Lemari Yang Menghubungkan Ke Dunia Lain

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 8 January 2018

Kringgg… Kriiinggg… Bel pulang sekolah berbunyi. Semua anak anak pulang ke rumahnya masing masing. Nampak Ayomi, gadis bernama panjang Ayomi Geishy, berumur 11 tahun, bersekolah di SD mefutaka. Seperti biasa, Ayomi pulang sekolah dijemput supir pribadinya.

Beberapa menit kemudian, Ayomi sampai di rumahnya. “Assalamualaikum bun…” Salam Ayomi.
“Wa’alaikum salam… Kok pulangnya cepat sekali” ucap bunda. “Iya Bun, tadi guru guru mau rapat, jadi anak anak dipulangkan” jelas Ayomi. ” Ohh… Ya sudah, lebih baik kamu shalat lalu kamu makan siang” perintah bunda. “Siap Bun…” Ucap Ayomi. Lalu Ayomi masuk ke kamarnya dan meletakkan tasnya di tempat tas. Lalu mengganti baju dengan baju dress ungu pink bergambar bunga-bunga. Lalu bergegas ambil wudhu dan shalat di ruangan khusus shalat di rumahnya, lalu Ayomi mulai shalat.

Beberapa menit kemudian, Ayomi selesai shalat. Ayomi ke kamarnya dan memperhatikan isi kamarnya. Ia mendengar suara minta tolong! Tapi di kamarnya tak ada seorang pun. Ayomi mendengarkan suara tersebut. Ternyata suaranya terdapat di dalam gudang! Lalu Ayomi masuk ke dalam gudang. Ternyata suaranya terdapat di dalam sebuah lemari tua. Akhirnya karena Ayomi penasaran, Ayomi pun membuka pintu lemari tua. Saat dibuka, ada cahaya yang sangat cerah dan menarik tangan Ayomi ke dalam lemari tua tersebut dan ia berada di hutan salju!. Ia sangat kedinginan karena ia hanya memakai dress pendek.

Lalu ia melihat anak sekitar 11 tahun berada di hutan salju itu. Ternyata anak itu sedang menangis.
“Hai, mengapa kau menangis?” Tanya Ayomi kepada anak tersebut. “Aku kehilangan jejak keluargaku. 1 tahun yang lalu, aku dan keluargaku pergi berkemah kemari. Tiba-tiba seperti ada gempa bumi. Setelah itu aku tak melihat keluargaku lagi. Huhu…. Huhu… Huhu..” jelas anak tersebut sambil menangis.
“Ohh begitu ya… Oh iya aku lupa menanyakan namamu. Siapa namamu?” Tanya Ayomi. “Namaku Ayouka Geishy” ucapnya. “Kok namamu sama seperti namaku?” Tanya Ayomi heran. “Memangnya siapa namamu?” Tanya Ayouka. “Namaku Ayomi Geishy” jawab Ayomi. “Eh iya, kok bisa sama ya?” Tanya Ayouka. “Gak tau… Eh, mending kita cari jalan keluar deh” usul Ayomi. “Tapi gimana?” Terdengar nada putus asa dari mulut Ayouka. “Ayo, jangan menyerah” ucap Ayomi menyamangati. “Ya udah ayo kita cari” ucap Ayouka lebih semangat.

Hampir setengah hari Ayomi dan Ayouka tidak menemukan jalan keluar. “Udah deh aku nyerah aja…” Ucap Ayouka. “Eh Ayouka kamu gak boleh asal menyerah dulu. Kita harus berusaha” Ayomi menyemangati. Akhirnya mereka mencari lagi.

Beberapa menit kemudian Ayomi menemukan jalan lalu membukanya dan ternyata itu adalah jalan pulang. Akhirnya Ayomi dan Ayouka pun pulang dan kembali dari lemari tua tersebut. Dan kembali ke kamarnya bersama Ayouka.

“Ayomi makan…” Ucap bunda. “Iya Bun…” Lalu Ayomi bergegas ke bawah. “Ayouka, kamu tunggu di sini bentar ya…” Ucap Ayomi. “Oke…” Jawab Ayouka. Lalu Ayomi ke bawah. “Bun, temanku datang…” Ucap Ayomi memberi tahu bunda. “Teman? Dari tadi gak ada temanmu datang” ucap bunda heran. “Ihh bunda dia temanku dari dunia lain” ucap Ayomi. “Kamu jangan Aneh aneh deh” ucap bunda. “Ya udah kalo gak percaya, aku panggil ya…” Ucap Ayomi. “AYOUKA!!! Sini… Mamaku mau kenalan sama kamu” panggil Ayomi. “Iya bentar…” Jawab Ayouka. “Tuh kan dia jawab…” Ucap ayomi ke bundanya.

Lalu Ayouka datang. “Nih Bun… Temanku dari dunia lain…” Ucapnya. Bunda memperhatikan ayouka dengan seksama. “Loh kok kamu mirip sekali dengan Ayomi?” Tanya bunda pada Ayouka. “Hallo Tante… Aku Ayouka Geishy sebelumnya aku berada di hutan salju aku berada di hutan waktu selama 1 tahun. Karena kehilangan jejak orangtuaku. Lalu Ayomi datang menolongku entah bagaimana caranya ia datang sendiri ke hutan salju” Ayouka menceritakannya.
“Hahahaha!?? Dari hu… Hu.. Hu..Tan… Sa.. Sala..Ju!??” Tanya bunda kaget. Setelah itu bunda memeluk Ayomi dan Ayouka. “Tan.. Tan.. Tante ada apa ini?” Tanya Ayouka kaget. “Sebenarnya, bunda punya 2 anak kembar. Saat kalian berumur 10 tahun, ayah, bunda, Ayouka, Ayomi pernah ke hutan salju. Saat itu ada gempa bumi. Bunda dan ayah hanya membawa Ayomi. Ayah dan bunda tak sempat membawa Ayouka sampai rumah baru nyadar kalau Ayouka ketinggalan…” Jelas bunda.
“Haahhh!!!” Ayomi dan Ayouka saling berpandangan. “Ya udah, besok daftarin Ayouka di sekolahku ya Bun…” Pinta Ayouka. “Oke… ” Jawab bunda
“ya udah Ayouka ganti baju dulu ya… Terus makan…” Suruh bunda. “Iya Tante… Eh, maksudnya iya Bun…” Jawab ayouka

Cerpen Karangan: Kylla Mekufutaka
Hello teman2 nama ku Kylla aku baru berumur 11 tahun.. baca cerita ku dan comment ya… Oh ya… Klo mau lebih kenal Ama aku kalian bisa cek IG aku dan DM aku.
Nama IG aku storybook_anime

Cerpen Lemari Yang Menghubungkan Ke Dunia Lain merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kewajiban Malaikat

Oleh:
Langit yang megah terhiasi benda-benda langit, awan biru dan guratan di setiap sisinya memperlihatkan keserasian keindahan yang luar biasa. Seiring dengan taman yang begitu membentang lurus dirindangi berbagai jenis

Sepasang Mata Horus

Oleh:
Aku adalah sepasang mata yang membawa kutukan sejak lahir. Dalam pejam maupun memandang yang terlihat hanyalah mimpi buruk. Aku adalah sepasang mata yang tidak bisa melihat sesuatu tentang keindahan.

Prelude Sajak dari Rhun

Oleh:
“Berhenti saja menulis, Oja. Sastra kini hanya dibuat oleh tanganmu seorang. Penikmatnya hanya runyam kehidupan pulau Rhun, makan saja susah Ja, kau ini, malah masih saja berkeras kepala” aku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Lemari Yang Menghubungkan Ke Dunia Lain”

  1. dinbel says:

    Seruuu deh ceritanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *