Emily dan 7 Berlian Ungu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 19 December 2014

Sudah 4 hari Holly dan kedua adiknya, Lizzie dan Bishop berlibur di rumah paman Aldwin di kota JuemprTown. Kota itu terletak di ujung Provinsi Houldshiz. Mereka berlibur disana karena orangtua mereka sedang pergi ke kota Shopdesnv. Betsy dan Hazel, kedua putri paman Aldwin sangatlah baik. hanya saja mereka mempunyai perbedaan. Betsy sangatlah manja pada paman Aldwin dan bibi Lark, istri paman Aldwin. Sedangkan Hazel sangatlah suka berpetualang.

“Huahmmm…” Lizzie menguap lebar. “Membosankan….! Liburan akhir tahun tidak kemana-mana…Ya kan Bishop?” Kata Lizzie sembari mengambil sikat gigi di tasnya. “Yeah” Jawab Bishop. “Sabarlah… Ayah dan Ibu akan cepat pulang dari kota Shopdesnv. Dan kita akan pergi ke pantai” Ujar Holly. “Apakah itu pasti Holly? Kami hanya bisa berharap” Kata Bishop. “Yah semoga saja” Jawabnya.
“Aha! Aku punya ide Lizzie, Holly!” Seru Bishop. “Apa?” Lizzie penasaran. “Baiklah. Begini, kita tanya saja pada Hazel, apakah ada tempat wisata disini atau ada sebuah tempat yang misterius yang akan kita petualangi. Kita kan pernah menguak misteri yang terkandung di dalam Gua Sovt, Bukit Xolp, Rumah Tuan Ayato dan Gunung Alpyi” Saran Bishop. “Bravo!” Seru Lizzie dan Holly bersamaan.
“Holly, Lizzie, Bishop!!! Mari kita makan bersama…” Pangil bibi Lark. “Ah, ya! Baik bibi Lark!” Jawab Bishop. “Ayo!” Holly menggandeng tangan kedua adiknya.

“Selamat pagi paman, bibi, Hazel dan Betsy” Sapa Lizzie. “Oh, hai!” Jawab Betsy. Hazel, paman, dan bibi menjawab dengan senyuman. “Sarapan hari ini cornflakes dengan susu” Bibi Lark membuka pembicaraan. “Wah, sepertinya menarik. Biarku bantu bibi” Tawar Holly. “Oh, terimakasih Holly. Bisakah kau mengambil susu di kulkas?” Tanya bibi Lark. “Tentu” Kata Holly.
“Hazel, Betsy bisakah kita bicara sebentar di pekarangan rumah?” Tanya Bishop. “Baiklah” Kata Betsy. “Begini… Kami ingin menanyakan apakah disini ada tempat wisata atau tempat yang misterius” Tanya Lizzie. “Ohh… Setahuku disini tidak ada tempat wisata tetapi, aku pernah dengar dari Missy bahwa ada sebuah gua misterius di Desa sebelah. Aku belum pernah kesana karena tidak diperbolehkan oleh ayah” Terang Hazel. “Baiklah. Bagaimana besok kalau kita kesan?” Tawar Holly. “Oke. Baiklah. Kita berangkat diam-diam” Kata Bishop.

Esoknya…
Mereka mengendap-endap keluar lewat pintu belakang. Mereka melewati tumpukan bata-bata dan semak belukar. “Nah kita sampai” Kata Hazel. “Ayo!” Lizzie memberanikan diri masuk ke gua duluan. Betsy yang berjalan paling belakang serasa ada yang memanggilnya. Tap… tap.. tap.. Terdengar suara langkah seseorang. Lalu mereka melihat ada seorang perempuan memakai baju warna biru muda dan mempunyai rambut panjang. “Siapa kau?” Tanya Lizzie ketakutan. “Maaf mengagetkan. Aku Emily Cliffrto.” Kata anak yang bernama Emily itu. “Oh.. Salam kenal.. Aku Holly, ini kedua adikku Lizzie dan Bishop. Ini sepupuku, Betsy dan Hazel” Kata Holly. “Sebaiknya kalian jangan kesini. Pulanglah. Disini ada penyihir bernama Chloert Daherna yang menjaga hutan Berlian. Jika kalian kesana kalian akan dikutuk menjadi katak yang tiap harinya mengeluarkan 231 berlian warna-warni.” Cegah Emily. “Tapi, kami ingin kesana” Kata Lizzie. “Kuharap Jangan” Kata Emily. Emily lalu menjatuhkan kotak berwarna kelabu dan pergi. “perempuan aneh” Kata Betsy.

Akhirnya Mereka pun sampai di depan pintu gerbang hutan berlian. Tiba-tiba datang penyihir. “Hihihi… Aku Chloert Daherna penjaga hutan ini” Kata penyihir Chloert. Chloert siap-siap mengangkat tongkat sihirnya, tetapi… “Hai, Chloert Daherna… Bertemu lagi denganku Emily Cliffrto” Tiba-tiba Emily sudah ada di depan mereka. “Oh… Kau Emily Cliffrto… Mau apa kau kesini… ini bukan urusanmu..!” Bentak Chloert. “Heehhh… Urusanku Chloert! Tugasku menyelamatkan mereka! Cepat! Masuk ke dalam hutan!” Kata Emily pada Mereka.

Mereka pun masuk ke hutan. “Wow… banyak sekali berliannya” Kata Betsy. “Cepat keluar dari hutan ini!” Perintah Emily. Mereka hanya dapat 7 berlian ungu.

Akhirnya berlian itu dipakai mereka sebagai tanda persaudaraan mereka. Berlian itu bisa mengabulkan semua permintaan yang mereka bicarakan. Sedangkan Emily gadis misterius itu tidak diketahui keberadaanya.

Cerpen Karangan: Najwa Syifa Mardiyah
Facebook: Najwa Syifa Mardiyah

Cerpen Emily dan 7 Berlian Ungu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Editor Waktu (Part 1)

Oleh:
“Wuis.. cerpen baru Wi?” tanya Sandy teman sebangku Wijaya. “Oh.. bukan, iseng-iseng saja aku membawa cerpen lamaku, ini cerpen yang ku tulis kelas sebelas dulu..” jawab Wijaya sambil memegang

Si Penjilat Makanan

Oleh:
Rio adalah teman sekelasku ia dicap sebagai si penjilat makanan, karena rio sering makan makanan sisa bekas orang. Awalnya tidak ada yang mengetahui tentang perbuatannya ini, Sampai akhirnya semua

Kecurigaan Deandra

Oleh:
Deandra Nandita nama nya. Dia, adalah seorang remaja berumur 13 tahun. Deandra selalu saja curiga dengan hal apapun. Banyak teman-teman nya yang kesal dengan sikap Deandra. Hanya sedikit saja

Ada Apa Dengan Mimpi Ku

Oleh:
Semalam aku terbangun dari tidur ku, hanya karena aku mimpi buruk, “ya allah, kenapa mimpiku malam ini sangat buruk” ujar ku. Aku terdiam sejenak dan mencoba kembali tidur. Mentari

Kakak Maafkan Aku

Oleh:
“Azri, papa akan mengadopsi seorang kakak untukmu!” kata papa. “Apa? kenapa papa mengadopsi anak? aku kan gak ingin punya kakak!” balasku. “Iya sih, tapi mungkin dia sangat berguna bagimu”

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *