Bayangan Dalam Sinar

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 25 January 2016

“Daaar!!!” bunyi gledeg menggeram seperti singa yang mengaum kelaparan.

Cuaca berubah seketika ketika terlihat kilatan cahaya berbenturan satu sama lain dengan hebatnya. Angin kencang yang terus menghantam diselingi debu-debu bertaburan dengan kencangnya. Orang berlalu lalang menuju bangunan berjajar rapi di pinggir jalan yang di setiap pintunya tertulis nama masing-masing. Terjebak sebuah lubang besar yang terhimpit dua rumah yang berdekatan. Sebuah lubang yang cukup luas, karena terbentuk akibat kilatan guntur yang terus bersahutan.

“Lihat itu!” ucap seorang anak berperawakan kerempeng yang bernama Jozu Hikari. Orang-orang hanya ternganga mendengarku berteriak dengan keras di kerumunan warga. “Apa yang kau lihat?” kata seorang kakek mencoba memberi simpati. “Tadi aku melihat sebuah bayangan ke luar dari kilatan guntur yang mendatangi lubang itu” balasku.
“Mungkin kau hanya ketakutan mengalami kejadian alam dahsyat ini” ujar kakek itu sambil tersnyum.

Selama berjalan menuju rumah aku terus memikirkan bayangan apa yang ke luar dari kilatan cahaya tadi. Aku termenung berjam-jam di kamarku sambil membalik-balikkan buku untuk mencari tahu bayangan apa yang ku lihat tadi. Dalam sebuah buku yang berjudul “Legendary of Mirachel” aku menemukan leganda tentang bayangan dalam cahaya. Di buku itu tertulis bahwa setiap 100 tahun akan terjadi bencana alam yang cukup besar dan bayangan kekuatan akan ke luar dari sahutan guntur yang terus berbenturan.

Di situ juga tertulis hanya anak dari para ninja hebatlah yang bisa melihat bayangan kekuatan itu, para keturunan ninja hebat hanya bisa diketahui dari tanda lahir yang berupa goresan luka di bawah telapak tangan mereka yang berbentuk shuriken. Sekarang Jozu baru tahu bahwa tandu shuriken di tangannya adalah tanda bahwa ia adalah keturunan para ninja. Bayangan itu terus datang di mimpi Jozu dan meninggalkan pesan-pesan rahasia tentang siapa dirinya.

Esok hari adalah ulang tahun Jozu yang ke-17. Dia hanya merayakannya bersama kakek dan neneknya yang sudah separuh baya. Dalam perjalanan menuju kampus ia merasakan hal aneh pada dirinya. Dia bisa berteleportasi secepat guntur tanpa ia sadari dan tubuhnya bisa mengeluarkan kelebatan guntur yang berbahaya. Ketika menyusuri jalan aomi dia didatangi bayangan yang selalu hadir dalam mimpinya dan bayangan itu memberitahu siapa ia sebenarnya dan siapa itu Jozu. Bayangan itu masuk dalam diri Jozu dan Jozu berubah menjadi lebih bersemangat dan kuat.

Setibanya di rumah tubuhnya tiba-tiba tangannya bergerak sendiri ketika melihat vas bunga akan jatuh ketika disandung kucing. Dia langsung pergi ke kamar dan berdiri di depan kaca dan menanyakan kepada dirinya sendiri tentang apa yang telah terjadi pada dirinya. Dengan samar-samar Jozu mendengar ada orang yang berbicara kepadanya, ia adalah sosok bayangan yang telah masuk pada dirinya. Dia menjelaskan pada Jozu tentang apa yang telah terjadi pada dirinya.

Setelah mengetahui dia telah memiliki kekuatan super ia bertekad untuk memperbaiki negerinya dari ancaman bahaya para penjahat. Tapi untuk menjaga dan melindungi orang-orang terdekatnya ia harus merahasiakan identitasnya. Selama berhari-hari ia mendesain kostum yang nyaman dan cocok untuknya. Setelah lelah menggambar selama berhari-hari ia menemukan kostum yang pas dan fleksibel untuknya. Ia menamakan dirinya dengan “The Thunderstorm” (si pengendali guntur). Untuk menutupi wajahnya ia menggunakan masker layaknya ninja pada mulutnya. Dan di punggungnya terdapat huruf T yang disahuti petir di sekitarnya.

Cerpen Karangan: Fakhru Ar-Rezqi
Facebook: Fakhru gangaa reizqy
Aku adalah anak yang lahir di purbalingga dan akan berumur 13 tahun. Sekarang aku mendiami bangku di kelas 8 untuk mendapat ilmu dan pengalaman.

Cerpen Bayangan Dalam Sinar merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gerdika Adiyaksa

Oleh:
Di sebuah desa, hiduplah seorang ibu dan anak laki-lakinya. Nama anak laki-laki itu Gerdika Adiyaksa. Mereka hidup sebagai keluarga sederhana di desa tersebut. “Gerdika, ayo antar ibu ke pasar!”

Hari Yang Terindah Di Kerajaan Berry

Oleh:
Pada suatu hari seorang putri dari Kerajaan Berry berusia 15 tahun sangat senang sekali karena ia akan menerima tamu dari kerajaan lain. “Ma, kapan keluarga Raja Arash, Ratu Alzena

Ia Diculik

Oleh:
Halo Guys, namaku Mokila. Sekolah di SDN magic Company. Aku sekarang sedang melakukan aktivitas yang keren. “Hai, Kila. Ikut ke kantin? Kali ini aku yang meneraktir. Ikut ya?” Kata

Ini Bukan Ragaku

Oleh:
Seperti biasanya aku hidup dengan “Membosankan”. Kadang aku sering berimajinasi menjadi pria tampan, kaya, dan disukai banyak wanita. Tapi semua itu terhenti ketika temanku memanggil.. “Hai daffa melamun terus..”

Pangeranku Tanpa Sayap

Oleh:
Angin bertiup kencang. Langit kelabu. Daun-daun gugur berhamburan. Pohon-pohon bambu bergoyang. Ada suara seperti memanggil-manggil dari jauh. Tak lama kemudian hilang ditelan angin. Lalu guntur di langit seketika bergemuruh.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *