Kau Hidup Untuk Apa

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fabel (Hewan)
Lolos moderasi pada: 19 January 2016

“Kenapa aku diciptakan seperti ini?” keluh sang Ulat sambil memakan dedaunannya. “apa aku tak berguna bagi mereka?” Keluh Ulat kedua kalinya, yang ia lakukan cuma makan dan makan walaupun ia hanya makan tetap saja ada masalah yang harus ia hadapi.

Keluhan pertama ia selalu diusir oleh para Petani, ketika ia pergi ke ladang favoritnya ia mengikuti kelakuan Siput yaitu membuat rumah yang tak terlihat oleh Petani alias mengumpat, tapi Petani punya jurus yang lebih jitu yaitu membasmi dengan hama supaya serangga jahat pergi dan tak merusak ladang. Lagi-lagi ia harus berpindah tempat mencari tempat yang aman. Hidupnya amat susah dan selalu diejek oleh serangga lain sebagai serangga paling tak bermanfaat.

“Aku kesal!” Teriak Ulat rasanya kepalanya ingin meledak.
“hai Ulat!” kata-kata mungil itu memanggil Ulat.
“oh semut,” sapa Ulat terhadap Semut Merah tersebut.
“kau kelihatan murung?” Tanya Semut Merah sambil mengira-ngira.
“iya nih aku kesal dengan diriku ini, aku tak ada gunanya di depan mereka, serangga maupun manusia. Aku pun cuma kerjaannya makan terus rasanya aku terus kelaparan.” cerita sang Ulat kepada Semut Merah.

“aku ingin menjadi serangga lain saja contohnya kamu,” sahut Ulat seraya meminta-minta.
“kenapa?” Tanya Semut Merah.
“kan sudah ku bilang aku ingin jadi bermanfaat.” keluh sang ulat sambil mencari dedaunan segar.
“bukan, kenapa kamu harus menjadi serangga lain pikirkanlah kenapa kamu ada di dunia ini. Sabarlah jangan terlalu naif kau akan tahu kenapa kau hidup!” Sahut Semut Merah. Ia pun langsung meninggalkan Ulat dan kembali berkerja dengan rombongannya.

Mendengar kata-kata Semut Merah membuat Ulat sadar ia tak pernah beranggapan seperti itu hidupnya selalu mengeluh dan mengeluh. Seminggu kemudian ia merasa sangat kenyang tak sanggup untuk makan dedaunan seperti biasanya. Tiba-tiba saja ada lembaran-lembaran yang menyelimutinya dan akhirnya ia tertidur lelap. Seminggu sudah berlalu Ulat membuka selimut itu tapi ada yang berbeda dari Ulat ia berubah menjadi serangga yang cantik dan mempunyai sayap. Ya Ulat berubah menjadi Kupu-kupu.

“Ini hebat!” Teriak Ulat senang. Akhirnya ia tahu kenapa ia hidup menjadi Ulat mungkin untuk berubah jadi kupu-kupu? Itu yang ia pikirkan.

Cerpen Karangan: Faz Avenzuhr
Facebook: Faiz Avenzuhr

Cerpen Kau Hidup Untuk Apa merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Datangku Deritaku

Oleh:
“Ku mendengar tangisan bayi mungilku yang semalam menetas, kurasa dia sedang kedinginan dalam dekapan lembut Ibunya.” Kataku dalam hati sambil merentangkan sayap putih bercorak kuning oranyeku lebar-lebar mencari makanan

Kisah Beruang dan Lebah

Oleh:
Waktu di hutan lindung di amerika serikat, ada dua binatang yang selalu berteman bernama bee, lebah dan bear, beruang. Sifat bee adalah lebah yang suka usil dan bear adalah

Salah Sangka

Oleh:
Pada pagi hari di sebuah hutan terdapat sebuah keluarga kecil yang sangat bahagia walaupun mereka hanya seekor kelinci putih yang lucu. Keluarga itu bernama keluarga Cimut kepala keluarganya bernama

Saudara Yang Berbeda

Oleh:
Dikisahkan hiduplah dua merpati bersaudara yang hidup di hutan. Namun mereka memiliki sikap yang berbeda, si sulung bernama Merti, Merti memiliki sikap yang sangat beda jauh dengan adiknya, Merti

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *