Love Is Eternal

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi), Cerpen Jepang
Lolos moderasi pada: 7 February 2016

Pada zaman dahulu ada sebuah kerajaan kecil yang dipimpin oleh seorang raja bijaksana. Meskipun kerajaan tersebut kecil tetapi kerajaan tersebut sangat kuat dan ditakuti oleh kerajaan lain karena prajurit yang ada di kerajaan tersebut dapat berperang dengan senjata maupun tangan kosong (bela diri). Oleh karena itu kerajaan itu disebut sebagai kerajaan budo (seni bela diri). Suatu hari permaisuri (istri/ratu) melahirkan anak perempuan yang sangat cantik dan manis, raja bijaksana sangat senang dengan kelahiran anaknya, sang putri tersebut diberi nama Sakura yang artinya kebaikan dan kedamaian (ngarang). Raja bijaksana pun berkata, “suatu saat anak ini dapat menjadi penerusku.”

17 tahun berlalu. Sang putri kini sudah remaja. “putri sudah saatnya bangun.” kata seorang pelayan. “iya.” sahut Sakura. Sakura pun segera besiap-siap untuk meresmikannya menjadi pemimpin kerajaan budo. “putri, putri, putri!!!” sorakan masyarakat yang tidak sabar untuk melihat peresmiannya. Sakura ke luar dari kamarnya dan memakai baju pink berenda ia terlihat sangat cantik. Penasihat kerajaan pun memulai pelantikannya.

Satu hari kemudian. Tanpa disangka ternyata kerajaan matahari menyatakan perang dengan negara budo tanpa alasan yang memungkinkan. Tetapi Sakura dan para petinggi kerajaan tidak heran karena raja kerajaan matahari telah diganti dengan seorang pangeran bernama Hiroshi. Putri dan para prajuri telah besiap untuk perang dengan rencana Sakura. “Sakura pergi sendiri mengalahkan seluruh pasukan setelah Sakura mengalahkan seluruh pasukan para prajurit menyerbu pemimpinnya.” dan rencana itu gagal karena raja baru tersebut memiliki kemampuan bela diri yang lebih kuat dari Sakura yang merupakan orang terkuat di kerajaan tersebut, setelah itu Sakura dibawa ke kerajaan matahari.

“Ada di mana aku?” kata putri.
“kamu berada di negaraku, negara matahari.” putri pun kaget dan segera bersiap menyerangnya.
“cepat katakan di mana seluruh parajuritku? Kenapa kamu membawaku ke mari? Apa kamu memiliki maksud jahat kepadaku?” tanya Sakura. “bertannya pelan-pelan aja masih banyak waktu kok” jawab Hiroshi.
“cepat katakan!!” kata Sakura dengan lantang.

“baiklah, seluruh prajuritmu sudah ku bunuh. Aku membawamu karena kamu sangat cantik. Aku sama sekali tidak ada maksud apa pun denganmu aku hanya ingin kamu menjadi permaisuriku saja” jawab Hiroshi. “se, seluruh prajuritku sudah mati,” kata putri dengan sedih. Putri pun segera menangis karena ia menganggap bahwa kematian prajuritnnya disebabkan karena dia tidak benar mempersiapkan rencananya. Setelah melihat Sakura menangis Hiroshi segera menghiburnya.

“jangan menangis karena itu bukan kesalahanmu. Tapi kamu kenapa tidak membunuh prajuritku?”
“hiks, itu karena aku tidak ingin melihat orang mati lagi dalam perang hiks” jawab Sakura.
“oh.” kata Hiroshi. Ia segera menyenderkan kepala Sakura di dadanya dan berkata, “sudahlah jangan menangis lagi.”
Tanpa dia sadari Sakura sudah tertidur pulas. Malam pun berlalu setelah itu Sakura mulai akrab dengan Hiroshi.

