Bertemu Sang Idola

Judul Cerpen Bertemu Sang Idola
Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 6 April 2013

Ketika istirahat telah usai, murid-murid kelas 5 masuk kelas. Sekarang adalah pelajaran yang paling di tunggu-tunggu murid kelas 5 yaitu Bahasa Indonesia. Sebenarnya Bahasa Indonesia bukan pelajaran favorit anak-anak kelas 5, tapi Bu Nisa yaitu guru favorit kelas 5.
“Anak-anak hari ini Bu Nisa akan menjelaskan tentang cara membuat puisi yang baik dan benar. Mula-mula…” Bu Nisa menjelaskan cara membuat puisi panjang lebar.

Semua anak memperhatikan dengan bersungguh-sungguh termasuk anak paling pintar di kelas yaitu Nabilla. Selain pintar, ia juga cantik dan baik hati.
“Anak-anak Bu Nisa akan memberi PR pada kalian. Kalian harus membuat puisi bertema , Idolaku,” . Puisi yang paling bagus akan dipertemukan dengan idola favoritnya,” kata Bu Nisa ketika pelajaran telah usai.

Anak-anak pun berhamburan keluar untuk pulang. Nabilla pulang jalan kaki karena rumahnya ada di depan sekolahnya.
Di kamar, Nabilla mengambil secarik kertas dan mulai membuat puisi tentang idolanya. Nabilla menulis puisi tentang Shireen Sungkar si artis cantik. Beginilah hasil karya puisinya:

Karya : Nabilla Fitriani
Shireen Sungkar
Kulihat idolaku yang di acara televisi favoritku
Berwajah cantik
Wajah cantiknya seperti bunga
Dialah idolaku
Ku bermimpi…
Melihat matanya
Berkenalan dengannya
Mungkin itu hanya ada di mimpi
Tapi itu adalah keinginanku
Bertemu idolaku

Setelah selesai menulis puisi, Nabilla menaruhnya ke dalam tasnya. Kemudian ia beranjak ke tempat tidurnya berselimut warna biru muda.

Keesokan harinya, puisi karya Nabilla dikumpulkan di meja Bu Nisa yang rapi itu. Di meja Bu Nisa juga ada puisi karya-karya teman-temannya.

Setelah Bu Nisa mengoreksi puisi-puisi karya murid-muridnya, Bu Nisa memberi pengumuman bahwa yang puisinya paling bagus adalah karya Nabilla. Nabilla yang mendengar langsung terkejut. Keinginannya bertemu idolanya, Shireen Sungkar menjadi kenyataan.
“Selamat ya Nabilla, kamu bisa bertemu Shireen Sungkar” kata Bu Nisa.
“Makasih sekali ya, Bu,” jawab Nabilla yang begitu terkejut bercampur rasa bahagia.

Keesokan harinya, Nabilla dan Bu Nisa naik taksi ke tempat janjian bertemu Shireen Sungkar. Hati Nabilla sangat senang sekali.
“Bu, apakah nanti boleh minta foto dan nomor HPnya?” tanya Nabilla pada Bu Nisa.
“Boleh dong, Nabilla,” jawab Bu Nisa singkat, tapi mudah di mengerti.
Sesampainya di tempat tujuan, Nabilla turun dari taksi dan segera menghampiri Shireen Sungkar. Shireen Sungkar tersenyum lebar ketika melihat Nabilla.
“Kak, foto bareng dong,” kata Nabilla begitu senangnya melihat idolanya.
Mereka berfoto-foto bersama dan tidak lupa minta nomor HP idolanya. Nabilla senang sekali pada hari itu.
Hari itu adalah hari yang menyenangkan bagi Nabilla. Keinginannya bertemu idolanya sudah tercapai.

Cerpen Karangan: Dhila Nurul
Facebook: Fadhila Nurul dan Dia
Halo semua! Kenalkan aku pendatang baru di sini. Kenalkan nama lengkapku Fadhila Nurul .J. Nama akrabku Dhila. Aku sekarang sudah kelas 5 SD. Hobiku membaca dan menulis cerita. Aku suka membaca dan menulis cerita sejak aku terpilih ikut lomba sinopsis tingkat gugus 2012 lalu. Sejak itu aku mulai menulis cerita di salah satu situs website majalah kesukaan aku yaitu Bobo Online. Beberapa ceritaku dimuat di Bobo Online. Bagi kalian yang ingin mengenalku silahkan lewat e-mail ku dhilanurul[-at-]ymail.com

Cerita Bertemu Sang Idola merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Air ku

Oleh:
Gadis kecil yang masih berusia 6 tahun itu bernama Sofie, dia tinggal bersama kedua orangtua dan kedua kakaknya di sebuah perumahan di tepian kota Cilacap. Setiap pagi sebelum berangkat

Nini si Tomboy dan Jo si Feminim

Oleh:
Di Desa Krintil ada seorang anak manis bernama Nini. Dia tinggal bersama Ibu, Kakak, Adik, Kakek dan Neneknya. Ayahnya sudah meninggal. Mereka tinggal di sebuah rumah yang mewah dan

My Beloved Hana (Part 3)

Oleh:
TILT… TILT… TILT… Alat pendeteksi detak jantung berbunyi di ruangan sepi yang hanya berisi dua orang. Mark, tertidur di samping nona muda yang sangat ia sayangi, Hana Sakurami. Hana

Sisa Rahasia

Oleh:
“Supri, aku sudah tidak sabar mendengar ceritamu. Tapi sepertinya aku akan telat.” Suara cemas itu kudengar di seberang sana. Masih kugenggam ponsel mini yang menempel di telinga kananku. “Ya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

3 responses to “Bertemu Sang Idola”

  1. andrew says:

    sangat bagus maju terus yaaaaaaa!!

  2. indira kharisma says:

    bagussssss

  3. agatha febzha anggara says:

    Bagusss sekali tpi sayangnya terlalu pendek ceritanya

Leave a Reply