Ini Hanya Fantasi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 3 October 2017

Pagi itu Bery sedang duduk santai di bangku taman dekat rumahnya, sambil menulis buku karangannya yang berjudul hanya fantasi, tak lama kemudian sesuatu yang aneh terjadi di balik semak belukar terdengar suara aneh, seketika itu Bery memberanikan diri untuk mengecek apa yang sebenarnya sedang terjadi, entah khayalan atau Bery kebanyakan nonton dan baca buku tentang fantasy namun, semuanya terbukti nyata ketika sesosok peri yang cantik sedang terluka, tak tega melihatnya Bery langsung memberanikan diri untuk menawarkan bantuan.

“Kamu kenapa” suara Bery mengejutkan peri cantik itu
“siapa kamu apa yang sedang kamu lakukan di sini?” jawab peri itu dengan suara yang lemas
“aku ngak mau ngapa-ngapain kok aku cuman ingin menolong kamu”, tapi apa kamu ngak takut sama aku?”. “Ngapai juga aku takut kamu kan baik” tampak bery kasihan melihat peri cantik itu “lukamu cukup parah”. “Nggak juga ini hanya tergores saja” jawab peri itu.

Selang beberapa waktu luka peri itu menghilang dengan ajaibnya, peri yang cantik kira kira setinggi orang dewasa itu sungguh baik hati, “nama kamu siapa?” tanya peri, “oh.. nama saya Bery dan kamu?” tanya Bery membalas, “saya lulu” “omong-omong kenapa kamu terluka?”, “aku nanya terjatuh saja”

Setelah itu peri itu menawarkan utuk keliling ke Fantasy land tempat dimana Fantasy bisa dilihat, “apakah kamu mau berkeliling ke fantasy land itung itung untuk balas kebaikanmu” ajak peri itu, “baiklah kalau itu yang kau mau” jawab Bery

Setelah sampai di Fantasy land semuanya nampak berbeda pemandangannya yang indah dan banyak sekali hal ajaib yang terjadi, “di sinilah tempatku tempat yang penuh dengan Fantasy”, kata pery tersebut, “oh.. tempat ini bagus sekali aku takjub karenanya” jawab bery dengan senang

Di Fantasy land semua yang hanya dianggap fantasy dapat dilihat mulai dari bentuk karakter dan tempat tempat yang penuh dengan kegembiraan, di sana Bery dan Lulu bersenang senang, setelah mereka puas berkeliling mereka beristirahat

“Bery apa kamu senang?” tanya peri itu, “ya saya senang sekali di sini adalah tempat para fantasy berkumpul aku tak menyangka ini semua nyata”, “hahaha Bery kamu sungguh baik ya”, “Bery gitu loh” jawab Bery pede, “kamu percaya diri sekali ya Bery hahaha”, “ya lulu kok ketawa sih emangnya lucu”, “nggak kok aku hanya bercanda” jawab peri itu

Mereka berdua duduk dengan santai di sebuah bangku yang melayang dengan dihiasi lampu yang berwarna warni, canda tawa terpancar dari keduanya. “Oh.. ya lulu nampaknya aku harus kembali” Bery mengubah pembicaraan “loh kenapa emangnya kamu nggak betah ya” jawab peri sedih, “bukannya gitu lulu aku nggak bisa di sini terus ada banyak hal yang harus kukerjakan” jawab Bery sedih, “oh…. gitu ya gak apa apa kok, kamu memang baik dan pemberani”, kata lulu, “ah kamu bisa aja”. “ya udah kamu akan saya antar ke pintu keluar” “ok terimakasih Lulu yang cantik” jawab Bery menggoda,

Setelah sampai di tempat Bery mereka berdua berpamitan. “Lulu makasih karena kamu telah mengajakku berkeliling”, “iya aku juga berterimakasih karena kamu menolongku” jawab lulu

“Bery aku nggak bisa lama lama nanti portalnya ketutup,” “tapi kamu nggak bisa ke sini lagi dong”, jawab Bery, “nggak apa apa yang penting kamu sudah mau menemani aku jalan jalan hari ini”, jawab peri.
Selang beberapa waktu peri pun masuk ke dalam portal dan Bery berteriak sekencang kencangnya “LULU KAMU CANTIK”, itulah satu hal yang selalu yang di ingat Lulu.

Cerpen Karangan: Taufik Akbar
Facebook: Taufik akbar

Cerpen Ini Hanya Fantasi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Belajar Sambil Berkebun

Oleh:
Liburan semester sudah tiba, aku berlibur di kampung halaman nenekku. Rencana libur itu sudah saya rencanakan jauh-jauh hari sebelum liburan semester. Aku memutuskan liburan ke sana karena suasana desa

Hadiah Istimewa

Oleh:
Aku sungguh bahagia hari ini. Hari ini aku mendapat hadiah istimewa dari Papa dan Mama. Ingin tahu hadiahnya? Aku dapat hadiah jam tangan merek baru, yang berwarna putih. Sudah

Harapan Baru

Oleh:
“satu.. dua… tiga..” aku menghitung detik jam dinding kamarku sambil terbaring lemah di tempat tidurku. Semenjak aku mengalami kecelakaan 3 tahun yang lalu, aku mengalami penderitaan yang amat berat.

Hunting My Sister

Oleh:
Sebuah cahaya muncul dari balik sebuah pohon besar yang mereka temukan. Para pemburu itu sesegera mungkin menghampiri pohon besar itu. Salah seorang pemburu yang bernama Hidra menyentuh cahaya itu

Inilah Persahabatan

Oleh:
Aku menatap adik-adik kelas yang sedang bermain di lapangan sekolah tanpa teman di sebelahku. Aku adalah murid baru di sekolah ini. Tak ada yang mendekatiku di sini. Ku rasa

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *