Akibat Mantra Sihir (Part 1)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 28 March 2013

“Aku sangat suka sekali dengan hal yang berhubungan dengan sihir” Kata Misa, sambil membetulkan letak kacamatanya yang sedikit bergeser, lalu mengerut-ngerutkan hidung, dengan wajah kemerahan dan pipinya yang menggembung ia terlihat seperti boo boneka kelinci miliknya.
“Kau tau aku sudah membaca puluhan buku tentang sihir, aku juga punya buku tentang mantra-mantra sihir, “lanjutnya sambil mengkuncir rambut pirangnya
“Ya kuharap kau tidak menyihir ku menjadi monster, karena aku bisa saja menjadi monster yang sangat gila karena mendengar celotehan-celotehanmu itu misa” Jawab Kurt sambil mengambil sepotong roti yang berada dimeja dan melahapnya sekaligus
“hei kau memakan jatah kue ku…!!” Teriak misa ketus sambil memicingkan matanya
“Kukira kau tak mau memakannnya karena sibuk dengan celotehanmu yang tak berguna itu” Jawab kurt sambil mengambil remote tv dan memindahkan acara tvnya
“Hei…!! Kenapa kau ganti? Aku ingin melihat aksi selanjutnya dari David Copperfield” Teriak Misa dengan nada yang cukup tinggi sambil bertolak pinggang
“dia hanya orang bodoh yang berusaha menipumu, kau tau semua pesulap itu hanyalah orang bodoh, dan sihir ataupun mantra-mantra ajaibnya itu hanyalah tahhayul, kau hanya dibodohi” Jelas Kurt sambil terus memperhatikan tv yang sekarang sedang memutar acara film kartun kesukaannya
“Kau adalah kakak yang sangat menyebalkan kurt…!!” kata misa sambil mengerutu
Kedua kakak beradik itu terus berdebat, hingga memanaskan siang hari itu di ruang tamu

“Misa…!!! Emily mencarimu..!!” Teriak Ibu
“Baik bu aku segera datang suruh tunggu sebentar..!!” Teriak Misa Yang Cepat-cepat menghampiri Emily yang sudah berada didepan pintu rumahnya
Emily datang dengan menggunakan baju kodok selutut bewarna cream serta memakai sepatu kets putih dengan rambut hitam pendeknya, Emily terlihat seperti gadis yang sangat lucu,
Ketika misa membuka pintu depan rumahnya Emily menyambutnya dengan senyum lucunya,
“Misa aku punya berita gembira!!” Teriak Emily dengan penuh semangat sambil menebar senyum lucunya
“Kabar gembira apa?” Tanya Misa terheran sambil membetulkan kembali letak kacamatanya
“Kau tau rumah kosong bekas toko kaset itu?? Sekarang rumah tersebut Dijadikan sebuah toko mainan, aku ingin mengajakmu kesana, karena kudengar barang yang dijual disana bagus-bagus” jelas Emily penuh percaya diri
“Baiklah ayo kita kesana, tapi tunggu sebentar” jelas misa

Selang beberapa saat misa kembali lagi dengan memakai helm sepeda yang menutupi rambut panjang bewarna pirangnya tersebut dan membawa sebuah boneka kelinci bewarna abu-abu yang dia beri nama Boo, Misa kali ini menggunakan T-shirt hitam bergambar Nirvana dan celana jeans bearna putih serta sepatu kets merahnya
Tapi ketika Misa dan Emily ingin pergi, datanglah kurt lalu berkata “Hei mau kemana kau Misa??”
“ini bukan urusanmu kurt..!!” Bentak Misa
“hahaha… Oke-oke aku tak akan ikut campur” Jawab Kurt “Dan, wah hai Emily kau terlihat lebih cantik” kata kurt sambil mengedipkan satu matanya kearah Emily
Emily yang masih polos hanya melontarkan senyumnya
“Kurt hentikan…!! Kembalilah kedalam..!!” Teriak Misa Dengan nada tinggi
“ayo Emily kita secepatnya pergi tak usah pedulikan kurt,” jelas Misa sambil mengambil sepeda bewarna pink itu dan pergi meninggalkan kurt yang masih berdiri didepan pintu.

Setelah beberapa menit perjalanan sampailah mereka berdua diSebuah toko tua, toko yang menjual mainan, toko mainan yang dituju oleh Misa dan Emily berada disebuah bangunan kayu yang sudah bertahun-tahun tidak dicat, dikaca jendela yang berdebu terpampang sebuah tulisan tangan: WAGNER-SERBA_SERBI MAINAN BARU. ditoko yang baru 2 hari buka itu Tidak kelihatan satu mainan pun dietalasenya.
Misa dan Emily menyandarkan sepedanya didepan toko, “Kudengar yang punya toko suka gampang marah” Jelas Emily sambil memasukan kedua tangannya disaku celana kodoknya,
“Ya, kalau kita tak membuat masalah kita tak akan dimarahi” Kataku kembali sambil membuka pintu toko

Ruang toko itu sangat sempit, rendah, dan gelap. Perlu beberapa saat sebelum mata Misa terbiasa dengan cahaya redup didalam toko, Toko ini lebih tepat disebut sebagai sebuah gudang, dikiri kanan ruangan berdiri rak-rak setinggi langit–langit, penuh sesak dengan kotak mainan sebuah meja pajangan berdiri memanjang ditengah ruangan Gang antara meja pajangan dengan rak dikiri kanannya sempit sekali. Misa yang badannya kurus pun harus memiringkan badannnya agar bisa lewat, Dibagian depan toko, dibelakang meja kasir duduk seorang berparas galak, dengan kepala botak dan kumis putih panjang yang terkulai lemas, membuatnya terlihat masam
“Hai” Tegur Emily Takut-takut sambil melambaikan tangannya sedikit
Pria itu hanya menjawab dengan geramannya dan kembali melanjutkan membaca surat kabar ditangannya, Misa dan Emily kembali berjalan menyusuri sudut-sudut toko tersebut.

Dirak-rak toko tersebut terpampang berbagai mainan yang sudah lusuh, seperti pistol-pistolan, kereta salju, pasukan tentara, dan berbagai macam boneka, toko baru ini lebih baik sebagai toko tua
Emily berhenti disebuah sudut toko dan menggambil sebuah boneka beruang coklat besar,
“Akhirnya aku mendapatkan yang aku inginkan” Teriaknya sambil menggambil boneka itu dari rak “pengganti boneka lamaku”
Emily sudah mendapatkan apa yang ingin dia cari tapi Misa masih mencari mainan apa yang bagus untuknya, Misa kembali masuk lebih kedalam ruangan toko, diruangan tersebut misa masih bingung untuk membeli mainan seperti apa, ketika Misa Masuk lebih dalam lagi Misa menemukan apa yang ia inginkan.

Cerpen Karangan: Bima Sakti
Facebook: Bima Anfer

Cerpen Akibat Mantra Sihir (Part 1) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sahabat Beda Dunia

Oleh:
Clara, Fanny dan Kalista adalah 3 sahabat yang sangat akrab. Mereka sudah bersahabat sejak masih kecil. Suatu hari, Clara dan Kalista menerima kabar buruk. Yaitu, karena Fanny kecelakaan mobil.

Makhluk Mati dan Benda Hidup

Oleh:
Langit abu berangsur-angur menjadi gelap. Gemuruh guntur sayup-sayup terdengar berbarengan dengan gema adzan isya. Rintik hujan mulai jatuh membasahi atap amben bambu. Nampak kekecewaan timbul pada wajah pengunjung warung

Boneka Yang Sombong

Oleh:
Namaku Grace, umurku entah berapa. Aku telah lama terpisah dengan keluargaku. Dulu orang bilang aku cantik dan lucu, namun lain dulu lain sekarang. Rumahku di mana saja, aku bisa

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

5 responses to “Akibat Mantra Sihir (Part 1)”

  1. janeth collin says:

    Yahhhhh ???? part 2 nya mana??

  2. Mandani utami says:

    Part 2 nya kenapa tidak ada??
    Padahal seru ceritanya lah

  3. rina rinz says:

    Mana part 2 nya??

  4. Githa says:

    Uhhh, ko nggk ada part 2 nya??
    Padahal aku suka cerita nya, apalagi gadis yang bernama “Misa” itu.

  5. vena sihaloho says:

    part 2 nya mana?

Leave a Reply to vena sihaloho Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *