Hari Yang Terindah Di Kerajaan Berry

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 6 September 2017

Pada suatu hari seorang putri dari Kerajaan Berry berusia 15 tahun sangat senang sekali karena ia akan menerima tamu dari kerajaan lain. “Ma, kapan keluarga Raja Arash, Ratu Alzena dan Putri Adifa temanku akan datang?” tanya Putri Ayla kepada Sang Ratu. Ratu Aurin pun menjawab, “Ayla mereka aja baru take off dari Bandara Derlyn kamu yang sabar ya,” “Iya ma,” jawab Ayla “sambil menunggu mending kamu sholat ashar dulu deh, ntar mama minta Tifanny (Pelayan Istana) buatin kamu roll cake green tea, mau gak?” jawab sang Ratu sambil tersenyum “mau donk, sama green tea juga ya biar matching gitu looh ma,” “sipp, putri tapi sholat dulu ya.” “Iya ma” jawab Ayla dengan penuh bersemangat ia langsung ke tempat wudhu di kamarnya, setelah itu ia sholat menggunakan mukena berwarna ungu bermotif tumbuhan dan bunga, dan bawahannya bermotif polkadot tetapi berwarna dasar ungu, Ya Ungu adalah warna favorit Ayla.

Setelah sholat, Ayla berdo’a supaya Raja Arash sekeluarga diberi keselamatan dalam perjalanan di pesawat, Setelah itu Ayla merapikan mukena dan Sajadah. Setelah itu, ia langsung ke taman karena ia ingin langsung memakan roll cake green tea buatan Tifanny beserta green tea yang hangat “hmm enakk..” ucap Ayla dalam hati.

“Teng.. Teng.. Teng..” bunyi jam dinding di istana, “Astagfirullah.. sudah jam 5 sore aku lupa menanyakan ke mama apakah Raja Arash sudah sampai,” jawabnya. Ayla pun mencari Sang Ratu, kata Sherov pegawai istana, Sang Ratu bersama Raja pergi ke Defiani Airport. Menanggapi hal itu, Alya kesal “looh, kenapa mama tidak mengajak aku. Aku kan, juga ingin bertemu dengan Adifa sudah lama aku tidak bertemu ia aku kangen sekali.”

“Tuan Putri, tadi Raja Asyraff beserta Ratu terburu-buru jadi, putri tidak diajak” jawab Sharov. “Ya sudah tidak apa apa” jawab Alya dengan penuh kesedihan ia menuju ruang televisi agar dapat menyeka air matanya sesaat.
Saat ia menuju ruang televisi ia melewati ruang dapur, ruang tamu, ruang makan semuanya pada sibuk untuk acara kedatangan Raja Arash sekeluarga, dari Kerajaan Zarack.

15 menit kemudian..
“Raja dan Ratu datang, Tuan Putri mereka ada di ruang tamu, Ratu memintamu untuk datang ke sana.” jawab Sharov dengan penuh kesopanan. Ayla pun datang, Alangkah bahagianya Ayla melihat teman sejatinya datang maka hilangkan kesedihannya tadi. Ia pun menyalami Raja Arash dan Ratu Alzena.
“TIDAK ADA SESUATU PUN DI DUNIA INI SELAIN PERSAHABATAN SEJATI”

Tamat

Cerpen Karangan: Wafa Syahida
Facebook: Wafa Syahida

Cerpen Hari Yang Terindah Di Kerajaan Berry merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Berlari Mengejar Mimpi

Oleh:
Seharusnya aku sadar. Sebagai generasi muda, aku harus bisa memajukan bangsa. Mengejar mimpi setinggi mungkin. Tapi ku tak pernah berusaha. Tanpa usaha, mimpiku, hanya akan menjadi mimpi. Dan tak

Lanjutan Cerita

Oleh:
Kadang Ria selalu terbangun saat tengah malam. Ia selalu mendengar suara ketikan komputer. Siapa sih yang mengetik malam malam? Papa? Tidak, papa sering ke luar kota untuk bekerja. Lalu

My Beloved Hana (Part 1)

Oleh:
Dingin. Aku kedinginan, aku takut. Aku berada dimana? Aku bingung. Seseorang tolonglah aku! Malam yang dingin menghiasi sebuah kota yang berada di daratan Inggris. Seorang lelaki muda berjalan lesu

Cita Citaku

Oleh:
Namaku Naura Elizabeth, aku terlahir diantara keluarga yang berkecukupan. Aku mempunyai dua adik laki laki. Mereka kembar, namanya Marco dan Marvel. Kedua adik kembarku sekarang kelas 1 SMP. Sedangkan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Hari Yang Terindah Di Kerajaan Berry”

  1. Andi Faryan says:

    cerita yang bagus^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *