Kecantikan Wa Ambe

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Dongeng (Cerita Rakyat)
Lolos moderasi pada: 22 August 2017

Di sebuah Desa tinggal seorang gadis berparas cantik yang bernama Wa Ambe, ia adalah anak bungsu dari 3 orang bersaudara. Wa Ambe tinggal bersama 2 saudaranya yang bernamaWa Rahma dan Wa Rahmi. Kedua saudaranya tersebut seperti sebuah Putri Raja yang tidak pernah mengerjakan pekerjaan rumah, bahkan untuk memeggangnya pun mereka jijik. Maklum saja, semasa orangtua mereka masih hidup Wa Rahma dan Wa Rahmi selalu saja dimanjakan. Berbeda dengan Wa Ambe yang dianggap oleh orangtuanya sebagai pembawa sial di keluarga. Karena Ibu mereka meninggal saat sedang melahirkan Wa Ambe. Namun, dari kedua saudaranya Wa Ambe lah yang menuruni kecantikan Sang Ibu. Tidak heran dia selalu dijuluki dengan sebutan Kembang Desa karena memiliki kecantikan seperti halnya seorang bidadari dari kayangan. Namun, Wa Ambe tidak pernah sombong dengan kecantikannya tersebut.

Suatu hari kedua saudaranya itu, iri dengan Wa Ambe karena pemuda yang mereka puja dan mereka sukai telah jatuh hati kepada Wa Ambe. Wa Rahma dan Wa Rahmi selalu mencari siasat bagaimana caranya membuat wajah Wa Ambe agar rusak dan tidak ada satu pun pemuda yang menyukainya karena wajahnya yang tak lagi cantik. Mereka menyirami wajah Wa Ambe dengan air keras sehingga wajah Wa Ambe menjadi rusak dan tak lagi cantik. Wa Ambe hanya bisa menangis dan meratapi segala sesuatu yang telah terjadi, ia tak menyangka bahwa saudara-saudaranya bisa berbuat sekeji ini padanya. Wa Ambe tak dapat menahan malu jika orang-orang desa melihat wajahnya seperti ini. Akhirnya Wa Ambe memutuskan untuk pergi meninggalkan desa untuk selama-lamanya dan menetap di hutan.

Sudah 2 bulan Wa Ambe meninggalkan desa. Banyak warga desa yang bertanya-tanya di mana sebenarnya Wa Ambe yang menjadi kebanggaan desa ini. Namun, kedua saudaranya tersebut mengarang cerita bahwa Wa Ambe telah pergi untuk melarikan diri bersama lelaki yang telah membuatnya hamil. Jadi, Wa Ambe pergi untuk menutupi aibnya.

Di hutan Wa Ambe tinggal di sebuah Goa. Ia hidup dengan memanfaatkan tumbuh-tumbuhan yang ada di hutan. Suatu hari Wa Ambe sedang berjalan menyusuri hutan untuk mencari kayu bakar. Tiba-tiba saja angin membawa selendang yang biasa digunakan untuk menutupi wajahnya itu terbang cukup jauh. Wa Ambe spontan mengejar selendang itu, namun selendang itu terbang cukup jauh hingga ia kehilangan jejaknya. Selendang itu terbang sampai mendarat di wajah seorang pemuda tampan. Pemuda itu menyingkirkan selendang itu dari wajahnya, dan ia mencium bau selendang itu sangat harum dan membuatnya penasaran siapa pemilik selendang ini. Ia terus saja berkeliling di hutan untuk mencari siapa gadis cantik pemilik selendang ini. Ia bersumpah bahwa ia akan menikahi siapapun pemilik selendang yang baunya sangat harum sekali.

Tiba-tiba saja, wa Ambe muncul dari arah yang berlawanan dan langsung berbicara kepada pemuda tampan itu bahwa itu adalah selendangnya dan meminta pemuda itu mengembalikan selendang tersebut. Karena hanya itulah satu-satunya warisan dari mendiang Sang Ibu. Pemuda itu tak menyangka bahwa selendang yang baunya harum ini dalah milik seorang wanita yang berwajah sangat hancur berbeda dengan apa yang dia bayangkan sebelumnya. Namun, saat melihat mata Wa Ambe ia melihat ada sebuah cahaya indah di matanya yang membuatnya seperti bercahaya. Tanpa menunggu waktu lama, pemuda itu langsung melamar Wa Ambe mengingat sumpahnya tadi. Wa Ambe sebenarnya ragu untuk menjawabnya, namun ia berkata bahwa ia bersedia.

Akhirnya Wa Ambe hidup bahagia bersama pemuda itu. Kecantikan Wa Ambe pun kembali muncul. Bukan karena wajahnya tetapi karena kebaikan hatinya.

Cerpen Karangan: Cindy Nuari
Facebook: Cindy Nuari
SMA N 1 Baubau
E-mail: harunosackura[-at-]gmail.com

Cerpen Kecantikan Wa Ambe merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Beauty And The Beast Horror Side

Oleh:
Aku akan menceritakan sebuah cerita yang mungkin akan mengubah pemikiranmu bahwa tidak semua cerita dongeng akan berakhir dengan bahagia.. Suatu hari hiduplah seorang pedagang dengan seorang anak yang berparas

Putri Bulan dan Dewa Laut

Oleh:
Dahulu terdapat sebuah kerajaan bulan dan kerajaan laut yang terjadi kisah cinta antara Putri bulan yang sangat cantik dan Dewa Laut yang sangat tampan yang mendapat pertentangan dari Orangtua

Ulat Anggur dan Mawar Putih

Oleh:
Dahulu kala di sebuah desa yang damai dengan raja dan ratu yang hidup di istananya yang besar hiduplah seorang putri yang amat cantik dan baik hati, jiwanya seputih kelopak

Rubah Tak Berekor

Oleh:
Di sebuah pedalaman, banyak pemburu yang sengaja memasang perangkap untuk menangkap binatang buruanya. Perangkap yang di pasang beraneka ragam, sesuai dengan buruan mereka. Ada yang kecil untuk menangkap kelinci,

Kancil yang Cerdik

Oleh:
Pada suatu hari, Kancil merasa sangat lapar. Dia berjalan kesana-kemari, tetapi tidak mendapatkan makanan. Ketika hari sudah sore, Kancil melihat Kera sedang asyik makan pisang di atas pohon. Nikmat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *