Obeng Naga Sasa

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Dongeng (Cerita Rakyat)
Lolos moderasi pada: 8 December 2015

Pada Zaman dahulu di daerah pedalaman Sumatra Selatan tepatnya di daerah Oku. Berdirilah sebuah kerajaan yang sangat megah yang bernama kerajaan Padang Sinampuan, kerajaan itu dipimpin oleh seorang raja yang amat-amat sombong, Raden Aji pangestu itulah nama raja tersebut, Raja Aji memiliki sebuah peliharaan sebuah burung kakaktua Putih yang sangat cantik dan tidak ada Satu orang pun yang mempunyai burung jenis ini. Suatu ketika pada malam hari di saat Raja Aji sedang tidur tiba-tiba Burung Raja Aji hilang dicuri. Keesokan harinya Raja Aji mengumumkan sayembara.

“Bagi siapa yang bisa menemukan burung peliharaanku, maka aku akan memberikan hadiah berupa: Bila ia laki-aki maka ia akan menikah dengan putriku dan sebuah kerajaanku yang menguasai daerah selatan dan bila ia seorang wanita maka ia akan ku angkat menjadi anak angkatku.” Berita tersebut menyebar sampai ke mana-mana, termasuk desa terpencil yang sangat jauh dari kerajaan, di sebuah desa tersebut tinggal seorang pemuda yang buruk rupa, Aslan Al Mubarok adalah nama pemuda itu. Pemuda tersebut berjalan melewati hutan dalam beberapa hari hingga sampai lah pemuda tersebut di kerajaan.

Keesokkan harinya setelah mendengar perintah dari Raja Aji, Aslan langsung mencari burung Kakatua yang diinginkan oleh raja yang telah lama menghilang, Sehari dua hari sampai beberapa minggu Aslan tidak juga menemukan Burung tersebut sampai Aslan sampai berputus asa untuk mencarinya lagi, tetapi tidak sampai di situ ketika perjalanan pulang Aslan melihat Burung putih dan cantik, “jangan-jangan ini burung yang selama ini aku cari.” ujar kata Aslan. Tanpa berpikir panjang lagi Aslan langsung menangkapnya dan membawanya pulang ke kerajaan Padang Sinampuan.

Sesampainya di kerajaan padang sinampuan Aslan menemui sang Raja dan tidak lupa ia langsung menagih janji sang raja. Raja Aji sangat senang tetapi ia mengingkari janji yang dulu ia ucapkan, “Janji apa? Aku tidak pernah berjanji untuk menikahkan anakku kepada seorang buruk rupa seperti kamu,” Aslan sangat kecewa dan marah kepada sang raja yang sangat sombong itu
Seketika itu Aslan mengeluarkan sebuah Obeng dan menunjuk sang raja, melihat itu raja tertawa terbahak-bahak begitu pula para mentri-mentri raja.

Raja berkata, “kamu ingin melawanku dengan sebuah obeng kecil itu hahaha,” ujar raja.
Mendengar itu Aslan ke luar dari kerajaan setelah agak jauh Aslan langsung melemparkan Obeng tersebut ke arah raja sedikit demi sedikit obeng tersebut menjadi besar dan menghancurkan kerajaan termasuk penghuninya. Obeng tersebut bernama Obeng naga sasa.

TAMAT

Cerpen Karangan: Ryan Pratama
Facebook: Ryan Pratama

Cerpen Obeng Naga Sasa merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Elang dan Ramuan Ajaib

Oleh:
“Apa yang terjadi lagi di sini? Tidakkah kau lihat matahari sudah hampir tenggelam dan kau belum mebereskan apapun di rumah ini? Apa kau ingin mati kali ini di tanganku?”

The Legend of Bumiati

Oleh:
“Ning.. nong ning… gung..” Suara alunan gamelan terdengar syahdu mengiringi pementasan Tari Ronggeng Dukuh Klayang. Sumiati terus meliuk-liukkan badannya, mengikuti alunan suara gamelan. Sekilas dia mengkibaskan selendangnya, membuat tariannya

Kecantikan Wa Ambe

Oleh:
Di sebuah Desa tinggal seorang gadis berparas cantik yang bernama Wa Ambe, ia adalah anak bungsu dari 3 orang bersaudara. Wa Ambe tinggal bersama 2 saudaranya yang bernamaWa Rahma

Pria Di Tepi Angke

Oleh:
Lembayung menjuntai, menyapa bumi Batavia. Di tepi sungai itu dua anak manusia memadu janji. Kata indah yang terucap dari lubuk hati insan yang tulus. “Wisena, aku ingin engkau tetap

Silk Road (Part 1)

Oleh:
Hutan di gunung mahameru 2013, SEMERU, gunung tertinggi di pulau jawa dengan keindahan alamnya, bunga beraneka warna semerbak bermekaran, hutan pinus dengan baunya yang khas, danau indah nan jernih

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *