Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Pelangi Sederhana (Part 3)

Karena air hujan semalam membuat ibu sakit, terbesit rasa sesalku. Ini semua karena salahku. Seandainya aku tak bohong, mungkin ibu tak akan sakit seperti ini. huffthh… Sesalku tak akan bisa memutar waktu. Waktu tak...

Good Bye.. Kak Bisma!

“Good bye.. kak Bisma!”, ucap seorang gadis yang mulai menjauh seraya melambaikan tangan dan tersenyum. Bisma membuka matanya, nampak di wajahnya raut wajah terkejut. Ia melirik jam dinding di kamar hotel itu. “Masyallah”,...

Tak Lekang Oleh Waktu (Part 1)

Di suatu kota, tepatnya di Bandung, hidup dua orang yang bersahabat karib sekali sejak kecil, mereka adalah Joe Sandy dan Abu. Joe merupakan seseorang yang cerdas dan hidup sendiri tanpa orangtua. Sedangkan Abu adalah anak...

Mutiara Hitam

“tidak nduk. Bapak tidak akan pernah mengizinkan kamu pergi ke kota”, ujar lelaki setengah tua itu sambil menegguk kopinya. Pak Mardi namanya. “tapi Pak, Sekar ingin sekali memperbaiki perekonomian kita. Di kota, banyak...

Undangan Merah Hati

Jalanan di depan rumahku ramai dilewati orang. Ada yang mau pergi bekerja, ada yang mau pergi kuliah, ada juga yang sekedar mondar mandir. Namun fikiranku hanya dijejaki oleh satu orang saja. Entah kenapa ia senang sekali...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

5 Responses to Handphone Ajaib

  1. Zoo Babu 8 December, 2013 at 7:08 pm | | Reply

    cerpennya bagus.teruslah berkarya.semoga nanti kamu bisa jadi penulis handal.

  2. Citra Audriani 26 March, 2014 at 9:48 am | | Reply

    Cerita nya bagus kak, Tapi, kayak nya ada di KKPK, kalo gak salah judul nya handphone ajaib mimi, Maaf kak kalo salah, terus berkarya ya kak :)

    1. Sintina Velolina 3 July, 2014 at 7:47 pm | | Reply

      wah benar Citra. cerpennya bagus nih! tapi kyknyaaku juga pernah baca. tapi tetep bagusss bgt

  3. Citra Audriani 26 March, 2014 at 10:10 am | | Reply

    Maaf ya kak kalau salah, hehehe, soal nya layak pernah baca. Terus berjuang ya kak. Semoga kakak jadi penulis :)

  4. Anindia Eliza 1 July, 2014 at 7:28 am | | Reply

    kelihatnnya benar nih dari KKPK. tapi diubah sedikit dengan imajinasi si Ivana. Jadinya boleh dibilang, cerpen ini adalah cerpen yang kamu karang sendiri. Bagus ya! Teruslah berkarya Ivana

Leave a Reply