“Hiro, Hiro sini lihat bunganya sangat cantik ya,” kata Sakura sambil memandang bunga.
“ya memang bunga sangat cantik, tapi bagiku kamulah satu-satunya bunga yang hanya boleh menjadi miliku seorang” kata Hiroshi sambil mengecup kening Sakura. Seketika wajah Sakura menjadi merah. Hiroshi segera memeluk Sakura yang sangat lucu karena mukanya yang merah. Akan tetapi Hiroshi harus pergi berperang lagi dengan negara lain.

“Hiro apa kamu harus pergi berperang lagi?” tanya Sakura dengan setengah menangis.
“kamu tak usah bersedih seperti itu, aku akan kembali untukmu” jawab Hiroshi sambil mencium bibir Sakura.
“iya kamu harus kembali ya, janji ya” kata Sakura bersemangat. Hiro segera menempelkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking Sakura. “iya.” kata Hiroshi. Hari demi hari Sakura dengan setia menuggu Hiroshi kembali.

5 hari kemudian. “pangeran kembali..” kata salah satu pelayan. Dengan seger Sakura menemui Hiroshi dan langsung memeluk Hiroshi. “syukurlah. Kamu selamat.” kata Sakura. “tentu saja.” sahut Hiroshi. Hari demi hari mereka lalui bersama sampai suatu hari Hiroshi melihat Sakura sedang berduaan dengan seorang prajurit dan itu menimbulkan cemburu yang amat sangat di hati Hiroshi.

“Hiro..” kata Sakura dengan penuh senyum.
“pergi kamu dari sini!!” kata Hiroshi sambil marah besar Sakura yang mendengarnya sangat sakit hati tapi Sakura menerimanya. “baiklah aku akan pergi.” kata Sakura sambil mempertahankan senyumnya. Sambil berlari Sakura menangis di tengahnya hujan. Sakura termenug di perbatasan kerajaan matahari. Sedangkan Hiroshi masih sangat sakit hati karena dia mengira Sakura mengkhianatinya. Tiba-tiba seorang prajurit yang waktu itu berduaan dengan Sakura masuk ke dalam kamar Hiroshi.

“Pangeran ini adalah tanaman untuk membuat pangeran merasa baikan.” kata prajurit tersebut.
“ini dari siapa?” tanya Hiroshi. “ini sebenarnya ide putri, ia sangat khawatir dengan keadaan pangeran yang sibuk dengan pekerjaan pangeran” kata prajurit tersebut. Seketika Hiroshi kaget dan segera mencari Sakura. Dengan cepat ia dapat menemukan Sakura yang berada di perbatasan.

“hosh, hosh.. Sakura aku mau minta maaf..” jelas Hiroshi. Setelah mendengar perkataan Hiroshi Sakura menangis.
“hiks, hiks, hiks.” Sakura dengan cepat memeluk Hiroshi dan Hiroshi membalas pelukan Sakura dan semua kembali seperti yang seharusnya.

The End

Cerpen Karangan: Winda
Facebook: Endless Paradox

Cerpen Love Is Eternal merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hidup Itu…

Oleh:
Hidup itu ibarat ikan yang hidup di kolam. Ikan yang paling besar dan paling berwarnalah yang akan dilirik. “Wah, Jessica itu perfect ya. Sudah cantik, pintar, jago main voli,

Rembulan pun Menangis (Part 1)

Oleh:
“Brakk..”. Tubuh pria itu seakan terhempas kuat ke bibir jalan. Kulitnya yang putih menabarak trotoar jalan. Tubuhnya bersimbah darah. Dalam hitungan detik sudah banyak manusia yang berkumpul menyaksikan tragedi

Sahabat Sejati

Oleh:
Diceritakan ada sepasang sahabat, tukang tahu dan tukang roti. Tukang tahu suka membuat tahu, tukang roti suka membuat roti, tukang masalah suka membuat masalah, pegadaian mengatasi masalah tanpa masalah.

Kembang Api Pembawa Petaka

Oleh:
Bulan purnama dan bintang-bintang begitu tenang untuk dipandang. Tetapi, hal itu bertolak belakang dengan keadaanku yang sedang memegang tangan ayahku. Aku menengok ke kanan dan kiri, kebingungan karena memasuki

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *