Dimensi Terakhir

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 27 August 2019

Di tengah hutan ada sebuah rumah yang ditinggali 3 sahabat yaitu Alfa, Ravi dan Farhan, mereka senang meneliti berbagai portal dan dimensi yang mereka temukan, selain itu mereka juga berburu dan bercocok tanam untuk bertahan hidup.

Pada suatu hari Ravi sedang pergi berburu, ia menemukan seekor rusa, Ravi mencoba memburunya namun panah yang ia lesatkan meleset, rusa tersebut pun lari. Ravi mencoba mengikutinya, Ravi berhenti karena melihan Portal berwarna hitam. “Portal macam apa itu?… aku baru melihatnya?” Ravi terkejut, dia langsung menandai tempat itu dan pulang memberitahu yang lain.

Sesampainya di rumah
“ALFA, FARHAN” Ravi berteriak memanggil Alfa dan Farhan “Ada apa?” Ucap Farhan Alfa hampir bersamaan “aku menemukan portal aneh” Ravi memberitahu apa yang ia temukan “Portal aneh apa maksudmu?” Tanya Farhan “Portal yang kutemukan seperti tergeletak di tanah dan mengeluarkan cahaya hitam” ucap Ravi “lebih baik kita pergi ke sana saja” saran Alfa
Mereka pergi ke sana dengan peralatan yang memadai.

Sesampainya di portal
“Kenapa portalnya seperti ini” ucap Alfa “Karena sudah sampai sini ayo kita masuk dan kita lihat dimensi apa lagi yang kita temukan” ucap Farhan “kau benar” ucap Ravi
Mereka memasuki portal itu tanpa ragu ragu.

Sesampainya mereka di sana mereka disambut oleh makhluk aneh berwarna hitam, matanya yang berwarna ungu dan tinggi sekitar 3-5 meter, Ravi diserang dan terpental cukup jauh, Farhan menyelamatkannya karena dimensi itu sebatas pulau saja dimana kalau merekan melewati pulau itu mereka akan jatuh entah kemana.

Alfa mencoba mengalahkan makhluk itu, Farhan mencoba membantu dengan memanahnya, namun makhluk itu berpindah tempat sangat cepat sehingga mereka tau mereka tidak bisa melawan makhluk itu dengan busur panah.

Mereka berjuang hingga Farhan mengucapkan “kita sudah aman di dimensi ini”, tapi kenyataannya tidak begitu, seekor naga hitam datang dengan makhluk hitam tadi
“Ayo jangan mau kalah dengan mereka” Alfa memberikan semangat dan menyebut naga itu sang Alpha (Pemimpin)
Mereka membagi tugas Ravi dan Alfa akan melindungi Farhan dari makhluk hitam itu, sedangkan Farhan akan memanahi sayap naga itu terutama sayap sebelah kanan.

Berjam jam berlalu
“Farhan apa sayap naga itu belum terluka” Tanya Alfa
“Kau lambat sekali”
“Cerewet… sebentar lagi naga itu akan jatuh, tenang saja…” Farhan berteriak

Dan akhirnya naga itu pun jatuh, Ravi berlari dan memotong kaki naga itu sayangnya Alfa gegabah, ingin memotong kepala naga tersebut akibatnya Alfa terkena api ungu dari mulut sang Alpha, kami berdua ingin menyelamatkannya namun api itu tidak bisa padam sehingga Alfa hangus terbakar.
“Alfaaa…”
“Alfaaa…”
Farhan dan Ravi berteriak.

Mereka ingin membalaskan dendam Alfa. Farhan memotong kepala sang alpha menggunakan pedang punya Alfa
Dan Ravi memusnahkan semua makhluk hitam tersebut.

“Kita berhasil Ravi” ucap Farhan
“Kau benar, Kita berhasil membalaskan dendam Alfa”

Tiba tiba mereka teleportasi ke tempat portal itu. Mereka segera menutup portal itu agar tidak ada korban kerena ingin masuk ke portal itu.

Sejak hari itu, Ravi Dan Farhan hidup seperti biasa tanpa Alpha dan tidak meneliti portal dan dimensi lainnya…

END

Cerpen Karangan: Farhan Dwi Ananda Putra
Blog / Facebook: Farhan Putra
Farhan dei ananda putra 12 th

Cerpen Dimensi Terakhir merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


I am The Third Winner

Oleh:
Namaku Salwa Al-huwayna. Singkatnya kalian bisa memanggilku Salwa. Aku bersekolah di SD An-nur bandar jaya, kelas VI SD. Di kelas aku termasuk jajaran tiga besar. Kemarin Bu Vani, memintaku

Unique Stories

Oleh:
“Hai mama.. Aku merindukanmu… kenapa aku tidak bisa melihatmu? Setidaknya hadirlah dalam mimpiku. Aku benar-benar merindukanmu. Aku ingin memelukmu, mama. Jawab ma! Mama tidak pernah membalas suratku.. mamaaa!!!” Sudah

Siapa?

Oleh:
Suasana kamar asrama sempit ini terasa begitu lengang. Hanya terdengar suara gemericik gerimis hujan yang membasahi malam. Ketiga sahabatku masih terdiam, entah apa yang mereka pikirkan. Sedangkan aku berusaha

Upacara Bulan

Oleh:
Pangeran Tsubaki sebagai yang tertua dari sepasang kembar sudah ditakdirkan menjadi pemimpin kerajaan selanjutnya. Semua rakyat menyukai caranya memimpinnya. Pangeran Tsubaki juga disebut “Pangeran Perak” karena rambutnya seperti perak

Nama Ke-1001

Oleh:
Cupid masih berbaring dengan tenang di salah satu dahan terbesar pohon tua, pohon tua di tengah ilalang kekuningan yang selalu menajdi tempat kesukaannya. Angin senja yang hangat masih setia

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Dimensi Terakhir”

  1. Evan Yudhayana says:

    Kek end portal minecraft

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *