Misteri Hilangnya Bola Kristal Tia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 28 June 2017

Hai perkenalkan namaku tiana farisya kalinia, panggil saja aku tia, aku bersekolah di SDN Rancaloa kota bandung.
Aku duduk di kelas 3 SD.
Aku mempunya sebuah bola kristal, bola itu sangat indah, cantik dan mengkilau. Bola itu kudapat dari kado pemberian kakekku, dan kakekku juga berpesan agar menjaga ketat bola kristal itu, namun aku juga tak tau kenapa kakek menyuruhku menjaga ketat bola kristal itu.

Hari ini aku akan pergi mengunjungi rumah pamanku.
“Bu aku boleh gak bawa bola kristal dari kakek?” tanyaku.
“Jangan ah!” Jawab ibu.
Aku agak kecawa dengan jawaban ibu.
Aku pun pergi ke rumah pamanku.

Sepulangnya dari rumah pamanku aku langsung masuk kamar dan mengecek apakah bola kristalku masih ada, saat kulihat ternya bola kristalku sudah hilang.
“Wah kenapa bola kristalku tak ada!” Kataku terkejut.
“Bu… yah…!” Panggilku.
“Iya apa nak” tanya ibu.
“Itu bu itu bola kristalku hilang!” kataku
“hah masa!” Tanya balik ibu.
“iya bu bener” kataku.
“Ya sudah sekarang kamu tenang dulu lalu kita cari ya kristalnya sama-sama” Kata ibu.

Setelah itu ibu dan aku pun pergi mencari bola kristalnya namun kami tidak menemukan jejaknya, kami hampir putus asa namun kami keburu menemukan jejaknya, kami pun mengikuti jejak itu sampai menemukan sebuah gubuk tua, kami masuk ke dalam gubuk tua itu dan menemukan bola kristalku.

Saat aku mau mengambil bola kristalku tiba-tiba saja muncul seseorang nenek tua, nenek tua tidak memperbolahkanku mengambil bola kristalku.
“Hey nak jangan ambil bola kristal itu” kata nenek tua itu.
“Mengapa kau tak memperbolahkan ku mengambil bola kristal itu, lagi pula itu kan milikku” kataku
“Terserah aku mau bola kristalmu maupun yang lain aku tidak akan memperbolahkan siapapun mengambil bola kristal ini” kata nenek tua itu.
“Nak itu adalah nenek sihir tau” kata ibu.
“Iya aku tau” kataku.
“Lalu kenapa kamu terus melawan dia bisa-bisa kita disihir” kata ibu.
“sudahlah bu tenang saja” kataku.

“Hey nenek sihir aku akan tetap mengambil bola kristalku” kataku.
“Sudah jangan banyak omong sebaiknya aku memusnahkanmu” kata nenek sihir itu.
“kau tidak akan pernah bisa memusnahkanku dan ibuku” kataku.

Nenek sihir itu mengayunkan tongkat sihirnya dan mengarahkannya ke aku.
“Hahahaha! aku akan mendapatkan kekuatan dari bola kristal itu” kata nenek sihir itu.
Aku langsung mengambil kaca dan memantulkannya ke arah nenek sihir, nenek sihir itu pun mati, sekarang aku bisa mengambil bola kristalku lagi.

“Sekarang kau menang, lain kali kau harus berhati hati lagi ya!” Kata ibu.
Aku dan ibu langsung pulang ke rumah.
Sekarang aku akan menjaga bola kristal ini lebih ketat lagi!

THE END

Cerpen Karangan: Asti Ardelia Ashofi
Facebook: Asti Ardelia Ashofi
Hai perkenlkan namaku asti ardelia ashofi
Aku bersekolah di SDN Rancaloa kota bandung aku duduk di kelas 3 SD. alamat ku di jl. RIung Asri. No. 18. panggil saja aku asti. umurku 9 tahun. Cita citaku menjadi guru dan penulis terkenal semoga cita citaku tercapai ya! Ammminnnnn…!!!.
Aku akan membuat cerita dari imajinasiku
Semoga kalian semua suka dengan cerita ku ya!!!

Cerpen Misteri Hilangnya Bola Kristal Tia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Save Picky Land

Oleh:
“Michael, ayo cepat!” Seru Michelle. “Iya-iya, sabar!” Michael mengiyakan seruan Michelle. “Lama! Cepat dong!” Seru Michelle. “SA-BAR!” Seru Michael. Michelle tertegun. “Ayo.. Lama!” Maki Michelle. “Ihh.. Sabar!!” Emosi Michael

Wireless Charging

Oleh:
Pada suatu malam yang dingin seorang mahasiswa bernama aji sedang berdiri di balkon rumahnya sambil menghisap asap rok*k sambil memikirkan nasib sahabatnya yang tadi pagi dimarahi oleh dosennya karena

Misteri Goa Bawah Tanah

Oleh:
Suatu hari tiga sekawan Vino, Ambar, dan Bimo berjalan-jalan di sebuah taman kota yang letaknya tak jauh dari kompleks mereka tinggal. Mereka baru saja memulai liburan sekolah yang menyenangkan.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *