Juicy and Friends

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 25 July 2017

“Juicy!” panggil Twisty, sahabat Juicy. “Ada apa Twisty?” tanya Juicy. “Temani aku dong, aku sendirian di rumah. Please!” pinta Twisty. “Ok, nanti aku ke rumahmu. Dahh..” pamit Juicy. “Dahh…,” balas Twisty.

Tok.. Tok.. Tok..
“Hai Juicy!, kamu sudah datang!” jerit Twisty. Twisty mempersilahkan Juicy masuk. “Wah, Carrty, Fredy, dan Lucya ada di sini juga,” ujar Juicy senang. “Iya Juicy, aku mengundang mereka semua” jelas Twisty.

Oh ya, Juicy adalah Jus jeruk. Twisty adalah permen pelangi. Carrty adalah wortel. Fredy adalah ayam goreng dan Lucya adalah sebuah permata.

“cepat bersiap-siap ya, kita akan jalan-jalan” kata Twisty. “Baiklah,” ucap Juicy, Carrty, Fredy, dan Lucya bersamaan. Usai bersiap-siap, Mereka menaiki sepeda masing-masing. “Twisty, ke mana orangtuamu?” tanya Juicy. “Orangtuaku ada pekerjaan penting. Dua hari lagi mereka akan pulang,” jelas Twisty. “Hey, ayo berhenti!, kita sudah sampai!” ingat Fredy. Juicy dan Twisty segera memarkirkan sepedanya.

“Aku akan pergi ke sana bersama Carrty” ucap Lucya. “Aku sendirian saja,” ujar Fredy santai. “Kalau begitu, aku akan bersama Twisty,” ujar Juicy. Mereka pun berpencar. Juicy dan Twisty lurus. Carrty dan Lucya belok kanan. Dan Fredy belok kiri.

“kamu mau beli apa Juicy?” tanya Twisty. “Jam tangan dan buku,” jawab Juicy. “O.., kalau Aku beli alat tulis dan topi merah itu” kata Twisty sambil menunjuk ke arah topi pantai warna merah marun.

25 menit kemudian….
“Juicy?!, Twisty?!, kalian udah nunggu lama ya?” tanya Carrty. “Enggak kok Carr, barusan aja” jelas Twisty. Tak lama kemudian, Fredy juga datang. Selesai membayar, mereka kembali bersepeda.

“Sekarang ke mana lagi?” tanya Juicy. “Kalian laper nggak?” tanya Twisty. Semua temannya mengangguk. “Kalau begitu, kita ke toko Mr. Vassily saja,” usul Twisty lalu membelokkan sepedanya dan diikuti teman-temannya.

“Hai anak-anak!” sapa Mr. Vassily, pemilik Rumah makan. “Hai Mister Vassily!!” sapa semuanya ceria. “Ayo masuk,” ucap Mr. Vassily ramah. “Ng.. di mana semua pelayan Mister?” tanya Juicy. “Hari ini kan hari libur. Jadi, semua pelayan sedang libur” jelas Mr. Vassily. “Benarkah?!” tanya Lucya. Mr. Vassily mengangguk. “Aha!, aku ada ide. Bagaimana kalau aku dan teman-teman yang memasak dengan bantuan Mr. Vassily?” celetuk Juicy. Mr. Vassily terdiam sejenak. “Tenang saja Mister, kami tidak akan membuat kekacauan kok,” tambah Carrty. “Baiklah, ayo memasak!!” sorak Mr. Vassily. “Yeeaayy!!” teriak semuanya.

“Kita masak apa Mister?” tanya Juicy. “Kita akan masak.., oh tidak!” jerit Mr. Vassily. “Ada apa Mister?” tanya Fredy. “Tidak ada sama sekali bahan makanan di sini,” jelas Mr. Vassily. “Tenang saja, kami akan beli bahannya sekarang,” hibur Twisty. Mr. Vassily menyerahkan sejumlah uang dan berpesan “Cepat ya anak-anak!”. “Baik Mister!” sahut semuanya. “Kamu membeli pasta (spaghetti), dan sayuran,” perintah Juicy pada Lucya. “Carrty, kamu beli bla.. bla.. bla..” celoteh Juicy.

Setelah dapat, mereka segera kembali ke rumah makan Mr. Vassily. “Wah, kalian sudah kembali!, cepat sekali!, ayo masuk!” ucap Mr. Vassily. “Ayam?, Garam?, Pasta?, Pisang?,” Mr. Vassily mendekte barang-barangnya. “Kita buat apa?” tanya Fredy. “Ayam panggang balado, Lava Cake, dan minumnya Banana Smoothies” jelas Mr. Vassily. “Hmm.. pasti enak!” seru Juicy. “Ha.. ha.. ha..”.

“Yummy.., enak sekali Mister” puji Twisty. “Delicious, aku suka sekali Lava Cake-nya,” puji Carrty. Mr. Vassily tersenyum. “Oh ya, karena kalian telah membantu belanja, jadi makanan ini gratis..” ujar Mr. Vassily. “Apakah tidak merepotkan?” tanya Juicy. “Oo.. Tidak tentu saja tidak!” jawab Mr. Vassily.

“Kami pulang dulu Mister,” pamit Juicy. “Ya, sampai jumpa lagi” kata Mr. Vassily. “Tunggu dulu!” cegah Mr. Vassily. “Ada apa Mister?” tanya Lucya. “Ini, ada Pizza dan Pasta gratis untuk kalian” ucap Mr. Vassily sambil menyerahkan satu kantong plastik. “Terima kasih banyak Mister Vassily,” ucap mereka bersamaan. “sama-sama,” balas Mr. Vassily seraya melambaikan tangannya.

Di rumah Twisty…
“Mm.., rasanya kenyang sekali” ujar Fredy. “Twisty, apakah aku boleh tidur lebih awal?” tanya Fredy. “Tentu saja, mari aku antar ke kamar” tanggap Twisty. “Twisty, aku ijin main game ya..,” pinta Juicy. “Iya, boleh” sahut Twisty dari tangga rumahnya. “Ayo!, Lucya, Carrty main yuk,” ajak Juicy. “Ayo!” balas Carrty semangat. “Wih, ruang bermain Twisty besar sekali!” Lucya terkagum-kagum. Ada satu televisi besar, satu lemari besar (tempat buku), satu lemari sedang (tempat boneka), dan satu lemari kecil. Di pojok ruangan ada tiga sofa warna pink dan meja. Di tengah ruangan ada karpet pink bergambar hati. Juicy berlari mengambil buku. Carrty dan Lucya langsung menyerbu video game milik Twisty.

“Wah, sepertinya Twisty ketinggalan berita nih,” goda Mrs. Potaty, pelayan pribadi Twisty. Mrs. Potaty adalah sebuah kentang wanita yang cantik. “Miss Potaty tau saja kita lagi haus” ujar Juicy sambil nyengir. “Ya, Miss Potaty pasti tau!” kata Mrs. Potaty sambil menuangkan teh hangat ke dalam cangkir.

Malam harinya, Juicy dan teman-temannya menonton televisi. Kecuali Fredy. Fredy kan sudah tidur. “Nona-nona, waktunya tidur. Sudah pukul 9” ingat Mrs. Potaty. “Baiklah, ayo teman-teman!” ajak Twisty. “Aku akan tidur dengan Juicy. Carrty dan Lucya kamu tidur di kamar sebelah ya,” jelas Twisty. “Baiklah, selamat malam!” ucap Carrty. “Selamat malam juga!” sahut Juicy dan Twisty.

“Selamat malam Juicy,”. “Selamat malam Twisty.. “. “Zzzz… Zzzz… Zzzz… Zzzz…”.

Cerpen Karangan: Arifah Kaifah Yasak
Facebook: Arifahyasak Arifahyasak
Hai, maaf kalau penulisannya masih kurang rapi/baik. Mohon sarannya…
See you…

Cerpen Juicy and Friends merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Rotten World

Oleh:
Apa aku akan mati di sini? Seperti kebanyakan orang lainnya, Ellenoir tidak pernah tahu kapan ia akan meregang nyawa. Setidaknya sampai saat ini. Keadaan di sekitarnya membuatnya yakin malaikat

Momen Terburuk

Oleh:
“Huahm”. Rasanya malas banget untuk beranjak dari tempat tidurku. Hari ini adalah hari sabtu, aku harus bangun untuk berangkat sekolah sebelum terlambat. Dengan mata yang masih setengah terpejam aku

Putri Tasya Yang Baik

Oleh:
Di bagian barat laut arafuru, terdapat kerajaan yang besar dan megah. Ada seorang Raja dan Ratu. Ratu itu bernama Keisya. Ratu Keisya baru melahirkan bayi ketujuh. Dia sangat senang

Ketabahan Hati

Oleh:
Pada suatu hari ada seorang anak bernama Adi seorang anak yatim yang sangat ingin sekolah tetapi Ibunya yang bekerja sebagai pembantu tidak memiliki biaya untuk sekolah Adi, lalu Adi

Impian

Oleh:
“Riski bangun salat subuh!” perintah Nenek Riski. “iya nek” jawab Riski. Riski adalah seorang anak yatim piatu yang tinggal bersama Neneknya, Riski menjadi yatim piatu sejak dia berumur 3

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Juicy and Friends”

  1. RimaRaf says:

    Aku suka buat cerpen dan novel. Puisi juga.. Sayangnya kalau buat novel aku selalu kehabisan ide ditengah-tengah cerita..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *