Kau Tak Pernah Berjalan Sendiri

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi), Cerpen Penantian
Lolos moderasi pada: 5 January 2018

Entah ini adalah kali keberapa Kayla ingin mengakhir hidupnya, namun selalu gagal, entah ketahuan atau tiba tiba ia diganggu oleh kawanan kawanan hantu yang sering mengganggunya, ya, Kayla merupakan seorang anak indigo, dan itu membuat hidupnya tak tenang, namun bukan itulah yang menyebabkan ia ingin megakhiri hidupnya saat ini juga, banyak sekali penyebab ia ingin bunuh diri, orangtuanya meninggalkannya saat ia kecil, pamannya yang selalu mabuk mabukan dan selalu menyiksanya bersama bibinya sendiri dan juga, ia tak pernah memiliki teman, Karena ia miskin
Ia tak pernah melaporkan paman dan bibinya ke polisi Karena jika ia melaporkan paman dan bibinya, ia akan tinggal seorang diri, ia berpikir biarlah ia selalu menderita asalkan ada yang menemaninya

Kayla menutup matanya, berharap cara ini berhasil menghilangkan ruh dari raganya ini, ia menatap cutter di depannya, bersiap untuk menyayat nadinya, namun tiba tiba udara dingin menusuk kulit hingga menembus ke tulangnya, membuat ia berpikir dua kali untuk menyayat urat nadinya, ia mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru kamar, saat sedang menatap ke arah pojok kamar, ia melihat bayangan seorang laki laki, awalnya ia pikir ia hanya berhalusinasi, namun sepertinya ia salah Karena bayangan tersebut menghilang dan tiba tiba ada seorang laki laki di depannya, laki laki itu tampan, walau hanya menggunakan kaus hitam, celana hitam dan sepasang sayap yang sedikit membuat kayla bingung

“siapa kau?” tanya Kayla, “aku? Aku adalah malaikat maut yang bertugas untuk mencabut nyawamu, dasar manusia bodoh, kau menyianyiakan waktumu yang masih sangat panjang, tapi untunglah aku tidak memiliki urusan dengamu, cepat selesaikan, pekerjaanku masih banyak” ucap laki laki itu, Kayla mengernyitkan dahinya, menatapnya dalam kebingungan ‘dia aneh’ pikir Kayla “hei manusia, aku sangat jarang memberikan saran ini, namun hidup bukan hanya urusan bernafas, jadi gunakan waktumu sebaik baiknya, aku pergi dulu jika kau tak jadi bunuh diri, pikirkan ucapanku baik baik ya” ucap laki laki itu berbalik “tunggu, siapa namamu?” tanya Kayla “namaku Damon” ucap Damon lalu menghilang ‘Damon, aku berfikir untuk berteman denganmu saat ini’ ucap Kayla dalam hatinya

Keesokan harinya, Kayla bersiap siap untuk tidur, namun kehadiran Damon, si malaikat maut mengagetkannya, saat ia membuka pintu kamarnya, ia melihat Damon sedang duduk di kasurnya “apa yang kau lakukan di sini Damon?” tanya Kayla “bertemu denganmu, aku bosan, raja tidak memberikan aku tugas sama sekali hari ini, makanya aku mengunjungimu” ucap Damon santai “tak ada yang mati hari ini, heh? Aneh”, “tentu ada, tapi ada malaikat maut lain, jadi aku santai santai saja, lagipula aku malas” kata kata Damon terdengar aneh di telinga, namun ia tak memikirkannya lebih lanjut.

“kayla, itu kan namamu?” Kayla mengangguk “sepertinya kita bisa berteman, aku ingin mengajakmu ke tempat yang belum pernah kau singgahi”, “maa… ksudmu?” tanya Kayla, “hei, kau belum pernah mengunjungi taman kehidupan kan?” tanya Damon, Kayla menangguk, tiba tiba Damon menarik tangannya “ayo ikut aku” Damon dan Kayla langsung menghilang

Tak lama, Damon dan Kayla sampai di sebuah taman yang sangat terang, namun sangat indah Karena ditumbuhi berbagai macam bunga, ia mengedrkan padangannya, lalu tertarik pada satu bunga mawar berwarna hitam, Kayla menghampiri bunga itu “Damon, mengapa bunga ini berwarna hitam?” tanya Kayla “bunga itu? Itu adalah bunga pertanda kematian, jika seseorang yang sangat baik akan mati, bunga itu akan menguncup menandakan ia sedang bersedih, percayalah Kayla, semua bunga di sini hidup, dan bahkan dapat mendengarmu” ucap Damon meyakinkan Kayla, sedangkan Kayla hanya bisa mengangguk paham

“um Damon, sepertinya aku harus kembali secepatnya” ucap Kayla yang dihadiahi anggukan Damon, dan akhirnya mereka kembali ke dunia manusia

Sejak saat itu Damon dan Kayla bersahabat, Kayla seringkali dibawa oleh Damon ke tempat yang bahkan tak pernah Kayla bayangkan, seperti Istana Malaikat kecil yang berisi bayi bayi lucu, Desa peri gigi dan lain lain, Kayla sangat bersyukur bisa bertemu dan bersahabat dengan malaikat maut kesayangnya, Damon

Hingga suatu ketika, saat Kayla baru pulang sekolah, ia mendapati Damon sedang berdiri di depan rumah pamannya dan tidak seperti biasanya, Damon tidak mengeluarkan sayap kesayangnya itu “ada apa Damon? Kau kelihatan murung hari ini” ucap Kayla sambal mengelus pundak Damon “apa kau percaya bahwa kau tak pernah berjalan sendiri Kay?” Tanya Damon “awalnya aku tak pernah percaya akan ada orang yang akan menjadi temanku, bahkan sahabatku, namun setelah bertemu denganmu, aku percaya bahwa aku tak sendiri, memangnya ada apa Damon?” Tanya Kayla “aku dipanggil oleh raja dan ditugaskan di tempat yang jauh, dan untuk waktu lama, aku takut saat aku kembali, kau tak mengingatku lagi, atau bahkan saat aku kembali, nafasmu sudah berhenti dan juga, raja melarangku untuk bertemu denganmu, Karena kita berbeda dimensi” ucap Damon sambal menunduk “hei, percayalah aku akan tetap hidup walau kau pergi, tapi tolong berjanjilah kembali, Karena aku tak bisa menunggu untuk waktu yang tidak pasti dan untuk hal yang terakhir, aku tak tau harus bagaimana Damon” ucap Kayla, namun hanya dihadiahi anggukan oleh Damon dan tiba tiba ia menghilang, dan Kayla merasa bahwa sebagian hatinya hilang

Setelah kepergian Damon yang entah sampai kapan, Kayla kembali menjalani kehidupan seperti sebelum ia bertemu dengan Damon, tak ada warna pasti, hidupnya abu abu, tak ada pelangi yang mewarnai awannya lagi setelah hujan, bahkan frekuensi paman dan bibinya menyiksa menjadi lebih sering Karena Kayla sering ditemukan melamun dan terlambat menyelesaikan pekerjaan rumahnya, Kayla hampir depresi, namun ia selalu yakin bahwa Damon akan kembali

Matahari telah tenggelam, merasa bahwa ia sudah menyelesaikan tugasnya dan akan beristirahat, sementara digantikan oleh bulan, namun Kayla masih saja bersimpuh dekat makam kedua orangtuanya, menangis, Karena tidak kuat lagi menghadapi semuanya, ia merasa memang ini adalah akhir penantian, yang artinya merupakan akhir dari hidupnya juga, sejujurnya, sudah lama ia sangat kelelahan akan hidupnya, namun mengingat perkataan Damon yang terakhir, membuat api semangatnya hidup walaupun hanya sedikit

Ia kembali ke rumahnya, berjalan gontai sambil memantapkan hatinya untuk mengakhiri hidup, tekadnya sudah bulat, ia akan meninggalkan dunia ini selamanya, menyusul kedua orangtuanya dan hidup bahagia selamanya di alam sana

Ia mengambil cutter kesayangannya, lalu menempelkan benda tajam itu ke pergelangan tangannya, menatap miris lalu tersenyum, ia sudah berpikir kehidupan setelah ini, apa ia akan disiksa di neraka? Atau bahagia di surga bersama kedua orangtuanya? Ia menggelengkan kepalanya, tempatnya bukan di surga, surga bukanlah tempat yang pas baginya, walau ia menginginkan surga

Ia bersiap mengakhiri hidupnya, matanya telah terpejam sempurna, ia mengoreskan cutter itu di pergelangan tangannya, namun ia tak merasakan sakit sedikitpun, ia membuka matanya perlahan, di depannya terlihat Damon yang sedang tersenyum sambil memegang cutternya, tergores senyuman di bibirnya, Kayla bangkit dan langsung memeluk Damon “Damon, di mana sayap kesayanganmu?” tanyanya “aku memilih menjadi manusia Kay, aku memilih hidup di dunia menjadi sahabatmu, aku meninggalkan semua urusan kemalaikatan mautku agar bisa menjadi sahabatmu di dunia, Karena tak ada yang lebih indah dari hal itu” ucap Damon, Kayla tersenyum penuh haru, akhirnya penantiannya tak sia sia, Damon menepati janjinya, dan saat ini ia yakin bahwa tak ada manusia yang berjalan sendiri, Karena semua manusia akan menemukan sahabat yang menemani setiap langkahnya.

Cerpen Karangan: Andini Putri
Blog: Andiniputri17.blogspot.com

Cerpen Kau Tak Pernah Berjalan Sendiri merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Monster Love (Part 1) Pertemuan

Oleh:
Semua berawal dari sebuah planet kecil bernama Evola yang mendekati kehancuan karena serangan bangsa Lurux yang ingin menguasai planet tersebut, sang raja yang harus berjuang berperang matian-matian melawan musuhnya

Menanti Janjimu

Oleh:
Kuawali pagi yang cerah ini dengan senyuman. Seperti hari biasanya, aku bangun pagi dan bersiap-siap untuk kerja, aku bekerja di sebuah pabrik, ya aku lebih memilih bekerja daripada kuliah,

Lebik Baik Seperti Ini

Oleh:
Seorang lelaki tua terus berjalan tanpa henti walaupun panas terik matahari menyakiti kulit rapuhnya. Di perjalanan ia terus memikirkan bagaimana memberitahu keluarganya bahwa dia baru saja dipecat dari tempat

Temanku Adalah Alien

Oleh:
Profesor Bori Valmore adalah nama ayahku dan Profesor Valmore itu nama kakekku. Sejak aku lahir aku tak pernah melihat ayah dan kakekku, yang aku dengar dari orang-orang ayah dan

Mimpi

Oleh:
“ah, mimpi itu hanya bunganya tidur, dan gak ada di kenyataan hidup kita” Begitulah komentar Anis setelah mendengarkan cerita mimpi yang aku alami semalam tadi. Entalah, aku merasakan ada

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *