Godaan Es Campur

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 12 September 2014

Aku di sini menetap. Diam tak berkata.
“Itu mereka!” dengan cepat aku menggoda. Keringatnya mulai bercucuran.
“Hei, Nak! Kemarilah” Aku terus memanggil orang-orang itu di tengah keramaian. Mereka hanya melihatku.
“Hei, kau! Mengapa kau hanya melihatku?” Lagi-lagi orang itu mencuekkan aku. Aku gagal menarik perhatian mereka.

“Ada apa denganku?” Kuperhatikan seluruh tubuhku. Mereka sama sekali tak tertarik oleh kecantikkan aku. Kecantikan aku seperti berkurang. Aku mulai bercermin dalam ketetapanku.

“Biasa saja, aku gak jelek-jelek banget kok!” Gumamku.

Aku berdiri di tengah terik matahari. Segala cara telah aku lakukan, dari tersenyum hingga berteriak.
“Hufft,” Mereka tak juga tertarik.

“Ada apa dengan hari ini?” Aku putus asa, termenung dalam penetapanku. Senja pun telah tiba.
“Es campurnya satu ya, Mas”

Aku menatap orang itu. Wah, ada yang minat! Aku pun melompat-lompat di dalam centongan. Semakin lama, peminatku semakin bertambah. Akhirnya, tibalah aku di sebuah rumah pembeli.

“Saatnya berbuka puasa!” dan… dan…
“Sruppp,” Aku langsung disedot melalui pipa kecilnya.

Oh, baru aku tahu, ini hari pertama puasa. Pantas saja, aku lama terjual. Karena es campur dapat membatalkan puasa. Akhirnya, aku punya ide untuk menggoda mereka sebelum tiba waktunya berbuka.
“Hahaha, akulah setan es campur!”

Hari kedua puasa dan puasa selanjutnya, semakin banyak orang yang tidak berpuasa. Aku pun telah menjadi saksi mereka. Ada peningkatan. Aku berhasil menggoda mereka.

“Ayo, Nak! Kemarilah. Rasaku manis sekali loh!”

Sekumpulan bocah mulai berlari ke arahku. Tampaknya mereka baru saja selesai bermain bola.

“Bang, es campurnya dong”
“Lho, adik-adik tidak puasa?”
“Usshh, diam-diam saja ya, Bang”

Mereka pun menyedotku di perjalanan.

“Andi! Kau mau berbohong ya?” Itu salah satu Orangtua dari anak yang lagi asik menikmatiku. Orangtua itu pun menarik telinganya.

“Aduh, sakit Ma. Ampun, aku tak tahan. Karena es campur menggodaku”

– TAMAT –

Cerpen Karangan: Sindi Violinda
Blogk: sindiviolinda66.blogspot.com
Sindi Violinda, penulis kelahiran di Medan pada 11 Mei 1996 ini berdomisili di kota Medan-Sumatera Utara. Sangat menyukai Seni dan Sastra. Saat ini belasan antologinya sudah terbit di beberapa self publishing. Anda bisa menyapanya melalui akun facebooknya : Sindi Violinda atau melalui email : sindi.violinda[-at-]yahoo.com.

Berikut dicantumkan juga beberapa kelengkapan biodatanya :
Nama: Sindi Violinda
Alamat: Jl. Marindal 1 Gg. Family pasar 5 No.11 Medan – Sumatera Utara 20361
Email: sindi.violinda[-at-]yahoo.com
Twitter: @xiundong

Cerpen Godaan Es Campur merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hidup Itu…

Oleh:
Hidup itu ibarat ikan yang hidup di kolam. Ikan yang paling besar dan paling berwarnalah yang akan dilirik. “Wah, Jessica itu perfect ya. Sudah cantik, pintar, jago main voli,

Wayang? No or Yes?!

Oleh:
Suatu pagi yang cerah di daerah Lost Angeles. Anak bernama Dania segera terbangun dari mimpi terakhirnya di Lost Angeles. Hari ini, Dania dan keluarga nya, akan pergi ke Indonesia.

Nikmatnya Subuh

Oleh:
“Nabila bangun!!! Sudah siang” teriak ibu dari ruang makan. Kulihat jam dinding menunjukkan pukul 06.00 tepat. Tetapi aku tidak terkejut sama sekali, karena aku sudah terbiasa bangun kesiangan. langsung

Hantu di Rumah Tua

Oleh:
Hai, Namaku Ira Melisa. Panggil saja aku Melisa. Aku duduk di bangku kelas 6 SD. Aku tinggal di sebuah desa terpencil di kota Bogor, Jawa Barat. Letak rumahku tak

Bertemu Sang Idola

Oleh:
Ketika istirahat telah usai, murid-murid kelas 5 masuk kelas. Sekarang adalah pelajaran yang paling di tunggu-tunggu murid kelas 5 yaitu Bahasa Indonesia. Sebenarnya Bahasa Indonesia bukan pelajaran favorit anak-anak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *