You Is Mine

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 15 September 2017

Dedaunan kering memenuhi halaman kelas 11B, membuat Indah yang sedari pagi sudah tiba di Sekolah harus bekerja keras menyapu halaman tersebut.
“Rajin sedikit tak apalah, lagian ini tugas piketku” ucapnya sambil terus menyapu

Indah tidak mengalihkan pandangannya, saat seorang pria yang baru saja masuk ke kelasnya, lebih tepatnya kelas mereka.
“Indah!” panggil pria tadi setelah keluar dari kelas
“Iya Bima, ada apa?”
“Tumben kamu tidak ngingetin aku soal piket, hari ini kan piketku. Kaya ada yang aneh?”
“Karena kamu sudah ingat, untuk apa aku ngingetin kamu?”
“Karena aneh kalau hari ini kamu tak bawel” kata Bima sambil mengambil sapu yang dipegang Indah, mendapat perlakuan tersebut Indah hanya bisa tersenyum kecut. Mereka menyelesaikan tugas mereka sampai bel masuk berbunyi dan para siswa-siswi sudah duduk rapi di bangkunya masing-masing.

Bima tidak fokus memperhatikan pelajaran hari ini. Sesekali matanya menatap bangku Indah yang dua baris di sampingnya, kadang mereka pun bertemu pandang. Yang membuat Bima bingung kenapa hari ini Indah berbeda? apa ada hubunganya dengan surat yang kemarin Ia temukan di bangkunya karena Indah ada di tempat yang sama?

Jam pelajaran memang sudah berakhir. Namun, tak membuat Indah berdiri dari bangkunya. “Apa dia mengetahuinya atau cuman perasaanku saja?” batin
Indah. Tanpa Ia sadari seseorang datang menghampirinya, sahabat Indah, Mika namanya.
“apa yang kamu pikirkan?” tanya Mika sambil menyodorkan minuman kaleng buat Indah.
“emhh, aku.”
“mikirin dia kan?” tebak Mika yang emang tahu orang yang sedang dipikirkan Indah, dia adalah Bima.
“In, bukannya kamu itu pernah bilang bahwa tugas orang yang mencintai itu cuman dua; mengungkapkan dan memendamnya. Kamu tinggal pilih! sedangkan orang yang dicintai mempunyai dua sampai tiga tugas; menerima dan berpikir bagaimana cara menolak tanpa harus menyakiti.”
“tapi semua orang tahu dia sudah memilih Elsa”
“Elsa emang dekat dengan dia, tapi aku pikir Bima tidak ada apa-apa di antara mereka”
“aku tak tahu harus gimana? lebih baik cukup di sini pembahasan tentangnya”
“ya sudah, eh ngomong-ngomong kamu jadi kan nemenin aku ngajar les?
Indah mengangguk membalas pertanyaan Mita.

Pukul 14.00 WIB,
Indah dan Mita sudah sampai di rumah anak yang akan mereka ajar, Mita mengetuk pintu. Tak lama kemudian, muncul pria yang tak asing bagi mereka, Bima. Mereka saling mematung namun Bima segera sadar menyapa mereka dan menyuruhnya masuk.

Anak kecil berusia 8 tahunan, sedang belajar melukis di ruang tengah begitulah yang pertama kali Indah dan Mita lihat.
“Hello, Alya” sapa Mita yang kemudian diikuti oleh Indah yang sama sekali tak tahu nama Alya. Sedangkan yang dipanggil menghentikan aktivitasnya dan kaget ketika melihat wajah Indah kemudian melihat buku gambar yang dipegangnya.

“kakak, gambarnya mirip sama wajah kakak, wah kak Bima hebat kan?” kata Alya menunjukan buku gambar kepada Indah. Indah terdiam sementara Mita menatap Bima yang tampak kebingungan. Indah mengakui gambarnya emang mirip, Alya saja yang baru mengenalnya menilai seperti itu apalagi Ia yang setiap hari melihat wajahnya di cermin.
“Lalu, maksud gambar ini apa?” tanya Mita penasaran sambil menatap Bima.
“gambar itu memang Indah” kata Bima
“jadi selama ini kamu.” ucap Mita menyimpulkan namun mempelankan kata mencintai ketika melihat Alya seperti penasaran. Namun, bisa didengar oleh Indah dan Bima.

Bima pun mengajak Indah ke luar rumah, sementara Mita melanjutkan mengajar Alya. Suasana canggung ada pada Indah dan Bima.
“aku harap surat yang berisi motivasi itu memang darimu, karena saat aku mengetahuinya, kamu membuatku yakin dengan perasaan awalku” ungkap Bima
“iya itu memang dariku”
“So, you is mine” kata Bima yang dibalas anggukan oleh Indah.

Selesai

Cerpen Karangan: Siti Aidah
Facebook: Siti Aidah
Nama: Siti Aidah
TTL: Bandung Barat, 26 November 1999
Sekolah: MA Karya Madani

Cerpen You Is Mine merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Serakah

Oleh:
Ini bukan untuk yang pertama kalinya, tapi tetap saja aku tidak menyadarinya, sadar… jika ditanya mengenai hal itu, aku akan menjawab dengan cepat dan muram ‘ya, tapi telat’, mungkin

Si Pengganggu

Oleh:
“Halo chubby,” panggil Rio kepada Lia, chubby adalah panggilan Rio untuk Lia, ya memang pipi Lia chubby. “Riooo!!” Teriak Lia sambil mengejar Rio yang sudah lari. Akhirnya Lia berhasil

Sahabat Jadi Cinta

Oleh:
‘Bruk’ Suara itulah yang terdengar saat tubuh Mitha terjatuh ke tanah. “Mitha…” suara laki-laki yang serak dan berat itu terdengar beberapa detik setelah tubuh Mitha itu jatuh ke tanah,

Bukti Kecantikan

Oleh:
Siswa-siswi SMA Harapan 45 Surabaya berhamburan dari ruangan kelas yang berderet di setiap lorong bangunan. Jam pulang sekolah selalu dinanti oleh setiap siswa di dunia. Ada seribu satu rencana

Permaisuri Hati Fahrie

Oleh:
Mata Fahrie menatap buliran-buliran rintik hujan dibalik kaca jendela ruang bersalin tempat istrinya Farida dirawat setelah baru saja melahirkan 2 jam yang lalu. Samar-samar dia teringat sesuatu. Dia berusaha

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *