Gadis Cantik dan Taman Bunga

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 27 October 2018

Sejak dulu, aku ingin memiliki taman bunga yang indah. Namaku Velis. Seorang gadis yang menyukai bunga. Menurutku, bunga itu indah cantik. Bagaimana menurut kalian?

Aku barusan pindah dari rumah baru. Katanya orang orang, di lingkunganku yang baru ada orang yang memiliki taman bunga yang sangat besar, luas dan sangat indah. Wow, aku ingin mengunjunginya.

Sore hari, saat aku sedang bersepeda di lingkungan baruku ini, aku lewat di depan rumah yang mungil dan kecil tapi halamannya sungguh besar sekali. Dan girangnya lagi, halaman yang besar itu dijadikan taman bunga. “Jadi ini taman bunga yang dimaksut orang orang” pikirku. Hamparan rumput hijau yang dapat mencuci mata, dan bunga bunga yang berwarna warni.

Saat sedang asyik asyiknya mengamati, aku melihat ada gadis sebayaku yang sedang berada di taman bunga itu. Mungkin pemiliknnya, kataku dalam hati. Gadis itu sangat cantik. Matanya indah berwarna biru, kulitnya putih halus, rambutnya terurai berwarna pirang. Dan ia memakai gaun putih selutut. Ia telanjang kaki. Gadis cantik bak putri raja itu sedang mencium aroma bunga. Ia melihatku, tangannya memberikan kode bahwa aku harus ke sana. Aku pun ke sana.

“Kamu siapa?” tanyaku. “Aku Vannesa, aku pemilik taman bunga ini. Maukah kau menjaga dan merawat taman bunga ini?” tanyanya lembut. “Bukannya kamu pemiliknya?” perasaanku menjadi heran dan senang. “Aku, aku kan sudah tidak ada. Aku sangat sayang pada taman bungaku, jadi, aku mencari orang yang senang pada taman bunga dan ingin merawatnya” mukanya seperti menampakan kesedihan yang mendalam. Aku terkejut. “Vannesa, kau han.. hantu?” “Iya, jangan takut. Dulu, aku hidup bahagia bersama keluargaku. Sejak orangtuaku meninggal karena kecelakaan, aku menjadi yatim piatu. Aku mengurus semuanya sendiri, termasuk taman bunga ini. Tapi, saat itu aku jatuh sakit. Tak ada yang tau, saat itu aku meninggal. 3 hari kedepan, orang orang baru mengevakuasi mayatku” jelasnya dengan tangis. “Sabar Vannesa. Baik, aku akan mengurus taman bunga yang sangat indah ini” jawabku. Kami pun berpelukan.

Saat sedang menyirami bunga bunga, aku melihat Vannesa sedang menyentuh bunga bunga. Ia menatapku dengan senyumnya dan mengacungkan jempol padaku. Lalu, ia melambaikan tangan padaku. Ia melayang menuju surga.

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha

Cerpen Gadis Cantik dan Taman Bunga merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Peri Gigi

Oleh:
Kata orang-orang peri gigi itu beneran adanya. Kenapa? Karena suatu hari gigi Belinda copot, Belinda sangat kesal sekali, rasanya sakit dan perih. Malah giginya berdarah. Belinda menangis, tapi untungnya

Cupcake Shop

Oleh:
Waktu istirahat… “Girls, kemarin aku beli cupcake di Cupcake Shop,” ujar Manda kepada Aura, Shilla dan Mega. “Cupcake Shop?” tanya Aura, Shilla, dan Mega kaget. “Iya, Cupcake Shop. Toko

Rahasia Cinta dan Waktu (Part 1)

Oleh:
“Yah! Jangan dimatikan! Aku lagi pakai laptopku! Aku nggak pakai mode baterai!” Rayhan berteriak melihat ayahnya yang hendak mematikan paksa sekering rumahnya. “Ahh! Ayah apa-apaan si! Laptopku mati kan!”

Misteri Saudara Kembar Sara

Oleh:
SARA HUSSEIN, anak yang selalu bahagia dan ceria. Anak yang berumur 10 tahun. Selidik warga di sekitar, Sara harusnya dilahirkan kembar, karena hasil USG 10 tahun yang lalu harusnya

Keajaiban Dunia

Oleh:
“Alisha cepat! Ibu sama Ayah udah siap nih!” Aku pun segera keluar rumah setelah mengambil barang-barangku. Hari ini Aku akan ke India karena Aku mendapat beasiswa kuliah di Univers

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *