Daisuki, Hatori Sama

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Fantasi (Fiksi), Cerpen Jepang
Lolos moderasi pada: 16 March 2016

“Meong,” aku menjilat pipi majikanku, membangunkannya dari tidur panjang. Ia menggeliat lalu mengelus kepalaku, aku melanjutkan menjilat pipinya yang putih bak susu.
“Sudah pagi, ya?” ia membuka matanya yang sewarna dengan langit malam, “Ohayou, Yuka-chan.”
“Meong!” seruku girang.

Ia bangun lalu melangkah menuju kamar mandi. Aku mengubah bentukku menjadi malaikat dengan sayap putih yang melekat di punggung lalu menyiapkan pakaian untuknya plus menyiapkan buku pelajarannya. “Yuka-chan, apa hari ini kau berniat ikut sekolah lagi?” tanyanya begitu keluar dari kamar mandi.
“Hai!” jawabku mantap lalu beralih menuju dapur, meninggalkannya untuk berganti pakaian.
“Wah… Telur dadar ini sepertinya enak,” ia yang sudah menggunakan seragam, duduk di meja makan, meletakkan telur dadar di mangkuknya yang sudah berisi nasi.

“Itadakimasu!” seru kami berdua lalu memakan telur dadar tersebut dengan lahapnya.
“Oishii…” serunya girang dan aku terkikik geli.
“Hati-hati tersedak, Hatori-sama,” ucapku memperingatkannya.
“Oh ya, kau ikut ke sekolah, kan? Jangan lupa ubah wujudmu menjadi kucing lagi. Sebelum ke sekolah aku mau mampir ke rumah Misa-chan.”
“Aku akan menemani Hatori-sama ke rumah Misa-san,” ucapku penuh semangat.
“Hehe… Arigatou, Yuka-chan.”

Setelah makan, aku mengubah bentukku menjadi kucing, menemani Hatori-sama menuju sekolahnya -meskipun ia mampir dulu ke rumah Misa-san untuk mengajak gadis itu berangkat sekolah bersama. Aku tidak tahu apa yang ku rasakan pada Hatori-sama. Menurut buku yang ku baca, aku jatuh cinta padanya. Memang tanda-tandanya sudah jelas. Sejak Kami-sama mengutukku menjadi setengah kucing dan setengah malaikat dan Hatori-sama memungutku dari jalanan yang kejam, merawatku dengan sepenuh hati dan memberiku makan.

Aku bisa menyadari ada yang aneh dari diriku saat dia menatapku dan memberiku senyuman penuh kasih sayang. Aku memberanikan diri untuk mengatakan padanya kalau aku bukan kucing biasa. Dia terkaget saat aku mengubah wujudku menjadi malaikat dan aku menceritakan semuanya. Aku adalah malaikat yang dikutuk Tuhan menjadi setengah kucing dan setengah mailaikat. Ku kira, setelah dia mengetahui semua itu, dia akan ketakutan atau membuangku.

Ternyata dugaanku salah, ia tambah menyayangiku dan memperlakukanku layaknya manusia. Saat itu… ku rasa aku tidak punya alasan untuk tidak mencintainya. Tetapi, apakah tidak salah jika malaikat jadi-jadian sepertiku mencintai manusia dan berlama-lama di dunia manusia? Aku tahu ini bukan duniaku dan dunia ini perlahan-lahan menggerogoti umurku. Asal aku bisa melihat senyum Hatori-sama, ku rasa aku bisa mati dengan tenang. Memang itu kan tujuan Kami-sama mengutukku? Membuatku mati perlahan-lahan karena sudah mencemari nama baik malaikat.

Sekarang, ada seseorang di samping Hatori-sama, Misa-san. Aku tahu Hatori-sama sangat mencintai gadis itu. Dan aku sangat sadar diri akan posisiku. Jadi aku putuskan untuk memendam perasaanku ini, perasaan terlarang untuk manusia hingga ajal menjemputku nanti. Daisuki, Hatori-sama. Kau memang tidak tahu perasaanku tetapi asal aku masih hidup di dunia ini, aku akan melakukan yang terbaik untukmu meskipun jantung ini terasa sakit saat menyadari kalau kau ditakdirkan bukan untukku. Terima kasih untuk semuanya. Aku senang bisa menjadi kucingmu dan malaikat penjagamu. Arigatou.. Daisuki.

SELESAI

Catatan:
Daisuki: Aku suka kamu
Sama: Tuan
Ohayou: Selamat pagi
Hai: Baik
Itadakimasu: Selamat makan
Oishii: Enak
Arigatou: Terima kasih
Kami-sama: Tuhan

Cerpen Karangan: Hikari Inka
Facebook: facebook.com/atika.nurs

Cerpen Daisuki, Hatori Sama merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Masa Lalu Menghancurkan Masa Depanku

Oleh:
Semua orang pasti pernah merasakan apa itu cinta… ya, cinta… cinta itu indah bagi yang merasakannya, Cinta itu bisa membuatmu bahagia dengan magicnya, karena cinta, juga bisa membunuhmu dengan

Sebuah Lagu Adalah Perasaanku Untukmu

Oleh:
Malam itu, felly diam memandang foto seorang cowok yang sangat dia cintai. Dia adalah awan, cowok yang dia kenal beberapa bulan yang lalu. Mereka menjalin hubungan yang serius tapi

Penantian Yang Sia-Sia

Oleh:
Sudah sewajarnya kita para cewek sebagai seorang pacar yang setia, ingin sekali melihat kekasihnya ada di dekat kita. Tapi aku berbeda, sudah sebulan ini di tinggal kekasihku merantau untuk

Tragedi 101

Oleh:
Di ruangan 4×4 M yang bergaya vintage, terlihat seorang gadis indigo berambut sebahu Sedang duduk termenung di sebuah sofa merah yang mengarah langsung ke jalan yang menjadi Pusat kota

Butterfly

Oleh:
Pagi itu… terdengar sayup sayup suara burung yang berkicau di luar jendela, ditambah suara tetesan embun pagi dan kepakan sayap kupu kupu. Namaku Sherlin Putri Maendra, aku terlahir di

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *