Mimpi Burukku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 3 July 2014

Namaku Ellie. Panggil saja aku Lie Aku ini adalah anak yang suka membangkang dan melawan ayah dan ibuku.
Pada suatu malam aku tertidur sangat lelap. Sampai-sampai aku tak dapat menahan mataku untuk terbuka lagi.
“Ellie. Ayo mandi. Cepat sekolah.” ucap seorang dengan lembut kepadaku. Ya itu Ibu.
“Iya Bu.”

Saat di tengah jalan, aku melihat sebuah kunci yang berbentuk Bunga Mawar. Dengan sigap aku mengambilnya. Karena menurutku itu sangat indah.

Saat hampir sampai di sekolah aku membeli nasi kuning dulu untuk bekal. Jadi, aku harus melewati Gang Kelinci. Saat itu ada temanku bernama Bilia (perempuan) memanggilku. Karena tak melihat jalan dan lalai akhirnya aku terjatuh di selokan. Aku memandangi seluruh bajuku yang basah. Akan tetapi aku terpukau. “Kenapa bajuku nggak kotor dan bau ya?” tanyaku dalam hati.

Saat itu juga aku melihat ada lubang yang sangat besar. Aku berani mencelup celupkan kakiku ke situ. Saat kelima kalinya aku mencelupkan kakiku ke situ, aku disedot ke dalam lubang itu.

Aku terjatuh. Saat aku membuka mataku, aku kaget melihat banyak sekali animasi-animasi yang hidup tanpa sadar ada yang membawaku masuk ke dalam rumahnya.
“Siapa kamu?” tanyaku kepada.
“Aku Marvel. Kamu pasti Ellie kan?” katanya bertanya kembali padaku.
“Benar aku Ellie.”
“Dan kamu sering dipanggil dengan sebutan Lie kan?”
“Ya. Benar. Darimana kamu mengetahaui itu semua Marvel?” tanyaku kepadanya.
“Dari bola sihir ajaib. Hanya kamu yang dapat membebaskan kami dari kutukan monster jahat yaitu Ton Marv Ridd yang sering dipanggil Lord Bomm. Lord B begitulah kami memanggilnya karena kami takut padanya. Kamu adalah anak dari Lord B, Ellie kamu bukan anak kandung Ibu Dan Ayahmu.”
“Apa? Tidak mungkin aku adalah anak kandung ayah dan ibu. Kau salah Marvel. Aku tidak mungkin punya ayah yang jahat seperti Lord B.”
“Sebaliknya kamulah yang salah. Aku tahu siapa tokoh kartun kesukaanmu. Yang juga disukai Lord B. Tom and Jerry kan?”
“Itu pasti cuma kebetulan.” sahutku.
“Muka kalian itu sangat mirip Ellie. Coba lihat inilah wajah asli Ton Marv Ridd yang dulu.” Katanya menegaskan sambil memperlihatkan Lord B dan seorang wanita yang sangat cantik. Wanita itu memegang sebuah bayi kecil yang sangat mirip denganku.”
“I… itu… itu kan gambar wajah ayah.”
“Dan coba kamu lihat gambar ayahmu yang ada di dunia.”
“Kenapa ayah jadi berkumis? Dan ayah jadi manusia kerdil? Kenapa kenapa? Ayo jawab Marvel.”
“Itu karena Lord B bersikeras menemukan putrinya yang hilang. Saat dia mengetahui kalau putrinya ternyata tinggal di rumah yang selama ini kamu tinggali dia merubah bentuk ayahmu dan ibumu.” jawab Marvel.
“Kenapa dia sejahat itu?”
“Karena dia ingin bertemu putri sulungnya.”
“TIDAK BUKAN AKU, AKU BUKAN ANAK LORD V BUKAN MARVEL… BUKAN AKU AKU NGGAK MAU… AKU PUNYA ORANGTUA YANG BAIK NGGAK JAHAT MARVEL. AKU JANJI NGGAK AKAN NAKAL LAGI. HIKS HIKS BUKAN AKU.” teriakku kencang.
“Ada apa Ellie?” tanya ayah dan ibu hampir bersamaan. Ternyata tadi hanya mimpi buruk.
Tak menunggu apa-apa lagi aku langsung memeluk ayah dan ibu. Walau bingung ayah dan ibu langsung tersenyum. Oh Tuhan terimakasih atas berkatmu padaku yang telah memberikan ayah dan ibu yang baik. Bisikku dalam hati.

Cerpen Karangan: Ivana Angelita
Facebook: Ivana Angelita

Cerpen Mimpi Burukku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gerdika Adiyaksa

Oleh:
Di sebuah desa, hiduplah seorang ibu dan anak laki-lakinya. Nama anak laki-laki itu Gerdika Adiyaksa. Mereka hidup sebagai keluarga sederhana di desa tersebut. “Gerdika, ayo antar ibu ke pasar!”

Godaan Es Campur

Oleh:
Aku di sini menetap. Diam tak berkata. “Itu mereka!” dengan cepat aku menggoda. Keringatnya mulai bercucuran. “Hei, Nak! Kemarilah” Aku terus memanggil orang-orang itu di tengah keramaian. Mereka hanya

Yang Terjadi Sebelum Fajar

Oleh:
Strittt…! Pukkk! Bunyi decitan kasar di susul bunyi benturan keras terdengar. Sekilas ada sesuatu yang terhempas. Sesuatu yang naas, terlepa hampir menyentuh ujung badan trotoar. Sorotan sepasang lampu masih

Putri Simfoni

Oleh:
Hai… aku bernama Sheila, aku sih anak biasa aja tapi aku suka sekali dengan menyanyi, kalau dulu kata mamaku suaraku bagus sekali, sayangnya entah kenapa orangtua angkatku bilang orangtuaku

Si Manis

Oleh:
Hari ini adalah hari minggu pagi, tepatnya masih pukul 07.00 Wita. Aku bangun dari tidurku yang nyenyak dan pergi membasuh wajahku yang masih lembab ini. Di meja makan, ibu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *