Ghostie Following Me

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 22 April 2016

Cindy akhirnya beranjak remaja, orangtua Cindy sudah menganggap Cindy sudah pintar bertanggung jawab, akhirnya Cindy dibelikan Iphone oleh Papanya. “Thanks, Pa!” ujar Cindy. Cindy mulai membuat sosial media (sosmed) “Instagram”, sejak saat itu Cindy selalu mengurung dirinya di kamar hanya untuk berdua dengan Ponselnya, saat ditanya, “Cindy! lagi ngapain, sih?! ayo cepat makan!” panggil Mama. “Aku lagi bikin PR, Ma!” kata Cindy berbohong, dan masih banyak alasan lainnya.

“Wah! siapa nih? yang follow aku? lihat ah!” kata Cindy melihat sosmednya yang sedang di-follow seseorang, akun tersebut bernama @rizky02.
“Wah! belum ada fotonya!” tiba-tiba akun @rizky02 itu mengirim pesan lewat instagram.
“Kau cantik sekali… Let’s be friend?” tanyanya. Glek! mengapa dia tiba-tiba mengirim pesan? batin Cindy.
“Of course,” jawab Cindy, mereka asyik mengobrol lebih 2 jam, sampai akhirnya mereka memutuskan untuk lebih dekat lagi.
“Ketemuan di Jalan Anggrek ya? depan rumah cat Putih, dengan gerbang bertuliskan ‘Dr.Sardono Aziz Waka’, Oke?”
“Oke!” jawab Cindy singkat.

Saat Hari ‘H’ …
“Hai! Cindy ya?” kata seorang anak laki-laki.
“Kamu, Rizky kan?” tanya Cindy balik.
“Iya, salam kenal!” jawab Rizky riang.
“Wah! kok aku lihat bendera kuning di rumahmu? siapa meninggal?” tanya Cindy sambil memegangi leher belakangnya karena merinding.
“Eh? Oh iya… kemarin Opaku meninggal,” jawabnya lesu.
“Ah?! maaf aku telah mengingatkanmu, aku gak tahu,” kata Cindy tak enak.
“No problem! sebenarnya … aku suka kamu… makanya aku ingin kita bertemu di sini.A ku ingin hubungan kita lebih dari teman,” kata Rizky malu-malu.
“Mmmm…” kata Cindy berpikir. “Baiklah!” lanjut Cindy.

Mereka semakin akrab dan akhirnya berpacaran, namun saat Cindy berpacaran dengan Rizky, hal aneh selalu terjadi, saat mereka mau berfoto, Rizky kerap menolak, dan saat dibelikan Jajan, Rizky selalu menolak tawaran Cindy, alasannya sudah makan di rumah. Tiba saat menegangkan, saat di sekolah, Cindy memberitahu kepada sahabatnya, Urie, bahwa dia sudah lama berpacaran dengan Rizky.

“Rizky?! nama panjangnya siapa?!” tanya Urie tiba-tiba kaget.
“Ah? nama panjangnya kalau nggak salah, Rizky Mudiyah Alamanda!” kata Cindy.
“What! kamu nggak nonton berita tanggal 3 maret 2016? Rizky itu ditabrak kereta api! terus meninggal dunia! rumahnya di Jl. Anggrek, rumahnya Dr.Sardono Aziz Waka, Rizky itu anaknya Dr. Sardono! jadi…” kata Urie terputus karena merasakan hawa yang tak enak.
“R..Riz…Rizky?!” kata Cindy yang kaget melihat Rizky tiba-tiba muncul di belakang Urie, dan kaki yang tak menyentuh lantai.

“Jadi… selama ini…” kata Cindy penuh nada ketakutan.
“Ya! akhirnya kau tahu! aku mencintaimu! aku berdiri di atas rel kereta karena aku tahu aku bukan tipe kamu,” kata Rizky. “Aku! aku akan membawamu ke alamku juga!” kata Rizky yang mau mencekik Cindy.
“Urie! ambil ini!” kata Cindy sambil melempar Iphone Cindy.
“Teleponlah, Dr. Sardono! cepat!” teriak Cindy, dengan cekatan Urie menelepon Dr.Sardono, sebelum mencekik Cindy, Rizky membawa Cindy terbang ke langit-langit kelas XII.6, dan berdansa, selesai berdansa, Rizky mendekatkan badannya ke Cindy, lalu mencium kening Cindy.

“Aku cinta kamu!” bisik Rizky, lalu membawa Cindy turun dan mulai mencekik Cindy.
“Stop!” kata seorang pria tua.
“Rizky! berhentilah egois!” kata Pria tua itu, lalu membawa toples yang berbau melati, seketika Rizky tersedot ke dalam toples itu, dan masa menegangkan itu berhenti.
“Bapak ini, siapanya Rizky?” tanya Urie.
“Saya Bapaknya Rizky, nama saya Dr.Sardono Aziz Waka.” katanya.

Cerpen Karangan: Naumie Maytassa (Meme)
Facebook: Memees
Halo, cerita ini adalah cerita fiktif! Saya senang sekali membuat cerpen horror.
Jika ingin lebih dekat!
Add Fb: Memees
Follow Instagram: @mytassaradhimi
Follow Twitter: @mimi_riuka
Follow+Add Snapchat: @mytassarad

Cerpen Ghostie Following Me merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Mas Roy

Oleh:
Siang di Kota Surabaya. Hari itu batas hidup dan mati sudah berjarak lebih tipis ketimbang sehelai kertas. Di tengah-tengah suara desingan dan ledakan, aku, Mas Roy serta ratusan laki-laki

Jin Jubah Hijau

Oleh:
Aku tidak bisa tidur, perut ku lapar. Sekarang jam 2 pagi. Udara di atas pegunungan Everko begitu dingin. Di tenda kecil ini, aku berusaha memejamkan mataku sejak pukul 12

Elden

Oleh:
Pada suatu hari ada seorang ilmuwan di sebuah tempat terpencil yang selalu membuat hal-hal baru setiap harinya, ia pernah mengalahkan monster ganas penguasa tempat itu dengan alatnya yang canggih

Hutan Setan

Oleh:
Ayu, Irma, Nisa, Aldo, Rama dan Yuda sedang liburan di perancis, mereka tinggal di rumah kakak Ayu yang bekerja disana. Mereka pun berjalan-jalan di kota yang penuh cahaya dan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *