Misteri Saudara Kembar Sara

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 4 September 2018

SARA HUSSEIN, anak yang selalu bahagia dan ceria. Anak yang berumur 10 tahun. Selidik warga di sekitar, Sara harusnya dilahirkan kembar, karena hasil USG 10 tahun yang lalu harusnya Sara punya kembaran. Tapi sayangnya, Sara tidak tahu.

Di sekitar rumah Sara, hujan deras. Bahkan hampir banjir. Karena rumah Sara bocor, ia mengungsi ke rumah kakek-neneknya.

Sesampainya di rumah kakeknya,
“Cucuku, tolong ambilkan kopi kakek di dapur”
“baiklah kek” jawab Sara.

ketika sampai di dapur, Sara melihat sebuah gudang usang dan ditutupi jaring laba-laba. lalu rasa penasaran Sara keluar, “aku ingin tahu, ada apa di sana”. dengan mengabaikan perintah kakek, dia pun masuk ke gudang itu.

Terdapat jam diding tergeletak di bawah, sangat besar, royal dan elegan, tapi angkanya kuno.
“besar sekali jam itu.” kagumnya, lalu dia menyentuh jam itu, sekedar terlepas kata dari mulutnya, “aku ingin tahu, keadaan sebelum aku lahir..”. lalu benda-benda di sekitarnya berputar-putar seperti tornado. Dan tiba-tiba saja dia tergeletak di sebuah lemari kecil nan kuno, ketika dia keluar, dia sedikit tidak bisa bernafas, dia baru sadar, hanya dirinya yang hitam-putih dan tidak bisa dilihat atau diraba. “oh baiklah, ini masa lalu” katanya…

Dia berlari-lari terlalu senang. lalu dia melihat ibunya yang sedang hamil dengan mengatakan, “baik Nona teren, aku akan pergi ke rumah sakit untuk USG”. Lalu, Sara mengikutinya pergi. Ketika sampai di rumah sakit, ibunya langsung periksa dan kata dokter, bayinya kembar, Sara bingung, “Apa? kembar?”. tapi dia melihat ibunya menanyakan soal bayinya yang satu lagi, “dokter, mengapa salah satu bayiku berwarna putih dan bening”. seketika dokter ingin menjawab dan begitu saja rasanya waktu terlewat.

Langsung ketika ibu Sara melahirkan
Sara sugguh senang, karena dia akan melihat dirinya lahir. ketika ia lahir, ia sungguh bingung, mengapa hanya dia yang lahir, tidak ada saudara kembarnya, lalu ketika dokter membawaku pergi, aku melihat seorang bidadari keluar dengan menghampiriku dan berkata, “hai, adikku, aku peri pelindungmu sekaligus kembaranmu.” pelan-pelan dia sadar dan dia mengetahui bahwa saudara kembarnya adalah peri pelindung, setelah mengetahui itu, waktu seakan berlari dan kembali ke masa sekarang.

Lalu ia turun dan bahagia sambil keluar dan hujan-hujanan. dan terus berkata “yeayyy aku punya seorang peri pelindung”

TAMAT

Cerpen Karangan: Kintan Aulia
Blog / Facebook: Rachma Athena Cullen
SEMOGA CERPENKU BERHASIL LOLOS

Cerpen Misteri Saudara Kembar Sara merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Khayalan Zahra

Oleh:
Semarang, 12 Februari 2012. Gemercik suara air terdengar menetes di sebuah bilik kamar gadis bermata teduh. Ia meraupkan banyu untuk mensucikan diri sebelum mengahadap Ilahi. Dua rakaat pertama jiwanya

Ice Prince

Oleh:
Hujan baru saja berhenti. Meninggalkan pelangi untuk menghiasi langit yang masih berkabung. Pelangi itu sangat indah, aku bisa melihatnya dari jendela kamarku. Aku tersenyum melihat pelangi itu. Sudah tiga

Lima Jari Segenggam Cinta

Oleh:
Suatu hari seorang kakek sedang berbincang-bincang dengan cucu laki-lakinya, Bramastra Arjuna. “Cu, mau denger dongeng bagus gak?” “Mau, Kek. Cepet, Kek! Aku dah gak tahan niech.” “Oke. Here we

Boneka Mersy

Oleh:
Pagi yang cerah aku bangun dari tempat tidurku. Aku pergi ke toilet untuk mandi dan bersiap-siap, karena ini hari minggu hari yang ku nanti nanti karena ibu berjanji akan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *