Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Aku Andro

Namaku Andro, usiaku kini 18 tahun. Keluargaku orang berkecukupan. Semua yang aku inginkan selalu dipenuhi orangtuaku. Hal inilah yang membuatku menjadi anak yang tak tau aturan. Semua hal yang kusuka pasti kulakukan. Tak...

Partikel

Aku selalu tertawa saat mendengar temanku, Firly, mengatakan tentang partikel. Dia selalu berkata seperti ini disaat yang genting, “Karena ada partikel-partikel kecil yang menempel di tubuh sehingga membuat bla… bla…...

Promises

Gumpalan-gumpalan awan berwarna abu-abu memenuhi langit siang itu. Setetes demi setetes air jatuh membasahi bumi, bersamaan dengan jatuhnya tetes demi tetes air mata yang membasahi pipi seorang gadis kecil yang kini sedang...

The Angels in McDonald

Aku bertemu malaikat saat merayakan ulang tahunku bersama-sama temanku di McDonald. Sore itu sebelum bertemu dengan malaikat, tidak ada kejadian yang langka selama kami makan di sana. Kami ketawa bersama, berfoto bersama....

Segelas Air Untuk Pak Pengemis

“Mama! mama! Cika senang sekali, tadi di sekolah cika di kasih uang 1000 sama rio, teman sekelas cika” Ucap cika pada mamanya yang sedang memasak nasi di sebuah tungku yang sederhana “Oh benarkah itu cika?...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

5 Responses to Handphone Ajaib

  1. Zoo Babu 8 December, 2013 at 7:08 pm | | Reply

    cerpennya bagus.teruslah berkarya.semoga nanti kamu bisa jadi penulis handal.

  2. Citra Audriani 26 March, 2014 at 9:48 am | | Reply

    Cerita nya bagus kak, Tapi, kayak nya ada di KKPK, kalo gak salah judul nya handphone ajaib mimi, Maaf kak kalo salah, terus berkarya ya kak :)

    1. Sintina Velolina 3 July, 2014 at 7:47 pm | | Reply

      wah benar Citra. cerpennya bagus nih! tapi kyknyaaku juga pernah baca. tapi tetep bagusss bgt

  3. Citra Audriani 26 March, 2014 at 10:10 am | | Reply

    Maaf ya kak kalau salah, hehehe, soal nya layak pernah baca. Terus berjuang ya kak. Semoga kakak jadi penulis :)

  4. Anindia Eliza 1 July, 2014 at 7:28 am | | Reply

    kelihatnnya benar nih dari KKPK. tapi diubah sedikit dengan imajinasi si Ivana. Jadinya boleh dibilang, cerpen ini adalah cerpen yang kamu karang sendiri. Bagus ya! Teruslah berkarya Ivana

Leave a Reply