedang bahagia engkau di sana dengan pilihan hatimu, tak kusalahkan keegoisanmu untuk pergi tanpa alasan karena aku yakin kebahagiaanmu tak lagi bersamaku walau sering kuceritakan tentang seseorang yang selalu kurindukan padamu lalu kau tersenyum, tau kah kamu ada luka di hatiku, taukah kamu siapa orang yang selalu kuceritakan padamu? Tentang perasaanku padanya? Tentang kehadirannya yang selalu kunantikan? Taukah kamu siapa dia? Yah… kamulah orangnya.

Cinta tanpa berkesudahan, rindu tanpa penghabisan, sulit nian kuhilangkan perasaan ini padamu, mengapa setiap kali aku membuka mata hanya senyumanmu yang hadir di pelupuk mataku.

Cerpen Karangan: Samiatul Ahyani
Blog / Facebook: Samiatul Ahyani

Cerpen When You Forsake Me merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Tulusku

Oleh:
Hembusan angin yang semilir pagi ini membuat tubuhku merasa sedikit kedinginan. “Dingin…” ujarku dalam hati sambil kupeluk tubuhku sendiri. Aku yang saat ini sedang duduk di bawah pohon depan

Star and Sky

Oleh:
Pagi ini aku akan masuk ke sekolah baruku karena aku baru pindah dari yogya, aku tinggal di malang hanya dengan nenekku saja karena orang tua ku sudah tiada. nama

Believe It

Oleh:
“Mampus, aku kesiangan” kulihat jam beker’ku 06.35. padahal hari ini adalah hari pertama MOS untuk siswa baru di SMK Cahaya Bintang. Duh aku bisa kena hukuman karena telat, apalagi

Delapan Belas Hari Berujung Sendu

Oleh:
Teet, bel tanda pulang sekolah berbunyi. Aku langsung keluar kelas dan menuju ke kelas Cintia. Seperti biasa, kami selalu pulang bersama. “Putri, tunggu!” teriak Cintia dari dalam kelasnya. Kawanku

3 Maret

Oleh:
Tanggal 3 maret adalah hari dimana aku putus dengan Wahyu. Wahyu ramadhan nama itu masih jelas terlintas dalam anganku tak terasa sudah satu bulan kejadian itu, Wahyu dia adalah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *