Tusuk Rambut Ye Lin

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Dongeng (Cerita Rakyat)
Lolos moderasi pada: 2 February 2015

“Ayahmu pergi berdagang ke Kota Raja. Sejak itu, ia tak kembali.” Itu kata ibunya ketika Ye Lin bertanya dimana ayahnya. Ketika akhirnya ibunya meninggal karena sakit, Ye Lin benar-benar sendiri. Ia akhirnya memutuskan untuk mencari ayahnya.
Tapi, bagaimana ayahnya dapat mengenalinya? Mereka tidak pernah bertemu sebelumnya. Saat itulah ia melihat tusuk rambut ibunya didekat tungku. Tusuk rambut logam itu telah lama dimiliki ibunya.
“Mungkin, jika melihat tusuk rambut ini, Ayah akan mengenalinya.” Ye lin lalu memakai tusuk rambut itu untuk menghiasi rambutnya. Pergilah ia meninggalkan gubuknya.

Tiba juga ia di Kota Raja yang ramai.
Di tengah pasar, seorang lelaki bertubuh besar tiba-tiba menabrak Ye Lin. Tak sengaja kaki laki-laki itu menginjak tusuk rambut yang terlepas dari Ye Lin. Kaki lelaki itu berdarah dan tak lagi bisa lari.
Tahu-tahu, pengawal kerajaan telah mengerubunginya. “Teman kecil, kamu tidak apa-apa?” tanya seorang gadis cilik sebaya Ye Lin. “Kau menghalangi orang yang mencopet cap kerajaan dari dompetku,” gadis itu membungkuk.
Ternyata gadis cilik itu adalah Putri Yao Ming, putri Raja. Ketika tahu Ye Lin mencari ayahnya, Putri Yao Ming mengajaknya ke istana.

Di istana, Ye Lin bekerja membantu juru masak kerajaan. Satu hari ia diperintah juru masak mengantarkan sup untuk putri Yao Ming.
Saat hampir tiba di tempat Putri, panas dari mangkuk merambat ke tangannya. Ye Lin tak bisa menahannya, dan… praanggg!!! Mangkuk sup pecah berantakan. Seluruh keluarga kerajaan, termasuk sang Raja, sampai berdiri dari tempat duduknya.
Ye Lin segera menyembah rata dengan tanah, “Maafkan hamba… Maafkan hamba..” Karena terus menunduk-nunduk, tusuk rambut Ye Lin jatuh ke atas genangan sup. Raja terkejut ketika melihat tusuk rambut Ye Lin perlahan-lahan berubah warna menjadi biru.
“Lihat! Tusuk rambut logam Ye Lin berubah warna!” pekik Raja. “Itu artinya, ada racun dalam sup jamur ini!” Dengan segera, Raja memerintahkan para pengawalnya menangkap si Juru Masak. Kemudian terbukti si Juru Masak adalah mata-mata kerajaan tetangga. Untunglah, tusuk rambut Ye Lin berhasil menggagalkan semua rencana itu. Sebagai ucapan terima kasih, Raja lalu mengangkat Ye Lin jadi putri angkatnya.

Suatu hari, Ye Lin berjalan-jalan di kebun apel bersama putri Yao Ming. Putri Yao Ming bertepuk tangan dua kali. Seorang tukang kebun bercaping lebar datang menghadap. Saat memberikan apel kepada Ye Lin, Tukang kebun bertanya, “Maaf… apakah tusuk rambut yang putri pakai adalah perempuan yang bertahi lalat di dagu? Ye Lin terperanjat, “Ya. Perempuan bertahi lalat di dagu itu ibuku. Dari mana bapak tahu?” Sebab, perempuan itu adalah istriku.”
Ye Lin terkejut. Berarti, tukang kebun itu adalah ayahnya yang dicarinya selama ini. “Mengapa Ayah meninggalkan aku dan Ibu?” tanya Ye Lin sambil tersedu.
“Sebab…” Ayah Ye Lin membuka caping lebar yang dipakainya, terlihat luka menghiasi pipi ayahnya. Ternyata, dulu, saat pulang berdagang, kereta Ayah Ye Lin masuk jurang.
Ketika tahu wajahnya jadi cacat akibat kecelakaan itu, ia malu untuk pulang. Tapi, Ye Lin tak merasa malu. Mereka berpelukan penuh haru. Menyaksikan semua itu dalam hati, Putri Yao Ming berkata, “Kali ini, tusuk rambut Ye Lin telah mempertemukan Ye Lin dengan ayahnya.”

Cerpen Karangan: Aldi Rahman Untoro
Blog: aldirahmanuntoro.blogspot.com
Menurut saya, menulis adalah kegiatan yang mudah dan menyenangkan.

Cerpen Tusuk Rambut Ye Lin merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cerita Yang Tak Berujung

Oleh:
Pada zaman dahulu kala hidup seorang Raja yang bijaksana, baik dan suka membantu rakyatnya. Salah satu kegemaran Raja ini ialah suka mendengarkan orang bercerita. Raja sudah sering kali mendengarkan

Putri Kaca Mayang

Oleh:
Pada zaman dahulu kala, di tepi Sungai Siak, berdirilah sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Gasib. Di kerajaan ini, seluruh penduduk hidup damai dan sejahtera karena Kerajaan Gasib dipimpin oleh

Lila dan Pangeran Ular

Oleh:
Lila seorang gadis yang berparas cantik jelita, ibunya sudah meninggal sejak Lila berumur 10 tahun. Dia hidup bersama Ayah, Ibu tiri dan seorang saudara tiri Clara. Ketika dewasa kecantikan

Princess Pinochio

Oleh:
Pada zaman dahulu kala, hiduplah seorang putri cantik yang tinggal di sebuah istana megah dan selalu dikawal oleh banyak prajurit yang gagah perkasa ketika sang putri ingin pergi ke

Senyuman di Langit Awangga

Oleh:
Awan mendung menggelayut langit Awangga. Angin dingin berhembus menerkam kebahagian. Semua berganti muram. Awangga telah lelah dipermainkan oleh alam. Dan saat ini negara itu telah jatuh dalam kemurungan. Kesedihan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Tusuk Rambut Ye Lin”

  1. Regina says:

    Lain kali kalo kamu mau post cerita, jangan copas. Ini kamu copas darimana? Ayo jujur! Aku pernah baca ini di majalah b**o!

  2. Aldi Rahman Untoro says:

    Tidak, ini bukan copas dari majalah bo*o

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *