Memorial Pillar

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 27 June 2017

Midori Lestrange adalah tokoh utama dalam cerita ini. Dia tinggal di Pastoria City.

“Midori, hari ini Memorial Pillar yang melegenda akan dibuka untuk umum!” kata Oryza Ellenata sahabat Midori. “Benarkah? Oh aku ingin ke sana. Mungkin setengah ingatanku yang hilang akan kembali” ucap Midori
“Menurut desas desus, Memorial Pillar bisa melihat ingatan terdalam orang yang menyentuhnya dan membaca mantra khusus. Mungkin kamu bisa mengingat setengah ingatanmu yang hilang akibat gempa itu” kata Oryza

Midori berasal dari Avoland City. Kota itu pernah diguncang gempa berskala 7 SR. Saat itu, Midori tertimpa bangunan. Meski bangunan itu cukup kecil, apa daya ketika Midori yang masih berumur 10 tahun itu. yang bisa selamat dari tragedi itu hanya Midori dan Ibunya. Meski kehilangan setengah ingatannya, dia tetap berjuang untuk mendapatkan ingatannya lagi.

“Aku pernah baca di suatu buku, Memorial Pillar mengunci ingatan orang yang kehilangan ingatannya” kata Gloria Gryffindor sahabatnya yang lain.
“kapan Memorial Pillar dibuka untuk umum?” tanya Midori
“jam 15.00 Memorial Pillar dibuka. Kita bisa berangkat jam 14.30 dan sampai jam 14.55” kata Oryza
“terimakasih kalian mau menolongku disaat seperti ini. Meski aku baru mengenal kalian, tapi kurasa kalian mempercayaiku sepenuh hati” kata Midori seraya memeluk teman-temannya.

Di sebuah istana megah bernuansa gelap, ada seorang wanita paruh baya yang memiliki aura kejahatan. Dia adalah Dutchez Rowena. Dia wanita paling kaya yang ada di kota itu. Dia sangat menginginkan Memorial Pillar. Konon dikatakan Memorial Pillar memiliki sebuah harta karun yang membuat memori-memori datang dan terkunci di sana. Harta itu adalah kalung dengan liontin berbentuk oval yang terbagi tiga yaitu ruby, saphire, dan emerald. Rowena amat mengingkan kalung itu.

Midori, Oryza, dan Gloria pergi ke Memorial Pillar. Mereka melewati hutan belantara dan padang rumput yang luas. Sampai di sana, mereka melihat Memorial Pillar sudah dibuka namun di sana cukup sepi. Midori dan kedua temannya memegang Pillar itu dan mengucap mantranya.
“Dengan segala kekuatan alam, kami ingin melihat dan mendapatkan memori memori kami yang hilang” ucap mereka bertiga.

Seketika mereka terisap kedalam Pillar itu. Di dalam sana hanya sebuah ruangan berwarna merah, biru, dan hijau. Midori sedikit demi sedikit menyerap memorinya yang hilang. Sedangkan Oryza menemukan cita-cita yang dicarinya yaitu menjadi seorang ahli ramuan. Gloria mendapati bahwa dirinya-lah yang berhak mendapat kekayaan milik Dutchez Rowena.

Saat mereka mulai beradaptasi dengan hal-hal yang baru mereka tahu. Ternyata Dutchez Rowena menemukan mereka bertiga. Midori memperlihatkan kalung warna yang dicarinya. Ternyata itu kalung persahabatan. Segera Dutchez Rowena lenyap.

Tahun demi tahun berlalu. Midori kembali ke Avoland City dan membangun kota itu lagi, Oryza pergi ke Twilight City demi cita-citanya sebagai ahli ramuan, Gloria menjadi penguasa Pastoria City. Akhir yang bahagia untuk persahabatan mereka yang indah.

Cerpen Karangan: Maharani Kurniadewi
Facebook: Maharani Kurnia Dewi
Hai namaku Maharani Kurniadewi

Cerpen Memorial Pillar merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dunia Robot

Oleh:
Pada suatu hari Rahma sedang bermain dengan adikknya yang bernama Najwa, Najwa itu anak perempuan akan tetapi dia sangat tomboy, mainannya saja robot. Lalu Rahma tertarik pada salah satu

Bila Di Dunia Kertas

Oleh:
Pagi hari Bila telah sibuk membereskan tempat tidurnya, lalu ia mandi dan mengenakan T-shirt berwarna ungu, memakai celana selutut yang berwarna abu-abu, dan bandana berwarna ungu di sampingnya terdapat

Pengalaman Jordi

Oleh:
Kereta melaju dengan cepat, dia memandang penumpang di depannya, wajah mereka sangat mencurigakan. Seperti ada yang akan mereka lakukan terhadap Jordi dan kakaknya, jordi terus memandangi mereka. Ada tiga

Pensil Ajaib

Oleh:
Nia adalah seorang anak yang pendiam di kelasnya. Ia tidak mempunyai teman, dan tidak ada yang mau berteman dengan dia, akibat ia sangat bodoh dalam hal pelajaran. Suatu hari,

The Evil That I Love You

Oleh:
Namaku Rin. Umurku tujuh belas tahun. Hobiku bermain game. Kegiatanku sehari-hari hanya seputar pergi ke sekolah, pulang, makan, main game, belajar, tidur.. dan seterusnya. Kehidupanku sama normalnya dengan jutaan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *